Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Messi Sebut Pique Pengkhianat yang Membuatnya Harus Tinggalkan Barcelona

Kompas.com - 05/02/2023, 08:41 WIB
Aloysius Gonsaga AE

Penulis

Sumber Marca

KOMPAS.com - Kisah Lionel Messi meninggalkan Barcelona pada Agustus 2021 melibatkan nama Gerard Pique. Pemain belakang ini disebut-sebut memiliki peranan besar mengusir Lionel Messi dari Camp Nou.

Tak heran, Messi menyebut Pique sebagai Yudas yang secara tersirat berarti pengkhianat. Demikian menurut laporan jurnalis Spanyol "Pipi" Estrada dari program Salvame, dikutip dari Marca.

Messi meninggalkan Barcelona pada musim panas 2021. Sosok berjulukan La Pulga ini mengakhiri kisah 21 tahun kebersamaannya dengan Barca.

Memang, Messi merupakan produk akademi Barca, La Masia. Dia datang ke Camp Nou setelah digaet dari tim junior klub elite Argentina, Newell's Old Boys pada Juli 2000.

Baca juga: Kata-kata Terakhir Gerard Pique di Camp Nou: Ini Bukan Selamat Tinggal!

Messi memperlihatkan bakat dan kemampuannya yang luar biasa. Tak heran, pemain internasional Argentina ini sudah promosi ke tim utama Barca pada 2005 dan terus menjadi andalan hingga akhirnya hengkang ke Paris Saint-Germain pada Agustus 2021.

Hari ketika Messi mengucapkan selamat tinggal pada Barcelona merupakan momen memilukan, bukan cuma bagi para pendukung dan klub. Dunia sepak bola pun ikut bersedih.

Barca tak punya pilihan kala itu. Kondisi keuangan memaksa raksasa Liga Spanyol tersebut mengambil langkah tersebut demi mematuhi Financial Fair Play yang ditetapkan FIFA.

Padahal, Messi baru saja membawa Argentina juara Copa America. La Pulga pun menegaskan keinginannya tetap di Camp Nou, apalagi dengan kembalinya Joan Laporta sebagai presiden.

Nyatanya, Messi harus angkat kaki. Dia memilih Parc des Princes sebagai pelabuhan baru dan digaet secara gratis lantaran dirinya tak lagi terikat kontrak dengan Barca.

Meski sempat mengalami musim perdana yang sulit bersama PSG, Messi secara perlahan kembali menunjukkan sinarnya. Gelar juara Piala Dunia 2022 di Qatar bersama timnas Argentina pada Desember lalu menjadi bukti terbaru.

Nah, pada Jumat kemarin terungkap apa yang terjadi di dalam tubuh tim sehingga dewan klub tak bisa mempertahankan Messi. Nama Gerard Pique disebut-sebut memiliki pengaruh besar yang membuat Messi tersingkir.

'Pipi' Estrada dari program Salvame menyebut, pengkhianatan Pique menyebabkan semua itu terjadi. Pique ditengarai bersekongkol dengan petinggi Barca demi melepaskan mantan rekannya yang sama-sama jebolan La Masia.

Baca juga: Ada Campur Tangan Xavi Saat Pique Putuskan Pensiun

"Tanpa Leo, masalah Financial Fair Play selesai," demikian argumen mantan bek timnas Spanyol tersebut, yang membuat Messi kesal.

Tak ayal, Messi mengungkapkannya dalam sebuah kata yang memiliki makna pengkhianat. Messi menulis nama Yudas, yang dalam kitab suci umat Kristen merupakan murid yang menjual gurunya, Yesus.

"Pada satu kesempatan, ketika Messi harus meninggalkan Barcelona karena masalah keuangan, cerita itu dipengaruhi Gerad Pique. Messi pergi ke ruang ganti untuk mengemas barang-barangnya dari loker dan ada papan tulis di sana."

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com