Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alasan PSSI Tak Bahas Kelanjutan Liga 2 2022-2023

Kompas.com - 05/03/2023, 08:00 WIB
Farahdilla Puspa,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) memutuskan untuk tidak melanjutkan kompetisi Liga 2 2022-2023. 

PSSI menggelar Sarasehan Sepak Bola di Surabaya pada Sabtu (4/3/2023) yang dihadiri oleh jajaran pengurus federasi dan diikuti perwakilan seluruh klub Liga 1 dan Liga 2.

Nasib kelanjutkan Liga 2 2022-2023 tidak masuk dalam agenda pembahasan, sehingga mengindikasikan bahwa PSSI tidak mengubah keputusan penghentian kompetisi tersebut. 

Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha Destria, mengungkapkan alasan Liga 2 2022-2023 tak dilanjutkan. 

Baca juga: Musim Depan, Liga 1 dan Liga 2 Akan Berubah Nama

Ratu Tisha mengatakan bahwa Liga 2 2022-2023 tak bisa dilanjutkan mengingat padatnya kalender sepak bola Indonesia tahun ini. 

Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 2022 pada 20 Mei sampai 11 Juni 2023. Selain itu, Liga 1 dan Liga 2 musim depan akan dimulai dalam waktu berdekatan. 

Liga 1 musim 2023-2024 dijadwalkan berlangsung pada 14 Juli 2023 dan akan berakhir pada April 2024.

Adapun Liga 2 akan dimulai pada bulan November 2023 dan berakhir pada Juni 2024.

Baca juga: Duet Erick Thohir dan Ratu Tisha, Obat Rindu Klub Liga 2 yang Mendamba Perubahan

"Sarasehan ini teman-teman tadi sepakat membahas kompetisi musim depan. Kita bisa lihat dalam 78 hari lagi ada Piala Dunia U20," kata Ratu Tisha. 

"Setelah itu sudah bulan Juni, sedangkan bulan Juli kita sudah mau mulai Liga 1. Secara transfer window pun sudah tidak mungkin posisinya itu," ujar dia. 

"Namun, hal itu sudah tidak dibahas dalam sarasehan dan teman-teman (Liga 2) sudah paham semua. Sebab, kita sekarang sudah menyongsong musim baru 2023-3024 dan harus sudah bersiap untuk itu," kata Ratu Tisha menambahkan. 

Sementara itu, dalam Sarasehan Sepak Bola, PSSI juga mengumumkan akan mengubah nama kompetisi Liga 1 dan Liga 2.

Liga 1 akan berubah menjadi Liga Indonesia, sedangkan Liga 2 diubah menjadi Liga Nusantara. 

Peresmian nama baru Liga 1 dan Liga 2 akan diumumkan bersamaan dengan regulasi dan format kompetisinya. 

"Kedua-duanya akan memperebutkan Piala Presiden dan perubahan itu akan segera kami deklarasikan dengan detail dan format apa yang akan dibuat," ucap dia 

"Seperti apa isinya Liga Indonesia dan Liga Nusantara dengan pendetailan tersebut, itu yang akan kami gaungkan," ujar Ratu Tisha. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

HT Indonesia Vs Australia 1-0: Ernando Tepis Penalti, Komang Bawa Garuda Muda Terbang

HT Indonesia Vs Australia 1-0: Ernando Tepis Penalti, Komang Bawa Garuda Muda Terbang

Timnas Indonesia
Timnas U23 Indonesia vs Australia, Tandukan Komang Teguh Bawa Garuda Unggul 1-0!

Timnas U23 Indonesia vs Australia, Tandukan Komang Teguh Bawa Garuda Unggul 1-0!

Timnas Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Ernando Ari Gagalkan Penalti Lawan!

Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Ernando Ari Gagalkan Penalti Lawan!

Timnas Indonesia
Susunan Pemain Indonesia Vs Australia, Nathan, Kelly, dan Fajar Starter

Susunan Pemain Indonesia Vs Australia, Nathan, Kelly, dan Fajar Starter

Timnas Indonesia
Isi Curhat Shin Tae-yong Ke Media Korea Soal Wasit Kontroversial di Piala Asia U23

Isi Curhat Shin Tae-yong Ke Media Korea Soal Wasit Kontroversial di Piala Asia U23

Timnas Indonesia
Kandidat Pengganti Rezaldi Hehanussa di Persib

Kandidat Pengganti Rezaldi Hehanussa di Persib

Liga Indonesia
Thierry Henry Lempar Pujian ke Seni Bertahan Real Madrid di Stadion Etihad

Thierry Henry Lempar Pujian ke Seni Bertahan Real Madrid di Stadion Etihad

Liga Champions
Siaran Langsung dan Link Live Streaming Indonesia Vs Australia Pukul 20.00 WIB

Siaran Langsung dan Link Live Streaming Indonesia Vs Australia Pukul 20.00 WIB

Timnas Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Larangan STY demi Poin Perdana

Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Larangan STY demi Poin Perdana

Timnas Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Ancaman Olyroos ke Gawang Garuda

Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Ancaman Olyroos ke Gawang Garuda

Timnas Indonesia
Teco Harap Tak Ada Match Fixing di Laga Krusial Liga 1 2024

Teco Harap Tak Ada Match Fixing di Laga Krusial Liga 1 2024

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Dukungan 3.000 Suporter untuk Garuda Muda

Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Dukungan 3.000 Suporter untuk Garuda Muda

Timnas Indonesia
Alarm Bahaya untuk Borneo FC

Alarm Bahaya untuk Borneo FC

Liga Indonesia
Kento Momota Pensiun dari Timnas Jepang Usai Piala Thomas 2024

Kento Momota Pensiun dari Timnas Jepang Usai Piala Thomas 2024

Badminton
Rentetan Masalah Persebaya Usai Kalah Telak di Kandang Sendiri

Rentetan Masalah Persebaya Usai Kalah Telak di Kandang Sendiri

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com