Arsenal Mau Rusak Fokus Schwarzer

Kompas.com - 21/08/2010, 02:52 WIB
EditorTjatur Wiharyo

LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Fulham, Mark Hughes, mengungkapkan, Arsenal sudah dua kali mengajukan proposal transfer kiper Mark Schwarzer, tetapi karena tak ada perbaikan penawaran, Fulham menolaknya. Ia pun menduga, Arsenal tak serius dan cuma ingin merusak fokus Schwarzer.

Menurut Hughes, Arsenal mengajukan proposal pertama pada Mei lalu dengan nilai dua juta poundsterling. Namun, hal itu sudah telanjur mengusik Schwarzer, yang mengaku berminat pindah ke Arsenal.

Hughes mengatakan, penolakan proposal kedua semakin merusak fokus Schwarzer, yang memang berminat pindah ke Arsenal. Meski begitu, ia mengaku tak berharap Arsenal menaikkan tawaran karena Fulham ingin Schwarzer bertahan.

"Tak ada peningkatan dari Arsenal. Itu sama dengan yang mereka ajukan pada Mei lalu. Situasi tak berubah. Ada kontak, tetapi tak ada peningkatan. Saya tak tahu apakah Arsenal mencoba merusaknya," ungkap Hughes.

"Ada banyak cara yang dilakukan klub, pemain, dan agen untuk membuat pemain tak nyaman. Mark menyadari ketertarikan Arsenal. Pengetahuan itu mengganggu dan mengacaukan. Kami tak akan mendorong (Arsenal) meningkatkan penawaran," tambahnya. (SCN)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.