Motivasi Marc Bartra untuk Borussia Dortmund - Kompas.com

Motivasi Marc Bartra untuk Borussia Dortmund

Kompas.com - 21/04/2017, 16:42 WIB
DANIEL KARMANN Presiden perusahaan pembuat peralatan olahraga Puma, Bjoern Gulden, berdiri di depan papan yang memperlihatkan gambar bek Borussia Dortmund yang mengalami cedera, Marc Bartra, dalam pertemuan tahunan perusahaannya di Herzogenaurach, Jerman, Rabu (12/4/2017). Bartra menjadi korban teror bom yang mengenai bus Dortmund, jelang pertandingan leg pertama babak perempat final Liga Champions di Signal Iduna Park, Selasa (11/4). Ini membuat Bartra harus dioperasi.

KOMPAS.com - Bek Borussia Dortmund, Marc Bartra, hadir di ruang ganti saat timnya bertanding melawan AS Monaco pada leg kedua babak perempat final Liga Champions di Stade Louis II, Monako, Rabu (19/4/2017), seminggu setelah tangannya patah karena serangan bom.

Marc Bartra mengalami cedera di lengan seusai terjadi tiga ledakan yang mengenai bus berisikan pemain dan ofisial Borussia Dortmund.

Insiden tersebut terjadi saat skuad Dortmund tengah dalam perjalanan ke stadion untuk melakoni pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions melawan AS Monaco, Selasa (11/4/2017) atau Rabu dini hari WIB.

Pertandingan tersebut harus ditunda satu hari. Dortmund pun mengalami kekalahan 2-3 dari Monaco di Signal Iduna Park.

Pemain berusia 26 tahun ini menjadi korban paling parah karena mengalami patah lengan dan terkena pecahan kaca bus.

Bartra harus menjalani operasi untuk menanggulangi cedera yang dialaminya tersebut, Rabu (12/4/2017). Menurut pelatih Dortmund, Thomas Tuchel, para pemain lain tidak tahu kalau Bartra akan hadir.

Baca Juga:

Keanehan di Balik Kekalahan Dortmund

Singkirkan Dortmund, AS Monaco Layak Bangga Mewakili Seluruh Perancis

Bantah Kritik, UEFA Sebut Jadwal Baru Disepakati Dortmund dan Monaco

"Marc ingin mengejutkan rekan-rekan setimnya, karena itu kami tidak mengatakan apa-apa," kata Tuchel.

Alhasil, para pemain Die Borussen mendengar pesan Bartra sebelum bertanding.

"Marc mengatakan bahwa Borussia Dortmund belum kalah. Dia pun senang bisa bersama kami," ujar gelandang Dortmund, Marco Reus.

Sayang bagi Bartra dan Dortmund, ucapan tersebut belum cukup memotivasi tim asal Ruhr tersebut untuk bangkit melawan Monaco.

Mereka kalah 1-3 pada leg kedua dan tersisih dengan agregat 3-6. Pasalnya, pada leg pertama, mereka sudah kalah 2-3.

 

EditorAloysius Gonsaga AE
SumberJUARA,
Komentar

Close Ads X