Neymar Disejajarkan dengan Pengkhianatan Luis Figo - Kompas.com

Neymar Disejajarkan dengan Pengkhianatan Luis Figo

Kompas.com - 04/08/2017, 19:25 WIB
Bintang Brasil, Neymar, ketika mengadakan jumpa pers di Parc des Princes pada Jumat, 4 Agustus 2017 di Paris, setelah menyepakati kontrak berdurasi lima tahun dengan Paris Saint-Germain, yang menebus klausul pelepasan kontraknya senilai 222 juta euro (sekitar Rp 3,4 triliun) dari Barcelona. Harga ini membuat Neymar memecahkan rekor pemain termahal di dunia.Lionel BONAVENTURE/AFP Bintang Brasil, Neymar, ketika mengadakan jumpa pers di Parc des Princes pada Jumat, 4 Agustus 2017 di Paris, setelah menyepakati kontrak berdurasi lima tahun dengan Paris Saint-Germain, yang menebus klausul pelepasan kontraknya senilai 222 juta euro (sekitar Rp 3,4 triliun) dari Barcelona. Harga ini membuat Neymar memecahkan rekor pemain termahal di dunia.

KOMPAS.com - Mantan presiden Barcelona, Joan Gaspart, ikut memberikan komentar soal transfer Neymar. Dia mengecam Neymar dan membandingkan kepergian bintang asal Brasil itu dengan apa yang terjadi pada Luis Figo.

Figo meninggalkan Barca untuk bergabung dengan rival abadi klub Catalan tersebut, Real Madrid, pada musim panas 2000. Kala itu dia membuat rekor dunia setelah Madrid menebusnya dengan harga 45 juta euro (sekitar Rp 707,713 miliar).

Kepergian bintang asal Portugal itu menyisakan kekecewaan dan kebencian yang mendalam bagi suporter Barca. Alhasil, ketika Figo kembali ke Camp Nou untuk melakoni el clasico pada 23 November 2002, fans Barca melemparkan kepala babi kepadanya sebagai sebuah bentuk penghinaan bagi sang penghianat.

Baca Juga: Neymar Pecahkan Rekor Transfer, Harga Coutinho Pasti Melambung

Situasi tersebut kembali terulang pada musim panas 2017. Barca harus kehilangan bintang berusia 25 tahun, Neymar, yang pindah ke Paris Saint-Germain ( PSG) setelah klub Liga Perancis itu menebus klausul pelepasan kontraknya senilai 222 juta euro (sekitar Rp 3,4 triliun).

Neymar secara resmi bergabung dengan PSG pada Kamis (3/8/2017), dengan status pemain termahal di dunia. Kepergian penyerang asal Brasil ini didahului rumor dan insiden tak sedap, sehingga membuat suporter marah. Ini yang membuat Gaspart membandingkan transfer Neymar mirip dengan kasus Figo.

Baca Juga: Neymar Pernah Mencemooh PSG Setelah Dibantai Barca 1-6

"Saya melihat situasi ini mirip tetapi saat itu Figo sendirian dan sekarang Neymar menemaninya," ujar Gaspart kepada Cadena Ser.

"Saya pernah melihat pemain-pemain hebat seperti Maradona dan Ronaldo, yang lebih baik dari Neymar, juga meninggalkan Barca karena ada klub lain yang membayar klausul mereka. Tetapi mereka pergi secara bermartabat, tanpa keributan. Saya tidak menyukai sikapnya dengan klub, dengan suporter dan rekan-rekannya."

EditorAloysius Gonsaga AE
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM