KOMPAS.com - Pemilik Sasana Rajawali Sakti Jakarta, Herman Wijaya, terus berupaya membangun olahraga DKI Jakarta.
Selain fokus membangun prestasi olahraga wushu, Sasana Rajawali Sakti Jakarta juga mengembangkan cabang olahraga anggar.
"Wushu itu boleh dibilang ibunya olahraga beladiri. Di wushu juga ada permainan pedang dan golok. Jadi, atlet wushu bisa juga menguasai olahraga anggar jika dibina menjadi atlet anggar yang termasuk cabang olahraga beladiri," kata Herman Wijaya dalam rilis kepada KOMPAS.com (21/2/2023).
Baca juga: Cerita WNI jadi Atlet Anggar dan Kuliah di Jerman
"Atlet sasana Rajawali Sakti enjoy berlatih anggar setelah latihan wushu. Dan, mereka bisa lebih cepat menyesuaikan diri. Nantinya, mereka akan kita turunkan dalam pertandingan. Dan, saya yakin mereka bisa meraih prestasi di cabang anggar merupakan cabang olahraga Olimpiade," jelas Herman Wijaya.
Selain menerima atlet muda untuk berlatih wushu, kata Herman Wijaya yang sukses membawa Tim Wushu DKI Jakarta menjadi juara umum di Kejurnas Wushu 2022, Sasana Rajawali Sakti juga menerima anak-anak berusia 10 tahun untuk berlatih olahraga anggar.
"Kita akan mencoba memanfaatkan fasilitas yang dimiliki Rajawali Sakti untuk mengembangkan olahraga anggar. Mudah-mudahan dari Rajawali Sakti bisa lahir atlet anggar berkualitas yang mampu membawa harum nama DKI Jakarta dan juga Indonesia di kancah internasional," tuturnya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.