Senin, 21 April 2014
Grup MNC Bakal Siarkan Laga Timnas
Penulis: Ferril Dennys | Selasa, 19 Februari 2013 | 12:41 WIB
Dibaca:
|
Share:
KOMPAS/WAWAN H PRABOWO
Para pemain Timnas Indonesia untuk laga Piala AFF 2012 lalu. Sebagian besar dari mereka kembali dipanggil masuk timnas untuk Pra-Piala Asia 2015.

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup Media Nusantara Citra (MNC) resmi menjadi pemegang hak siar seluruh pertandingan tim nasional Indonesia setelah grup media milik Hary Tanoesebidjo tersebut memenangkan proses bidding yang diikuti hampir seluruh televisi nasional.

Kerjasama antara PSSI dan MNC akan berlangsung mulai 2013 hingga 2015. "Ini hal baru di PSSI, di mana bidding dilakukan terbuka dan transparan. Lelang diikuti hampir semua televisi, termasuk TVRI. Kita memberikan harga dasar dan masing-masing peserta lelang lantas mengajukan penawaran," kata Sekjen PSSI Halim Mahfudz seperti dilansir dari situs LPIS.

"Apa yang kita lakukan ini semuanya demi kemajuan sepak bola Indonesia. Semoga kerjasama ini berlangsung erat dan lebih lama, dan juga mampu mengembalikan sepakbola sebagai olahraga milik rakyat. Bukan milik kelompok tertentu," sambung Halim.

Meski begitu, Fachri Sinaga selaku Dirut Marketing PSSI, enggan membeberkan nilai penawaran yang diajukan MNC hingga memenangi lelang.

"Demi menjaga perasaan penawar yang lain, mohon maaf kami tidak bisa menyebutkan nilainya. Yang jelas cukup untuk membiayai program-program timnas," tuturnya.

Dirut MNC Group Nana Putra mengungkapkan laga timnas akan ditayangkan di RCTI serta Indovision saluran MNC Sports 1 dan 2.

"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan PSSI kepada kami. Ini merupakan bagian dari komitmen MNC untuk ikut mengembangkan sepakbola nasional," katanya.

Nana menambahkan sebagai negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia, prestasi sepak bola Indonesia mestinya bisa lebih baik dari sekarang.

"Sebuah pekerjaan rumah besar bagi kita, paling tidak untuk tiga tahun ke depan. MNC siap mempromosikan dan menayangkan seluruh pertandingan timnas dengan maksimal," ujar Nana

Editor : Ervan Hardoko