Isu Suap Bayangi Laga Delapan Besar Grup K

Kompas.com - 24/05/2009, 00:02 WIB
Editor

SAMARINDA, KOMPAS.com — Ada pernyataan mengejutkan yang dilontarkan Manajer Persigo Gorontalo Aven Hihelu seusai pertandingan timnya menghadapi Mitra Kukar di Grup K babak delapan besar Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion Sempaja, Sabtu (23/5). Pertandingan ini berakhir 2-2.

Menurut Aven, pada pertandingan terakhir itu, ada sejumlah klub yang ingin membayar Persigo sampai Rp 500 juta untuk memuluskan langkah klub yang bersangkutan. Namun, saat ditanya, apakah Persebaya membayar Rp 200 juta jika Persigo menang lawan Mitra, Aven mengatakan tidak benar.

"Yang pasti saya tidak tahu itu, dan sampai saat ini belum ada tim yang membayar kami," katanya. Namun, Aven mengaku ada sejumlah klub yang meminta Persigo untuk memuluskan jalan klub yang bersangkutan hingga sanggup membayar Rp 500 juta.

"Jangankan Rp 200 juta. Ada tim yang mau bayar kami setengah miliar, tapi kami tolak karena kami tidak ingin mengecewakan suporter kami di sana (Gorontalo) dengan kekalahan ketiga kalinya," kata Aven yang enggan mengatakan klub yang ingin menyogoknya.

Sudah diatur

Sementara itu, Ketua Umum Mitra Kukar Sugiyanto sangat kecewa dengan hasil pertandingan terakhir Grup K yang dimainkan di dua tempat sekaligus, yaitu di Stadion Segiri dan Stadion Sempaja Samarinda. Menurutnya, hasil pertandingan Mitra versus Persigo dan Persisam versus Persebaya sudah diatur.

"Ini sudah diatur. Awalnya di sana (Stadion Segiri) hanya 0-0 karena mereka mengetahui kami (Mitra) masih kalah 1-2. Tapi setelah skor sama 2-2, Persebaya dikasih penalti, tapi tidak gol. Namun, akhirnya mereka (Persebaya) lolos karena kami juga imbang," ujarnya.

Atas hasil ini, Mitra akan melakukan banding ke PSSI. Dengan tegas, Sugiyanto mengatakan, sepak bola di Indonesia tidak akan maju selama masih ada Andi Darussalam.

"Sepak bola di republik ini tidak akan bisa maju selama masih ada Andi Darussalam. Tolong tulis besar-besar ini. Selama masih ada Andi Darussalam, semua bisa diatur dengan mafia-mafia bola. Ini bukan omong kosong, ini sudah cerita lama," kata Sugiyanto kepada pers seusai pertandingan.

Atas pernyataannya ini, Sugiyanto mengaku siap dituntut PSSI. "Jika PSSI keberatan silakan tuntut saya sebagai Ketua Umum Mitra Kukar karena saya sudah mencederai dan menistakan pertandingan hari ini," tegasnya.

Saat ditanya apakah hasil ini akan menambah permusuhan antara Mitra dan Persisam, Sugiyanto mengatakan bahwa Mitra sejak awal selalu mendukung agar Persisam bisa lolos ke Liga Super karena mereka sesama tim Kaltim.

"Tapi ternyata Persisam main kayu, itu yang kami sesalkan. Mana mental kedaerahan?" tanyanya.

Di akhir wawancara, Sugiyanto menegaskan lagi, jika sepak bola Indonesia ingin maju, Andi Darussalam harus diganti. "Sepak bola bisa maju kalau Andi Darussalam diganti atau tunggu dia mati," kata Sugiyanto. (EZA)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia, Berjuang demi Perunggu!

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia, Berjuang demi Perunggu!

Liga Indonesia
Ice Skating Tak Masuk SEA Games 2021, FISI Gelar Kejurnas

Ice Skating Tak Masuk SEA Games 2021, FISI Gelar Kejurnas

Sports
Harapan Timnas Basket Indonesia di Final SEA Games

Harapan Timnas Basket Indonesia di Final SEA Games

Sports
Timnas U23 Indonesia Vs Malaysia, Mantan Pelatih Kiper Timnas Ingatkan Tradisi Medali

Timnas U23 Indonesia Vs Malaysia, Mantan Pelatih Kiper Timnas Ingatkan Tradisi Medali

Liga Indonesia
Jadwal SEA Games 2021: Aksi Nurul Akmal hingga Jaminan Emas di Cabor Badminton

Jadwal SEA Games 2021: Aksi Nurul Akmal hingga Jaminan Emas di Cabor Badminton

Sports
Isi Pesan WhatsApp Mbappe Saat Menolak Perez dan Real Madrid

Isi Pesan WhatsApp Mbappe Saat Menolak Perez dan Real Madrid

Liga Spanyol
Statistik Berkata AC Milan 80,6 Persen Juara Serie A, tetapi Inter…

Statistik Berkata AC Milan 80,6 Persen Juara Serie A, tetapi Inter…

Liga Italia
Kata Shin Tae-yong Jelang Indonesia Vs Malaysia: Mereka seperti Tim Hantu...

Kata Shin Tae-yong Jelang Indonesia Vs Malaysia: Mereka seperti Tim Hantu...

Liga Indonesia
Hari Terakhir SEA Games 2021: Potensi Emas Cabor Bulu Tangkis, Basket, dan Voli

Hari Terakhir SEA Games 2021: Potensi Emas Cabor Bulu Tangkis, Basket, dan Voli

Sports
Hasil dan Klasemen Liga Italia: Chiellini Berdarah, Juventus Kalah, Fiorentina Dapat Berkah

Hasil dan Klasemen Liga Italia: Chiellini Berdarah, Juventus Kalah, Fiorentina Dapat Berkah

Liga Italia
Jadwal Sepak Bola SEA Games 2021: Indonesia Vs Malaysia dan Vietnam Vs Thailand

Jadwal Sepak Bola SEA Games 2021: Indonesia Vs Malaysia dan Vietnam Vs Thailand

Liga Indonesia
Timnas Basket Indonesia Potensi Raih Emas SEA Games 2021

Timnas Basket Indonesia Potensi Raih Emas SEA Games 2021

Sports
Mbappe Bertahan di PSG, LaLiga Serang PSG dan Presiden Al-Khelaifi

Mbappe Bertahan di PSG, LaLiga Serang PSG dan Presiden Al-Khelaifi

Liga Spanyol
Profil Brandon Jawato, Pemain Naturalisasi Berdarah Bali

Profil Brandon Jawato, Pemain Naturalisasi Berdarah Bali

Sports
Klasemen Medali SEA Games 2021: Raihan 9 Medali Emas Bikin Indonesia Kokoh di Posisi 3

Klasemen Medali SEA Games 2021: Raihan 9 Medali Emas Bikin Indonesia Kokoh di Posisi 3

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.