Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sponsor Arema FC Terkait Kasus Penipuan Wahyu Kenzo

Kompas.com - 09/03/2023, 05:00 WIB
Suci Rahayu,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Crazy Rich Surabaya, Wahyu Kenzo, sedang terjerat kasus penipuan Robot Trading Auto Trade Gold (ATG).

Ia yang bertindak sebagai founder ATG ditangkap Polres Malang Kota berdasarkan laporan investor yang merasa ditipu dengan total kerugian mencapai Rp 15 miliar.

Penangkapan pria bernama lengkap Dinar Wahyu Saptian Dyfrig dikaitkan dengan sepak bola.

Ada beberapa badan usaha pengusaha asli Surabaya tersebut yang menjadi sponsor dua klub Liga 1, Persebaya Surabaya dan Arema FC.

Baca juga: Sponsor Persebaya dan Arema FC, Crazy Rich Wahyu Kenzo Terjerat Kasus Penipuan

Singo Edan, julukan Arema FC, mempunyai kerja sama sponsorship dengan satu dari cabang bisnis lain Wahyu Kenzo yakni brand The Legion.

Merek ini bergerak di bidang minuman kecantikan dan nutrisi. Kerja sama tersebut berdurasi tiga tahun. 

Saat ini, kerja sama tersebut memasuki tahun kedua. Jadi, The Legion masih menjadi sponsor hingga 2024.

General Manajer ad Interim Arema FC Yusrinal Fitriandi menerangkan bahwa Arema FC tidak pernah kerja sama secara personal dengan Wahyu Kenzo.

Semua hubungan kerja sama dilakukan secara profesional melalui badan usaha yang legal dan berstruktural.

“Ya intinya Arema itu tidak pernah bekerja sama dengan personal, kami pasti company to company. Untuk terkait beliau ini kan secara instansi Arema tidak tahu kegiatan di luar dari kerja sama itu, beliau punya usaha apa saja,” ujar pria yang biasa disapa Inal itu kepada Kompas.com.

Baca juga: Revolusi Akademi Arema FC, Crazy Rich Malang Resmikan Dirtek

“Kami kerja samanya dengan The Legion, itu nutrisi susu dan so far tidak ada masalah,” tambahnya.

Selain itu, kerja sama yang dibuat tidak semata mengacu pada satu personal tetapi sebuah perusahaan yang terdapat banyak entitas di dalamnya.

Adapun kasus yang menjerat Wahyu Kenzo saat ini dianggap sebagai masalah personal. Selain itu produk yang bekerja sama dengan Arema FC juga tidak memiliki sangkut paut dengan ATG

“Intinya dengan Arema tidak ada masalah karena berbeda perusahaan, berbeda bidang usahanya. Jadi saya pikir itu personalnya beliau saja, secara instansi kami tidak tahu itu,” ujarnya.

Lebih lanjut Fitriandi Yusrinal menegaskan bahwa Arema FC tidak ingin mengomentari atau masuk lebih jauh terkait kasus tersebut.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com