Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jepang Imbang dengan Yunani, Kolombia Lolos ke 16 Besar

Kompas.com - 20/06/2014, 06:58 WIB
Ary Wibowo

Penulis

NATAL, KOMPAS.com — Jepang dan Yunani bermain imbang tanpa gol pada matchday kedua Grup C Piala Dunia 2014 di Estadio Das Dunas, Natal, Kamis atau Jumat (20/6/2014) pagi WIB. Hasil itu pun memastikan Kolombia melaju ke 16 besar.

Kini Kolombia berada di puncak klasemen sementara Grup C dengan poin enam dari dua laga, unggul tiga angka dari pesaing terdekat Pantai Gading di posisi kedua. Sementara itu, Jepang dan Yunani menempati posisi ketiga dan keempat dengan poin satu.

Sebenarnya Jepang mampu tampil dominan sepanjang pertandingan. Bahkan, mereka unggul jumlah pemain setelah Kostas Katsouranis menerima kartu kuning kedua pada menit ke-38 setelah melanggar Makoto Hasebe.

Namun, hal itu tidak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Keisuke Honda dan kawan-kawan. Beberapa kali mereka menciptakan peluang berbahaya, tetapi selalu kandas oleh rapatnya barisan pertahanan Yunani.

Pada menit ke-51, misalnya, saat Honda mendapatkan peluang emas untuk membobol gawang Yunani. Sayang, bola tendangan kerasnya seusai menerima umpan Yoshito Okubo masih dapat ditepis oleh kiper Yunani, Orestis Karnezis.

Meski lebih banyak bertahan, Yunani bukan tanpa ancaman. Pada menit ke-60, hampir saja Yunani unggul lebih dulu jika saja kiper Jepang, Eiji Kawashima, tidak melakukan penyelamatan gemilang saat menepis bola tendangan Theofanis Gekas.

Lima menit sebelum akhir laga, Jepang kembali mendapatkan kesempatan emas. Namun, lagi-lagi upaya mereka belum membuahkan hasil karena bola tendangan Yuto Nagatomo masih dapat diamankan oleh Karnezis.

Menurut catatan FIFA, sepanjang laga, Jepang menguasai bola sebanyak 68 persen dan melepaskan 11 tembakan akurat dari 16 usaha. Adapun Yunani menciptakan lima peluang emas dari sembilan percobaan.

Susunan pemain:
Jepang: 1-Eiji Kawashima, 2-Atsuto Uchida, 5-Yuto Nagatomo, 15-Yasuyuki Konno, 22-Maya Yoshida, 4-Keisuke Honda, 9-Shinji Okazaki, 13-Yoshito Okubo, 16-Hotaru Yamaguchi, 17-Makoto Hasebe (7-Yasuhito Endo 45), 18-Yuya Osako (10-Shinji Kagawa 57)
Pelatih: Alberto Zaccheroni

Yunani: 1-Orestis Karnezis, 4-Kostas Manolas, 15-Vasileios Torosidis, 19-Sokratis Papastathopoulos, 20-José Cholevas, 2-Ioannis Maniatis, 8-Panagiotis Kone, 21-Kostas Katsouranis, 7-Giorgos Samaras, 9-Kostas Mitroglou (17-Theofanis Gekas 35), 18-Ioannis Fetfatzidis (10-Georgios Karagounis 42)
Pelatih: Fernando Santos

Wasit: Joel Aguilar (Slovenia)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Thailand Open 2024, Ester dan Komang Bawa Spirit Piala Uber

Thailand Open 2024, Ester dan Komang Bawa Spirit Piala Uber

Badminton
Bali United Vs Persib: Hodak Ogah Lihat Masa Lalu, Ujian Angin Kencang

Bali United Vs Persib: Hodak Ogah Lihat Masa Lalu, Ujian Angin Kencang

Liga Indonesia
Patrick Cutrone Bawa Como Promosi, Kelahiran Kembali Titisan Inzaghi

Patrick Cutrone Bawa Como Promosi, Kelahiran Kembali Titisan Inzaghi

Liga Italia
Indra Sjafri Buka Kans Pemain Keturunan Perkuat Timnas U20 Indonesia

Indra Sjafri Buka Kans Pemain Keturunan Perkuat Timnas U20 Indonesia

Timnas Indonesia
Madura United Vs Borneo FC: Sape Kerrab Ogah Terbuai Memori Indah

Madura United Vs Borneo FC: Sape Kerrab Ogah Terbuai Memori Indah

Liga Indonesia
Skenario Man City dan Arsenal Juara Liga Inggris, Selisih Gol Bisa Menentukan

Skenario Man City dan Arsenal Juara Liga Inggris, Selisih Gol Bisa Menentukan

Liga Inggris
Bali United Vs Persib: Optimisme Hodak di Tengah Bayangan Rekor Buruk

Bali United Vs Persib: Optimisme Hodak di Tengah Bayangan Rekor Buruk

Liga Indonesia
Demi Juara Liga Inggris, Pemain Arsenal Rela Jadi Suporter Tottenham

Demi Juara Liga Inggris, Pemain Arsenal Rela Jadi Suporter Tottenham

Liga Inggris
Tekad Satoru Mochizuki Tingkatkan Performa Timnas U17 Putri Indonesia

Tekad Satoru Mochizuki Tingkatkan Performa Timnas U17 Putri Indonesia

Timnas Indonesia
Arsenal Cetak Sejarah, Lampaui Rekor 'The Invincibles' Pimpinan Wenger

Arsenal Cetak Sejarah, Lampaui Rekor "The Invincibles" Pimpinan Wenger

Liga Inggris
Bologna ke Liga Champions, Sejarah Motta, Fondasi Mihajlovic

Bologna ke Liga Champions, Sejarah Motta, Fondasi Mihajlovic

Liga Italia
Timnas Indonesia Pantang Remehkan Filipina, Pemain U23 Jangan Kecil Hati

Timnas Indonesia Pantang Remehkan Filipina, Pemain U23 Jangan Kecil Hati

Timnas Indonesia
Klasemen Proliga 2024, Jakarta STIN BIN No 1 Putra, Popsivo Polwan Belum Terkalahkan

Klasemen Proliga 2024, Jakarta STIN BIN No 1 Putra, Popsivo Polwan Belum Terkalahkan

Sports
Piala Asia U17 Putri 2024 Bukan Titik Akhir, Garuda Pertiwi Mau Terus Belajar

Piala Asia U17 Putri 2024 Bukan Titik Akhir, Garuda Pertiwi Mau Terus Belajar

Timnas Indonesia
Persib Vs Bali United, Kisah Marcos Flores dan Kutukan Maung Bandung

Persib Vs Bali United, Kisah Marcos Flores dan Kutukan Maung Bandung

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com