Kante Merasa Tak Pantas Jadi Pemain Terbaik - Kompas.com

Kante Merasa Tak Pantas Jadi Pemain Terbaik

Anju Christian
Kompas.com - 20/03/2017, 08:57 WIB
BEN STANSALL/AFP NGolo Kante melepaskan umpan lambung saat Chelsea melawan Everton pada partai lanjutan Premier League - kasta pertama Liga Inggris - di Stadion Stamford Bridge, 5 November 2016.

KOMPAS.com - Gelandang Chelsea, N'Golo Kante, merasa tak pantas untuk meraih penghargaan PFA Player of the Year - Pemain Terbaik Premier League - untuk musim 2016-2017. Padahal, dia tampil gemilang bersama The Blues - julukan Chelsea - sejauh ini. 

Pada musim debutnya bersama Chelsea, Kante kurang menonjol dalam hal gol atau assist. Hanya dua lesakan diciptakan pemain asal Perancis itu dari 31 pertandingan.

Hanya, publik melihat bahwa Kante punya peran vital dalam menyaring ancaman sejak lini tengah. Hal itu dianggap menjadi nilai minus Chelsea musim lalu.

Lakon serupa kembali ditunjukkan Kante saat Chelsea menang 2-1 atas Stoke City pada partai lanjutan liga di Stadion Britannia, Sabtu (18/3/2017).

Baca: Ketika Didier Drogba dan Samuel Eto'o Bicarakan Persib Bandung...

Alih-alih mengamini apresiasi, pemain berusia 25 tahun itu justru menampiknya.

"Saya mengalami perkembangan, tetapi tidak merasa sebagai pemain terbaik di liga," tutur Kante.

Menurut Kante, lebih adil apabila gelar individu itu diberikan pemain lain. Kebetulan, ada sejumlah pemain Chelsea lainnya yang memiliki peran menonjol.

Diego Costa tampil tajam dengan koleksi 18 gol dari 31 laga. Pedro Rodriguez dan Eden Hazard yang sama-sama menyumbangkan sebelas lesakan, juga bisa menjadi alternatif.

"Banyak pemain dari tim saya pantas mendapatkan penghargaan itu," kata Kante merendah.

Baca: Kata Jose Mourinho terkait Sang "Anak Emas", Michael Essien

Penghargaan PFA Player of the Year musim lalu diberikan kepada Riyad Mahrez setelah mengantarkan Leicester City menjuarai liga bersama Kante.

Adapun Hazard juga sempat mendapatkan gelar serupa pada 2013-2014, musim terakhir Chelsea meraih gelar Premier League.

PenulisAnju Christian
EditorJalu Wisnu Wirajati
Komentar