Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alasan Madura United Sering Gonta-ganti Kiper di Liga 1 2022-2023

Kompas.com - 03/02/2023, 17:00 WIB
Suci Rahayu,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

TANGERANG, KOMPAS.com – Pelatih Madura United, Fabio Lefundes, angkat bicara perihal kebijakan rotasi di sektor kiper yang dilakukannya dalam beberapa laga terakhir Liga 1 2022-2023.

Seperti diketahui, Madura United sering melakukan pergantian di sektor penjaga gawang. Miswar Saputra dan Rendy Oscario bergantian mentas.

Fabio Lefundes memang kurang puas dengan penampilan lini pertahanan tim. Karena, dalam empat laga terakhir, gawang Madura United selalu kebobolan.

Dalam periode tersebut, gawang tim berjuluk Laskar Sape Kerrab kebobolan enam gol. Rotasi kiper yang dilakukan Fabio Lefundes pun menjadi salah satu usaha untuk meningkatkan performa lini pertahanan tim.

“Dari empat pertandingan terakhir kami kebobolan. Bukan cuma barisan belakang dan kiper yang salah, tetapi semua yang ada di lapangan,” ucap, Fabio Lefundes, sang pelatih asal Brasil.

Baca juga: Dibekuk Persebaya, Pelatih Madura United Fabio Lefundes Siap Pergi

“Ada yang tanya soal rotasi kiper, kami punya tiga kiper bagus dan ada dua yang tinggal di sana. Miswar (Saputra) atau Rendy (Oscario) mereka bermain dan bekerja dengan bagus. Mereka melakukan banyak penyelamatan untuk bantu tim meraih kemenangan,” ujarnya lagi.

Ia mengungkapkan alasan sering melakukan rotasi di sektor penjaga gawang. Sang pelatih murni melihat performa kipernya.

Siapa yang paling siap selama latihan, itu yang akan menjadi pilihan untuk mengawal gawang Madura United.

“Kami akan kasih kesempatan kepada kiper yang selama latihan tampil lebih baik dan itu kesempatan urnuk membantu tim kita,” ujar Fabio Lefundes.

Baca juga: Klasemen Liga 1: Dewa United di Posisi 14 Usai Egy Cetak Gol Debut

“Momen itu bisa untuk Miswar dan di pertandingan berikutnya bisa jadi Rendy. Jadi, bukan karena dia kebobolan, tetapi karena kriteria lain untuk pilih siapa yang main,” katanya menambahkan.

Ia juga mencoba membantah stigma dalam sepak bola Indonesia, di mana kiper yang sering dirotasi dianggap tampil buruk.

Pelatih Madura United Fabio Lefundes bedrid di pingir lapangan menyaksikan pemain saat pertandingan pekan ke-21 Liga 1 2022-2023 melawan Persebaya Surabaya yang berakhir dengan skor 0-2 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan, Minggu (29/1/2023) sore.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Pelatih Madura United Fabio Lefundes bedrid di pingir lapangan menyaksikan pemain saat pertandingan pekan ke-21 Liga 1 2022-2023 melawan Persebaya Surabaya yang berakhir dengan skor 0-2 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan, Minggu (29/1/2023) sore.

Menurut Fabio Lefundes, wajar apabila kipernya melakukan beberapa kesalahan. Namun, itu bukan dasar untuk tidak memberi kesempatan bermain pada pertandingan-pertandingan berikut.

“Di Indonesia sudah seperti ini, kalau kamu berbuat salah harus cari siapa yang melakukan kesalahan dan kadang-kadang salah, bukan kamu yang salah tetapi kamu betul juga,” tutur mantan asisten pelatih klub asal Korea Selatan, Jeonbuk Motors itu.

“Kita harus selesaikan kesalahan itu,” ujarnya mengakhiri.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

6 Tahun Kolaborasi EVOS dan Pop Mie, Tingkatkan Talenta Esport Indonesia

6 Tahun Kolaborasi EVOS dan Pop Mie, Tingkatkan Talenta Esport Indonesia

Sports
Persebaya Vs Bali United, Teco Minta Bali Kerja Keras

Persebaya Vs Bali United, Teco Minta Bali Kerja Keras

Liga Indonesia
Arsenal Vs Chelsea, Arteta Salut dengan Pochettino

Arsenal Vs Chelsea, Arteta Salut dengan Pochettino

Liga Inggris
Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Liga Indonesia
Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Liga Italia
Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Liga Indonesia
Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Liga Inggris
Respons Pemain Persib Usai Ikuti 'Kelas' VAR Liga 1

Respons Pemain Persib Usai Ikuti "Kelas" VAR Liga 1

Liga Indonesia
Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Liga Indonesia
Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Liga Italia
Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Timnas Indonesia
Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Timnas Indonesia
Inter Juara Serie A, 'Demonismo', dan Karya Master Transfer Marotta

Inter Juara Serie A, "Demonismo", dan Karya Master Transfer Marotta

Liga Italia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com