Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pelatih Madura United Kritik Wasit Liga 1 Lisensi FIFA, Merasa Diancam

Kompas.com - 27/02/2023, 14:30 WIB
Suci Rahayu,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

PAMEKASAN, KOMPAS.com – Pelatih Madura United, Fabio Lefundes, tidak hanya kurang puas dengan hasil imbang 0-0 melawan Persija Jakarta. Ia juga tak puas dengan kepemimpinan wasit.

Keluhan Fabio Lefundes muncul usai laga pekan ke-27 Liga 1 2022-2023 antara Madura United vs Persija di Stadion Gelora Ratu Pemelingan, Pamekasan, Minggu (26/2/2023) sore.

Ia menyorot kepemimpinan wasit Fariq Hitaba yang dianggapnya membuat beberapa keputusan kurang tepat.

Salah satu yang disorot Fabio Lefundes adalah insiden terjatuhnya pemain Madura United, Malik Risaldi di kotak penalti Persija, usai dilanggar Birrul Walidain.

Baca juga: Erick Thohir: Wasit Juga Manusia Biasa, Perlu Dilindungi

Wasit menganggap insiden tersebut bukan sebuah pelanggaran. Keputusan Fariq Hitaba sempat menimbulkan protes dari pemain Madura United.

Fabio Lefundes lantas mengkritik cara wasit dalam mengambil keputusan. Ia menilai Fariq Hitaba kurang tegas.

Sang wasit disebut Lefundes lebih banyak berdiskusi dulu dengan hakim garis dan tidak segera mengambil keputusan, sehingga pertandingan menjadi sering terhambat.

“Kenapa dia harus tunggu wasit garis? Itu mengganggu dan dia tidak bisa ambil keputusan,” tutur pelatih asal Brasil itu mengeluh.

“Jadi, dia dari FIFA seharusnya dia mengerti dan paham sesuai standar memimpin pertandingan. Kalau menurut saya tidak sesuai kinerja mereka, saya pasti bicara dan kritik,” ujar Lefundes lagi.

Karena lantang bersuara dan dianggap protes berlebihan, termasuk saat laga masih berlangsung, Fabio Lefundes pun diganjar hukuman kartu kuning.

Ia sempat melakukan protes karena pemain Persija langsung memulai serangan saat pemain Madura United dinilainya belum kembali fokus ke pertandingan usai terjadinya sebuah insiden.

“Datang wasit hari ini, dia mengganggu permainan dalam lapangan. Saya komplain karena Persija bisa serang kami saat pemain belum kembali fokus karena adanya insiden. Dan saya dapat kartu kuning,” ucap Fabio Lefundes.

Baca juga: Putu Gede Minta Wasit Introspeksi

Fabio Lefundes semakin jengkel dengan cara wasit memberikan teguran. Ia menilai wasit memberi teguran dengan mengancam.

Pelatih Madura United Fabio Lefundes memberi instruksi pemain saat pertandingan pekan ke-27 Liga 1 2022-2023 melawan Persija Jakarta yang berakhir dengan skor 0-0 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan, Minggu (26/2/2023) sore.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Pelatih Madura United Fabio Lefundes memberi instruksi pemain saat pertandingan pekan ke-27 Liga 1 2022-2023 melawan Persija Jakarta yang berakhir dengan skor 0-0 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan, Minggu (26/2/2023) sore.

Cara wasit menegur dirasa Lefundes kurang bijak mengingat ada emblem FIFA yang tertera di baju sang pengadil.

“Dia dari FIFA harusnya bagus, tapi dia malah mengerti cara mengancam orang dan bilang dia akan beri kartu merah kepada saya,” tutur pelatih berusia 50 tahun.

Pada laga Madura United vs Persija, tidak hanya Fabio Lefundes yang diganjar hukuman kartu kuning.

Pelatih Persija, Thomas Doll, dan asistennya, Pasquale Domenico Rocco, juga diberi kartu peringatan karena dianggap protes berlebihan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com