Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hodak Tanggapi Borneo FC Gugur dari Format Championship Series Liga 1

Kompas.com - 20/05/2024, 18:00 WIB
Adil Nursalam,
Eris Eka Jaya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pil pahit harus diterima Borneo FC Samarinda yang dipastikan kehilangan gelar juara Liga 1 2023-2024

Tim asuhan Pieter Huistra itu menjadi "korban" dari format kompetisi yang dirancang sejak awal musim dengan sistem Championship Series (empat besar). 

Borneo FC yang menguasai peringkat pertama klasemen Liga 1 sepanjang musim reguler harus kehilangan titel resmi liga karena dikalahkan tim peringkat empat Madura United di babak semifinal Championship Series. 

Borneo FC harus puas memperebutkan tim peringkat ketiga melawan Bali United. Sementara itu, Madura United melaju ke partai final penentuan juara menantang Persib Bandung. 

Baca juga: Hasil Borneo Vs Madura United 2-3 (agg. 2-4), Sape Kerrab Vs Persib di Final Liga 1

Pelatih Persib Bojan Hodak memberikan komentarnya terhadap format kompetisi Liga 1 2023-2024 dengan sistem babak empat besar Championship Series.

Format ini jelas menjadi mimpi buruk bagi Borneo FC, tetapi baginya menjadi sebuah hal yang bagus melihat kondisinya Persib melaju ke final.

"Jika ini (format Championship Series) ditanyakan kepada pelatih Borneo, tentunya dia akan berkata ini tidak bagus karena mereka sudah finis di urutan pertama. Namun, untuk saya ini bagus," kata Hodak. 

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak dalam sesi konferensi pers jelang laga Persib vs Persija, Jumat (8/3/2024) di Graha Persib. Duel big match tersebut digelar keesokan harinya di Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung. KOMPAS.com/ADIL NURSALAM Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak dalam sesi konferensi pers jelang laga Persib vs Persija, Jumat (8/3/2024) di Graha Persib. Duel big match tersebut digelar keesokan harinya di Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung.

Menurut pelatih asal Kroasia itu, Borneo FC adalah tim yang solid dan konsisten selama musim reguler dan layak menempati posisi teratas. 

Sayangnya, juara resmi tidak ditentukan dari hal itu. Persib dan Madura United bisa memaksimalkan kesempatan tampil di final dan membuka peluang menjadi juara. 

Pada masa mendatang, pelatih Persib yang punya rekor tak terkalahkan 14 pertandingan ini berharap Liga 1 bisa digelar dengan format double round robin saja. 

Baca juga: Ungkapan Hati Bojan Hodak Bawa Persib ke Final, Putus Kutukan Bali United

Kendati terkadang operator kompetisi mendesain sistem juara beraneka ragam agar lebih seru seperti sistem yang digunakan di Liga Australia. 

"Untuk masa yang akan datang, akan lebih adil jika setiap tim bertemu satu sama lain (double round robin)," ucap Hodak. 

"Namun, saya juga tahu ada beberapa negara yang menggunakan sistem seperti ini layaknya di Australia juga sama seperti di sini. Jadi, ini tergantung pada setiap negaranya," katanya. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ahsan/Hendra ke Final Australian Open 2024, Curi Perhatian Media China

Ahsan/Hendra ke Final Australian Open 2024, Curi Perhatian Media China

Badminton
Justin Hubner Sebut Bela Indonesia Jadi Keputusan Terbaik dalam Karier

Justin Hubner Sebut Bela Indonesia Jadi Keputusan Terbaik dalam Karier

Timnas Indonesia
Hasil Euro 2024 Hongaria Vs Swiss 1-3: Sihir Murid Motta, La Nati Menang

Hasil Euro 2024 Hongaria Vs Swiss 1-3: Sihir Murid Motta, La Nati Menang

Internasional
Jadi Official Tea Partner, Teh Pucuk Harum Siap Temani Keseruan Europhoria Piala Eropa 2024

Jadi Official Tea Partner, Teh Pucuk Harum Siap Temani Keseruan Europhoria Piala Eropa 2024

Internasional
Link Live Streaming Spanyol Vs Kroasia, Kickoff Pukul 23.00 WIB

Link Live Streaming Spanyol Vs Kroasia, Kickoff Pukul 23.00 WIB

Internasional
Italia Vs Albania: Ketika Buffon Merasa Tak Biasa…

Italia Vs Albania: Ketika Buffon Merasa Tak Biasa…

Internasional
Euro 2024: Giroud Kiper Perancis, 1.000 Paru-paru Kante Pukau Mbappe

Euro 2024: Giroud Kiper Perancis, 1.000 Paru-paru Kante Pukau Mbappe

Internasional
Italia Vs Albania, Tekanan di Pundak Gli Azzurri

Italia Vs Albania, Tekanan di Pundak Gli Azzurri

Internasional
Australia Open 2024: Hendra/Ahsan Siap Hadapi Unggulan Pertama

Australia Open 2024: Hendra/Ahsan Siap Hadapi Unggulan Pertama

Badminton
Jadwal Siaran Langsung Euro 2024 Malam Ini, Ada Spanyol dan Italia

Jadwal Siaran Langsung Euro 2024 Malam Ini, Ada Spanyol dan Italia

Internasional
Spanyol Vs Kroasia, Modric Sebut La Roja Tim Favorit di Euro 2024

Spanyol Vs Kroasia, Modric Sebut La Roja Tim Favorit di Euro 2024

Internasional
Euro 2024: Pidato Kroos Menenangkan Jerman Usai Membukukan Rekor Kemenangan

Euro 2024: Pidato Kroos Menenangkan Jerman Usai Membukukan Rekor Kemenangan

Internasional
Kisah Ibnu Jamil Dukung Timnas Indonesia bersama Ultras Garuda

Kisah Ibnu Jamil Dukung Timnas Indonesia bersama Ultras Garuda

Timnas Indonesia
Daftar Pemain yang Paling Banyak Tampil di Piala Eropa, Ronaldo Sang 'Raja'

Daftar Pemain yang Paling Banyak Tampil di Piala Eropa, Ronaldo Sang "Raja"

Internasional
Rekap Hasil Semifinal Australian Open 2024, Tiga Wakil Indonesia Lolos ke Final

Rekap Hasil Semifinal Australian Open 2024, Tiga Wakil Indonesia Lolos ke Final

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com