Keanehan di Balik Kekalahan Dortmund - Kompas.com

Keanehan di Balik Kekalahan Dortmund

Ferril Dennys
Kompas.com - 20/04/2017, 16:16 WIB
BORIS HORVAT / AFP Para pemain Borussia Dortmund dan pelelatih Thomas Tuchel (tiga dari kanan) bereaksi setelah kalah dari AS Monaco pada pertandingan kedua perempat final Liga Champions di Stadion Louis II pada 19 April 2017.

KOMPAS.com - Borussia Dortmund tersingkir dari ajang Liga Champions 2016-2017. Dalam partai leg kedua perempat final, Rabu (19/4/2017) di Stade Louis II, skuad arahan pelatih Thomas Tuchel tersebut kalah 1-3 dari AS Monaco. 

AS Monaco lolos ke semifinal dengan keunggulan agregrat 6-3. Namun, benarkah Borussia Dortmund telah kalah sebelum partai leg kedua tersebut digelar?

Menjelang duel, pasukan Dortmund sempat mengalami kejadian sedikit aneh. Bus yang mengangkut para pemain Die Borussen ditunda keberangkatannya selama sekitar 30 menit tanpa alasan yang jelas.

Konon, kejadian tersebut membuat Marco Reus dkk merasa khawatir.

Baca juga:

Maklum, sepekan silam bus yang mengangkut mereka terkena bom sehingga menyebabkan salah satu pemain Dortmund, yaitu Marc Bartra (26), mengalami cedera pada tangan.

"Untuk alasan tertentu, kami tidak diberangkatkan dan menunggu selama setengah jam di depan hotel," ucap gelandang Dortmund, Marco Reus (27), seperti dilansir situs Bild.

"Hal itu menimbulkan perasaan aneh, tetapi tidak memengaruhi pertandingan," ucapnya lagi.

Penjaga gawang Dortmund, Roman Burki (26), juga menegaskan ditundanya keberangkatan bus ke stadion bukan alasan kekalahan dari Monaco.

"Faktanya, selama beberapa menit pada awal laga kami kebobolan karena kesalahan individu. Kami telah berjuang dan berusaha mencetak tiga gol, sayang tidak berhasil," tutur Burki.

"Saya tak mau menjadikan kejadian di hotel sebagai alasan. Saya merasa kami semua sesungguhnya telah siap menghadapi partai ini," kata kiper berkewarganegaraan Swiss tersebut.

PenulisFerril Dennys
EditorAloysius Gonsaga AE
SumberJUARA
Komentar