Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Man City Ribut Penalti: Guardiola Marah, Haaland Tak Patuhi Perintah

Kompas.com - 07/05/2023, 06:40 WIB
Sem Bagaskara

Penulis

KOMPAS.com - Pelatih Man City, Pep Guardiola, tampak marah saat Erling Haaland memutuskan memberikan kesempatan melakukan tendangan penalti kepada Ilkay Guendogan.

Partai pekan ke-35 Liga Inggris 2022-2023 antara Man City vs Leeds di Stadion Etihad, Sabtu (6/5/2023) menangkap momen kemarahan Pep Guardiola.

Peracik taktik Manchester City, Pep Guardiola, kesal instruksinya diabaikan oleh sang bomber, Erling Haaland.

Kemarahan Guardiola dipicu oleh kejadian pada menit-menit akhir pertandingan melawan Leeds United.

Guardiola tampak berteriak dari pinggir lapangan, menyuruh Erling Haaland untuk mengeksekusi penalti.

Akan tetapi, setelah sempat melirik ke arah Guardiola, Haaland malah memberikan bola kepada Ilkay Guendogan.

Baca juga: Hasil Man City Vs Leeds 2-1: Guendogan Cetak Brace, Citizens Jauhi Arsenal

Haaland tampak ingin memberikan kesempatan kepada Ilkay Guendogan untuk menyempurnakan hari dengan torehan hattrick.

Sebelum hadiah penalti diberikan, Ilkay Guendogan sudah mengemas dua gol pada menit ke-19 dan 27 yang mengantar Man City unggul 2-0.

Akan tetapi, pada akhirnya tak ada catatan hattrick dari Ilkay Guendogan. Sepakan penalti Guendogan pada menit ke-84 menghantam tiang gawang Leeds yang dikawal Joel Robles.

Man City pun menutup laga kontra Leeds dengan kemenangan 2-1.

“Jika Gundo (Guendogan) mencetak gol, semua orang seperti ‘Oke, hattrick, selamat,” kata Guardiola dikutip dari ESPN.

Guardiola meyakini ada hierarki yang mesti dihormati dalam situasi tendangan penalti. Ia berharap dua eksekutor penalti terdepan Man City, yakni Haaland dan Riyad Mahrez, maju mengambil tugas.

“Namun, algojo tetaplah algojo. Dalam kedudukan 2-0, ini adalah sebuah persoalan, bukan situasi yang bisa kami lupakan,” tutur Guardiola menambahkan.

Baca juga: Klasemen Liga Inggris: Man City di Puncak Jauhi Arsenal, Liverpool Ancam Man United

Guendogan pun sadar betul akan kemarah yang tumpah dari sang pelatih.

“Pertama dia menunjukkan kepada Erling bahwa dia cukup marah tentang hal itu. Lalu, dia juga marah kepada saya. Pada akhirnya, begitulah adanya, ” kata Guendogan dikutip ESPN dari BBC.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com