Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IBL 2024, Sebab Kekalahan Prawira Bandung dari Pelita Jaya Jakarta

Kompas.com - 14/01/2024, 14:39 WIB
Adil Nursalam,
Eris Eka Jaya

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Prawira Harum Bandung harus mengakui keunggulan tamunya Pelita Jaya Bakrie Jakarta dalam pertandingan pertama Indonesia Basketball League (IBL) 2024, Sabtu (13/1/2024) di C-Tra Arena Bandung. 

Pertandingan ulangan final IBL 2023 ini berlangsung sengit. Pelita Jaya (PJ) termotivasi untuk melakukan revans di partai puncak musim lalu. 

Dihuni oleh tiga pemain eks NBA, Thomas Robinson, Malachi Lewis Richardson, Kevin Mc Daniels Pelita Jaya memberikan suguhan permainan menarik sepanjang pertandingan. 

Kuarter pertama di tengah tekanan fans Prawira, PJ bisa menahan sama kuat tim tuan rumah 19-19. Pada kuarter kedua Prawira mulai bisa mengungguli dengan skor 36-32. 

Baca juga: IBL 2024: Ulangan Final 2023 pada Hari Pembuka, Prawira Bandung Vs Pelita Jaya

PJ terus menjaga defisit poin tetap terjaga di kuarter ketiga meski tertinggal 51-52. Barulah pada kuarter terakhir PJ bisa terus step-up hingga keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 76-66.  

Para pemain PJ punya peran yang merata dalam perolehan poin. Thomas Robinson mencatatkan double-double lewat sumbangan 13 poin dan 13 rebounds. Jeromy Anthony Beane Jr juga menyumbang 15 poin. Lalu Kevin Mc Daniels 17 poin. 

Sementara itu, di kubu Prawira Bandung, Yudha Saputera yang diandalkan tak menemukan performa terbaiknya dalam gim ini. Dia hanya menyumbang 3 poin saja. 

Justru roster asing Prawira, Christian Tyler James, tampil menjanjikan dengan sumbangan 23 poin dan tujuh rebounds

Baca juga: IBL 2024: Prawira Bandung Banyak Perubahan, Keyakinan Juara Bertahan

David Singleton, pelatih Prawira, cukup menyesalkan kekalahan ini. Performa anak-anak asuhnya tak mencapai klimaks yang diinginkan, setelah tertinggal justru jadi bencana bagi Prawira. 

"Kami sangat ingin menang di pertandingan ini. Ada peluang di tengah pertandingan, kami bermain dengan sangat baik dan menekan untuk bisa unggul, tapi yang terjadi setelah itu adalah bencana," sebut Singleton. 

Pelatih asal Amerika Serikat ini mengakui PJ bermain baik malam itu. Mentalitas yang teruji dari materi pemain yang dimiliki Beveridge Robert William. 

Yudha cs tak bisa merespons dengan baik pasca-tertinggal, terutama pada kuarter keempat, akurasi pemainnya jauh menurun. 

Baca juga: Juara Bertahan Prawira Bandung Bicara Tantangan di Musim Baru IBL 2024

"Mereka bermain lebih baik di babak kedua dan kami tidak bisa meresponsnya dengan baik, terutama di quarter keempat," begitu pengamatan Singleton. 

"Menghadapi tim seperti itu, kami harus bisa membuat poin dan kami tidak melakukannya di babak kedua," sesalnya. 

Dave, sapaan akrabnya, tetap mengapresiasi perjuangan pemain. Ia harap pemainnya bisa lebih ngotot dalam bertahan dan lebih tajam dalam menyerang. 

Gim kedua Prawira akan menghadapi Kesatria Bengawan Solo, Minggu (14/1/2024) di C-Tra Arena, pukul 20.00 WIB. 

"Namun, saya suka dengan perjuangan pemain. Kami hanya perlu tampil lebih ngotot dalam bertahan dan bermain lebih tajam saat menyerang," katanya. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Indonesia Vs Korea Selatan, Garuda Muda Tak Dianggap Underdog

Indonesia Vs Korea Selatan, Garuda Muda Tak Dianggap Underdog

Timnas Indonesia
Xavi Putuskan Bertahan di Barcelona hingga Juni 2025

Xavi Putuskan Bertahan di Barcelona hingga Juni 2025

Liga Spanyol
Liverpool Tumbang di Tangan Everton, Van Dijk Bicara Perebutan Gelar

Liverpool Tumbang di Tangan Everton, Van Dijk Bicara Perebutan Gelar

Liga Inggris
Man United Vs Sheffield United: Bruno Berjaya, Kemenangan MU Hal Utama

Man United Vs Sheffield United: Bruno Berjaya, Kemenangan MU Hal Utama

Liga Inggris
Thomas & Uber Cup 2024: Momen Penguatan Semangat Jelang Olimpiade

Thomas & Uber Cup 2024: Momen Penguatan Semangat Jelang Olimpiade

Badminton
Siaran Langsung dan Live Streaming Indonesia Vs Korsel Malam Ini

Siaran Langsung dan Live Streaming Indonesia Vs Korsel Malam Ini

Timnas Indonesia
Persib Bandung Vs Borneo FC, Siasat Pieter Huistra Manfaatkan Laga

Persib Bandung Vs Borneo FC, Siasat Pieter Huistra Manfaatkan Laga

Liga Indonesia
Klasemen Liga Inggris: Liverpool Gagal Pepet Arsenal, Terancam Man City

Klasemen Liga Inggris: Liverpool Gagal Pepet Arsenal, Terancam Man City

Liga Inggris
Hasil Man United Vs Sheffield United 4-2: Roket Fernandes, Setan Merah Menang

Hasil Man United Vs Sheffield United 4-2: Roket Fernandes, Setan Merah Menang

Liga Inggris
Hasil Everton Vs Liverpool, The Reds Tumbang, Gagal Dekati Arsenal

Hasil Everton Vs Liverpool, The Reds Tumbang, Gagal Dekati Arsenal

Liga Inggris
Link Live Streaming Everton Vs Liverpool, Kickoff Pukul 02.00 WIB

Link Live Streaming Everton Vs Liverpool, Kickoff Pukul 02.00 WIB

Liga Inggris
Pengamat Korsel Bahas Beban Besar Timnas Korea Jelang Hadapi Indonesia

Pengamat Korsel Bahas Beban Besar Timnas Korea Jelang Hadapi Indonesia

Timnas Indonesia
Sirkuit Mandalika Sudah Terpesan 200 Hari untuk Even Otomotif

Sirkuit Mandalika Sudah Terpesan 200 Hari untuk Even Otomotif

Sports
Hasil Persik Vs PSS 4-4, Diwarnai Hattrick Tendangan Penalti

Hasil Persik Vs PSS 4-4, Diwarnai Hattrick Tendangan Penalti

Liga Indonesia
'Bocoran' Grup WhatsApp Timnas U23 soal Kembalinya Nathan

"Bocoran" Grup WhatsApp Timnas U23 soal Kembalinya Nathan

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com