Rabu, 29 Maret 2017

Bola / Internasional

Sanchez: Pertahankan Gelar Copa America, Kami Buat Sejarah

OMAR TORRES/AFP Alexis Sanchez dan Edson Puch merayakan gol Cile ke gawang Meksiko pada perempat final Copa America di Santa Clara, Minggu (19/6/2016) WIB.

EAST RUTHERFORD, KOMPAS.com — Pemain bintang tim nasional Cile, Alexis Sanchez (27), tak bisa menyembunyikan kebanggaannya seusai berhasil membuat sejarah dengan mempertahankan kesuksesan di Copa America.

Cile sukses menjadi juara Copa America 2016 dengan kembali mengalahkan Argentina lewat adu penalti di final, Senin (27/6/2016) pagi WIB.

Pada Copa America edisi tahun 2015, Cile menjadi kampiun setelah mengalahkan Argentina dengan skor 4-1 lewat adu penalti.

Kini, setelah skor imbang 0-0 "bertahan" selama 120 menit, partai final kembali harus diselesaikan lewat adu penalti. Cile pun berhasil mempertahankan gelar Copa America dengan kemenangan 4-2.

Bagi Sanchez, keberhasilan ini adalah sesuatu yang paling menyenangkan dalam hidup.

"Saya tidak tahu harus berkata apa kepada rekan-rekan. Saya sangat senang. Kami juara dan kembali melawan Argentina. Ini hal paling menyenangkan dalam hidup saya," kata Sanchez seperti dilansir La Tercera.

Keberhasilan mempertahankan gelar Copa America membuat Cile bisa membuat catatan sejarah besar.

La Roja, julukan Cile, merupakan tim pertama yang sanggup memenangi Copa America untuk kedua kali beruntun sejak keberhasilan Argentina pada 1946 dan 1947. Sanchez juga berharap generasi penerusnya bisa terus membesarkan sepak bola Cile di kancah internasional.

 

"Kami mengubah sejarah sepak bola Cile. Saya berharap generasi berikutnya bisa lebih hebat," ujar pemain bintang Arsenal ini.

Sanchez tidak hanya berhasil menuai kesuksesan besar bersama timnas Cile. Dia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik pada Copa America 2016. (Wisnu Nova Wistowo)

 

Juara Bintang Piala Eropa 2016, Olivier Giroud



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Eris Eka Jaya
Editor : Eris Eka Jaya
Sumber: JUARA,