Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/05/2023, 13:02 WIB
Firzie A. Idris

Penulis

KOMPAS.com - Pelatih Lionel Scaloni membawa mayoritas tim juara Piala Dunia Qatar 2022 untuk berhadapan dengan Australia (15/6/2023) dan Indonesia (19/6/2023) masing-masing di Beijing dan Jakarta pada ronde laga FIFA Matchday Juni.

Pertandingan akan berlangsung enam bulan setelah Lionel Messi dkk mengalahkan Perancis di final Piala Dunia 2022 pada Desember lalu.

Ronde laga FIFA Matchday tersebut membuat Argentina menghadapi lawan-lawan yang jauh dari peringkat FIFA mereka.

Australia berada di posisi ke-27 ranking FIFA sementara Garuda di posisi-151. Akan tetapi, pelatih Lionel Scaloni membawa tim kuat.

Alasannya, menurut harian Argentina, Ole, adalah sang pelatih ingin mengumpulkan skuad juara dunianya dan merencanakan langkah ke depan bagi tim Tango.

 

Tur Asia ini adalah kesempatan terakhir Scaloni untuk melakukan penyesuaian tim, melihat detail, mencoba hal-hal baru, dan membangun komposisi masa depan sebelum dimulainya Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL pada September.

Baca juga: Timnas Indonesia Vs Argentina: La Albiceleste Boyong Skuad Terbaik, Kans Messi Merumput di GBK

Scaloni akan tanpa tujuh pemain juara dunia dalam lawatan ke Beijing dan Jakarta, kebanyakan karena isu cedera.

Mereka adalah Lisandro Martinez, Juan Foyth, Papu Gomez, Angel Correa, Paulo Dybala, Lautaro Martínez, dan Franco Armani.

Dybala tak berada dalam kondisi kesehatan terbaik selama satu bulan terakhir bersama AS Roma dan dirinya ada final Liga Europa pada 31 Mei.

Sementara, Gomes, Correa, dan Foyth tak dipanggil karena alasan performa.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bulu Tangkis Asian Games 2022: Libas China 3-0, Korea Selatan Sabet Emas Beregu Putri

Bulu Tangkis Asian Games 2022: Libas China 3-0, Korea Selatan Sabet Emas Beregu Putri

Badminton
Persis Bangga Tahan Persija, Identitas Laskar Sambernyawa

Persis Bangga Tahan Persija, Identitas Laskar Sambernyawa

Liga Indonesia
Asian Games 2022: Atlet Sepeda BMX Amellya Nur Sifa Beri Emas Keempat untuk Indonesia

Asian Games 2022: Atlet Sepeda BMX Amellya Nur Sifa Beri Emas Keempat untuk Indonesia

Sports
Asian Games 2022, Penyebab Zohri Tanpa Medali di Nomor Lari 100 Meter

Asian Games 2022, Penyebab Zohri Tanpa Medali di Nomor Lari 100 Meter

Sports
Hasil Inter Miami Vs New York City FC: Tanpa Messi, The Herons Susah Payah Raih Seri

Hasil Inter Miami Vs New York City FC: Tanpa Messi, The Herons Susah Payah Raih Seri

Liga Lain
Blunder Guardiola, Lupakan Hwang Hee-chan 'Si Orang Korea'

Blunder Guardiola, Lupakan Hwang Hee-chan "Si Orang Korea"

Liga Inggris
Persib Vs Persita, Ramiro Fergonzi Tebar Ancaman Lagi untuk Maung

Persib Vs Persita, Ramiro Fergonzi Tebar Ancaman Lagi untuk Maung

Liga Indonesia
Dewa United Vs Persebaya: Ady Setiawan Kolaps, Arief Catur Jenguk ke RS dan Minta Maaf

Dewa United Vs Persebaya: Ady Setiawan Kolaps, Arief Catur Jenguk ke RS dan Minta Maaf

Liga Indonesia
Hasil Piala Suhandinata 2023: Trofi Kembali ke China, Indonesia Runner-up

Hasil Piala Suhandinata 2023: Trofi Kembali ke China, Indonesia Runner-up

Badminton
Persis Vs Persija: Thomas Doll Bicara Kekurangan Macan Kemayoran

Persis Vs Persija: Thomas Doll Bicara Kekurangan Macan Kemayoran

Liga Indonesia
Klasemen Medali Asian Games 2022: Disalip Malaysia, Indonesia Turun Peringkat

Klasemen Medali Asian Games 2022: Disalip Malaysia, Indonesia Turun Peringkat

Sports
Persib Vs Persita, Divaldo Alves Merendah Jalani Debut

Persib Vs Persita, Divaldo Alves Merendah Jalani Debut

Liga Indonesia
Kesalahan Tak Perlu Picu Start Start Terburuk Man United dalam 34 Tahun

Kesalahan Tak Perlu Picu Start Start Terburuk Man United dalam 34 Tahun

Liga Inggris
Blunder VAR Tottenham Vs Liverpool, Juergen Klopp Bilang Gila

Blunder VAR Tottenham Vs Liverpool, Juergen Klopp Bilang Gila

Liga Inggris
Kisah Eks Manajer Arema FC Lawan Trauma Tragedi Kanjuruhan, Sekuat Tenaga dan Pikiran...

Kisah Eks Manajer Arema FC Lawan Trauma Tragedi Kanjuruhan, Sekuat Tenaga dan Pikiran...

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com