Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kartu Merah Bikin Suarez Kecewa dan Enrique Pesimistis

Kompas.com - 08/02/2017, 07:10 WIB
Anju Christian

Penulis

BARCELONA, KOMPAS.com - Striker Barcelona, Luis Suarez, menyindir keputusan wasit Jesus Gil, yang memimpin partai kontra Atletico Madrid di Stadion Camp Nou, Selasa (7/2/2017).

Duel semifinal kedua Copa del Rey itu berakhir dengan skor 1-1. Lesakan Barcelona berasal dari sontekan Suarez pada menit ke-43. Adapun Atletico membalas lewat Kevin Gameiro pada menit ke-83.

Hanya, rapor Suarez tercoreng akibat menerima dua kartu kuning. Inilah kali pertama dia diusir wasit sepanjang kariernya.

Kartu kuning pertama dilayangkan kepada Suarez setelah melanggar Juanfran pada menit ke-87. Cuma dua menit berselang, striker asal Uruguay itu mendapatkan hukuman serupa karena dianggap menyikut Koke.

Hukuman kedua mengundang kritikan dari Suarez. Sebab, dia merasa cuma melakukan kontak halus dengan Koke.

"Saya menertawakan kartu kuning kedua. Kartu kuning pertama memang disebabkan pelanggaran, tetapi saya tidak melakukan apa-apa untuk yang kedua," tutur Suarez.

Suarez juga berharap, pihak klub bersedia memperjuangkan keinginannya tampil di final dengan mengajukan banding.

Harapan itu langsung direspons positif oleh pelatih Luis Enrique. Namun, sang pelatih bersikap pesimistis terhadap kans pencabutan hukuman Suarez.

"Lihat saja apa yang terjadi ketika kami mengajukan banding pada masa lalu," tutur Enrique.

Apabila Suarez harus absen di final, Enrique harus mencari pengganti di lini depan. Ada Paco Alcacer dan Arda Turan sebagai opsi.

"Final bakal berlangsung pada Mei. Masih banyak waktu untuk memikirkan hal itu," ucap sang pelatih.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Seputar Stade Leo Lagrange yang Dikritik STY: Saksi Gol Historis, Tersebar di Penjuru Perancis

Seputar Stade Leo Lagrange yang Dikritik STY: Saksi Gol Historis, Tersebar di Penjuru Perancis

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Guinea: Amunisi Baru Garuda Tiba di Paris, Yakin ke Olimpiade

Indonesia Vs Guinea: Amunisi Baru Garuda Tiba di Paris, Yakin ke Olimpiade

Timnas Indonesia
5 Momen 'Buzzer Beater' Historis di Playoff NBA

5 Momen "Buzzer Beater" Historis di Playoff NBA

Sports
Indonesia Vs Guinea, Saat Garuda Lebih 'Panas' dari Sang Gajah...

Indonesia Vs Guinea, Saat Garuda Lebih "Panas" dari Sang Gajah...

Timnas Indonesia
Piala Asia U17 Putri 2024: Claudia Scheunemann dkk Tingkatkan Kecepatan

Piala Asia U17 Putri 2024: Claudia Scheunemann dkk Tingkatkan Kecepatan

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Guinea: Tantangan Persiapan 72 Jam

Indonesia Vs Guinea: Tantangan Persiapan 72 Jam

Timnas Indonesia
Persib Tatap Championship Series, Gim Internal untuk Jaga Kebugaran

Persib Tatap Championship Series, Gim Internal untuk Jaga Kebugaran

Liga Indonesia
PSG Vs Dortmund: Enrique Tebar Ancaman, Ingin Cetak 2 Gol dalam 3 Detik

PSG Vs Dortmund: Enrique Tebar Ancaman, Ingin Cetak 2 Gol dalam 3 Detik

Liga Champions
Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs Guinea di Playoff Olimpiade 2024

Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs Guinea di Playoff Olimpiade 2024

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Guinea: Garuda Muda Terus Bersiap di Tengah Kelelahan

Indonesia Vs Guinea: Garuda Muda Terus Bersiap di Tengah Kelelahan

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Guinea, Fokus STY Hadapi Tantangan Suhu, Psikologis, dan Lapangan

Indonesia Vs Guinea, Fokus STY Hadapi Tantangan Suhu, Psikologis, dan Lapangan

Timnas Indonesia
PSG Vs Dortmund, Cara Hentikan Kecepatan Kylian Mbappe...

PSG Vs Dortmund, Cara Hentikan Kecepatan Kylian Mbappe...

Liga Champions
Piala Asia U17 Putri 2024,  Tekad Claudia Scheunemann Tampil Lebih Baik Lagi

Piala Asia U17 Putri 2024, Tekad Claudia Scheunemann Tampil Lebih Baik Lagi

Timnas Indonesia
Nasib Belum Jelas meski Arema FC Tetap di Liga 1, Widodo Beri Pesan Manajemen

Nasib Belum Jelas meski Arema FC Tetap di Liga 1, Widodo Beri Pesan Manajemen

Liga Indonesia
Pemain Malaysia Faisal Halim Terancam Pensiun Dini Usai Disiram Air Keras

Pemain Malaysia Faisal Halim Terancam Pensiun Dini Usai Disiram Air Keras

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com