Minggu, 20 April 2014
Soal Jadwal IPL, Persijap Lihat Kejanggalan
Penulis: Wirawan Kusuma | Selasa, 11 Oktober 2011 | 10:54 WIB
|
Share:

JEPARA, KOMPAS.com - Persijap Jepara telah menerima jadwal kompetisi Indonesia Primer League (IPL) mendatang. Berdasarkan jadwal yang diterima, Persijap merasa ada sesuatu yang mengganjal.

Menurut jadwal yang dilansir oleh PT Liga Prima, Persijap akan menjalani tujuh laga kandang di awal kompetisi. Di laga awal, Persijap akan menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) Jepara pada Rabu, 26 November. Setelah itu, giliran Persib yang bertandang ke Jepara pada 3 Desember.

Empat hari berikutnya, Persijap akan menjamu tim debutan Persiba Bantul. Setelah Persiba, Persijap akan meladeni PSPS pada 10 Desember, menjamu Semen Padang pada 17 Desember, dan terakhir melawan Sriwijaya FC pada 7 Januari.

Seusai menjalani tujuh laga kandang, Persijap kemudian akan menghadapi laga tandang melawan Arema Indonesia pada 8 Januari 2012. Inilah yang menjadi ganjalan bagi Persijap. Sebab jeda pertandingan melawan Sriwijaya dan Arema hanya terpaut satu hari. Melakoni dua pertandingan dalam dua hari tentu akan membuat para pemain kelelahan karena tidak memiliki waktu untuk memulihkan kondisi tubuhnya.

"Jadwalnya memang ada kejanggalan menurut kami. Setelah tujuh laga kandang berturut-turut, kami harus melawan Arema sehari setelah partai kandang ketujuh. Kami akan melayangkan surat ke pusat untuk menanyakan masalah ini,” ujar Sekretaris tim Persijap, Arif Dharmawan, seperti dilansir situs resmi klub.

Meski mengalami sedikit masalah soal jadwal, Arif mengaku ada keuntungan dari tujuh laga kandang awal mereka. Keuntungan ini tentu akan dimanfaatkan betul oleh pasukan Agus Yuwono tersebut untuk menabung poin sebanyak-banyaknya. Selain untuk membawa mereka ke posisi puncak, kemenangan tersebut tentu akan meningkatkan mental bertanding para pemain saat menghadapi laga tandang.

”Target kami adalah menyapu bersih seluruh laga kandang. Jika tujuh partai ini dimenangkan maka kami sudah memiliki modal 21 poin. Raihan ini tentu sangat berharga. Selain mendongkrak posisi tim di klasemen, juga mengangkat moral para pemain,” kata Sekretaris Tim Persijap, Arif Dharmawan, seperti dilansir situs resmi Persijap.

Sisi positif lain tentu datang dari sisi pemasukan. Dari tiket diharapkan terkumpul dana yang sangat diperlukan Persijap untuk mengarungi kompetisi musim depan, mengingat sekarang mereka sudah tidak mungkin mendapatkan dana dari APBD.

 

Editor : Caroline Damanik