Sabtu, 1 November 2014

Bola / Liga Indonesia

Indonesia Taklukkan ASEAN All Star

Minggu, 11 Mei 2014 | 23:04 WIB
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Pemain Timnas Indonesia Talaohu Abdulmushafry menyundul bola dalam pertandingan amal melawan Asean All Star di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (11/5/2014). Pertandingan ini merupakan pertandingan amal bagi korban bencana angin topan di Filipina.
JAKARTA, KOMPAS.com -- Tim nasional Indonesia menang 1-0 atas ASEAN All Star pada laga yang bertajuk amal di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (11/5/2015).

Laga ini bertajuk amal sehingga hasil penjualan tiket pertandingan ini akan disumbangkan kepada korban bencana alam Gunung Kelud (Jawa Tengah), Gunung Sinabung (Sumatera Utara), dan topan Haiyan di Filipina.

Indonesia berusaha mengendalikan permainan sejak menit-menit awal. Skuad Garuda nyaris mencetak gol terlebih dulu melalui tusukan Zulham Zamrun di sisi kiri pertahanan ASEAN All Star. Sayang peluang emas tersebut sia-sia setelah tembakannya masih melenceng.

Namun, Musfry-lah yang menjadi aktor penting di balik gol Indonesia pada menit ke-14. Penyerang Pelita Bandung Raya (PBR) ini menanduk bola dengan memanfaatkan sepak pojok Zulham. Safiq yang berdiri di bawah mistar gawang tim tamu berusaha membuang bola, tetapi bola justru masuk ke gawang timnya sendiri.

Firman Utina dan kawan-kawan semakin bersemangat menggempur pertahanan lawan. Sebuah tembakan bebas Firman mengancam gawang ASEAN All Star pada menit ke-28. Kali ini, kiper Hassan bin Abullah Sunny masih sigap mengamankan bola hasil tembakan gelandang Persib Bandung tersebut.

Meskipun mendominasi, Indonesia beberapa kali mendapatkan ancaman dari tim besutan Rajagopal. Salah satunya melalui tembakan keras yang dilepaskan Nguyen Van Quyet. Beruntung, kiper Dian Agus Prasetyo dengan reaksi cepat menepis bola dari tembakan Nguyen.

Indonesia tak memberikan "napas" bagi ASEAN All Star untuk mengembangkan permainannya. Zulham berhasil menembus kotak penalti lawan dan melepaskan tembakan. Namun, usaha pemain Mitra Kukar ini belum berhasil karena bola tembakannya membentur salah satu pemain lawan.

Jelang turun minum, Indonesia mendapatkan peluang emas melalui aksi Zulham. Namun, tembakan Zulham gagal mengenai sasaran. Itu menjadi peluang terakhir Indonesia dan skor 1-0 untuk keunggulan Indonesia bertahan hingga turun minum.

Selepas jeda, pelatih Alfred Riedl merombak skuadnya. Ia memasukkan I Made Wirawan, Fachruddin, Richardo Salampessy, Raphael Maitimo, dan Asri Akbar. Ancaman pertama skuad Garuda berasal dari tembakan Asri Akbar.  Namun, kiper Hassan Sunny mampu menangkap bola.

Pada menit ke-52, giliran Fachruddin mengancam gawang lawan dengan tembakan yang dilepaskannya memanfaatkan sepak pojok. Namun, ia harus menelan pilh pahit karena bola membentur mistar.    

Indonesia kembali mendapatkan peluang emas lewat penetrasi Ferdinand Sinaga pada menit ke-72. Pemain Persib Bandung itu harus gigit jari karena bola mampu ditepis Hassan Sunny. Tak berselang lama, Hunny Sunny kembali melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola dari tembakan Raphael Maitimo.

Setelah itu, Indonesia tampak konsisten menggempur pertahanan lawan. Namun, usaha mereka untuk mencetak gol tambahan tak membuahkan hasil hingga laga usai. 

Susunan pemain
Indonesia: 22-Dian Agus Prasetyo (I Made Wirawan 46, Choirul Huda 69); 13-Rizki Rizaldi Pora (Novan Setya Sasongko 85), 13-Achmad Jufriyanto (Fachruddin 46) , 16-Muhammad Roby (Richardo Salampessy 46), 21-Supardi (Zulkifli Syukur 46); 7-Zulham Zamrun, 15-Firman Utina (Raphael Maitimo 46), 18-Manahati Lestusen (Padwa 68)), 23-Hariono (ASri Akbar 46), 20-Steven Imbiri; 19-TA Mushafry (Ferdinand Sinaga 68)
Pelatih: Alfred Riedl

ASEAN All Star: 1-Hassan Bun Abullah Sunny (Fakhrul Yussof 85); 5-Mohammad Radzak, 6-Mahalli Bin Jasuli, 12-Truong Dinh Luat, 15-Thein Than Win (Azri 58); 11-Nguyen Van Quyet, 17-Harris Harun, 20-Safiq Bin Rahim, 22-Emilio Caligdong (Soe Min OO 37); 9-Mohammad Bin Ishak (Hong Phen 58)), 10-Le Cong Vinh
Pelatih: Rajagopal

Penulis: Ferril Dennys
Editor : Tjatur Wiharyo