Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ban Kapten Mbappe Picu Masalah, PSG Akui Salah Komunikasi

Kompas.com - 27/01/2023, 23:31 WIB
Sem Bagaskara

Penulis

KOMPAS.com - Pelatih PSG, Christophe Galtier, menyebut telah ada salah komunikasi soal status Kylian Mbappe sebagai wakil kapten tim.

Galtier melakukan klarifikasi terkait hierarki kapten timnya dalam konferensi pers jelang laga pekan ke-20 Liga Perancis 2022-2023 kontra Reims, Jumat (27/1/2023).

Sang pelatih merasa perlu meluruskan perihal ini karena berpotensi membuat panas ruang ganti.

Mbappe sebelumnya diberikan kesempatan mengenakan ban kapten kala PSG menggilas Pays de Cassel 7-0 pada babak 32 besar Piala Perancis 2022-2023 di Stadion Bollaert-Delelis, Lens, Selasa (24/1/2023) dini hari WIB. 

Baca juga: Saat Kylian Mbappe Ketahuan Tonton Real Madrid via HP...

Jabatan kapten diemban Mbappe karena PSG tampil minus Marquinhos yang mengalami cedera. Pada situasi normal, Marquinhos adalah kapten utama PSG.

"Hal tersebut telah ditentukan sejak awal musim," kata Galtier soal alasan Mbappe mengenakan ban kapten dalam duel kontra Pays de Cassel.

Pernyataan Galtier tersebut memicu reaksi negatif dari Presnel Kimpembe, yang merasa dirinya adalah wakil kapten riil PSG. 

Sebagai informasi, Kimpembe juga tak bisa bermain dalam partai melawan Pays de Cassel lantaran masalah tendon achilles.

Meski begitu, tetap saja Kimpembe merasa dilangkahi dengan keluarnya pernyataan Galtier tadi.

"Saya tidak diberi tahu tentang keputusan ini. Itu sepenuhnya keliru. Walau begitu, saya selalu menghormati keputusan klub," tulis Kimpembe melalui media sosial.

Baca juga: Kabar PSG: Alasan Messi Tolak Perpanjang Kontrak, Mbappe Jadi Wakil Kapten

Galtier pun mengaku bersalah dan menyebut semua ini hanyalah kesalahan komunikasi. 

"Saya menjelaskannya dengan buruk, saya tidak menduga pertanyaan itu," kata Galtier dalam konferensi pers jelang laga versus Reims, Jumat (27/1/2022)

Ternyata, Mbappe secara mutlak bukanlah wakil kapten PSG. Secara hierarki, ia ada di belakang Kimpembe dan Marco Verratti.

"Kylian adalah bagian dari jajaran wakil kapten tim ini. Ada empat wakil kapten, Kim (Kimpembe), Marco (Verratti), Kylian, dan Sergio (Ramos)," kata Galtier seperti dilansir dari Le Figaro.

"Setiap kali Kim ada di lapangan tanpa Marqui (Marquinhos), dia memakai ban kapten. Ada sebuah kriteria penting di mata saya, yakni senioritas, meski itu bukan satu-satunya," kata Galtier menjelaskan.

Secara senioritas, Mbappe yang bergabung dengan PSG pada 2017 memang kalah dari Presnel Kimpembe, figur jebolan akademi klub yang melakukan debut profesional pada 2014. 

Marco Verratti juga lebih lama membela PSG. Pemain Italia itu merapat ke Ibu Kota Perancis dari Pescara pada 2012.

"Ketika Marqui tak ada di sana karena alasan tertentu, akan ada kapten lain. Di Lens, itu adalah Kylian, sebab dia adalah bagian dari jajaran wakil kapten, bukan karena dia adalah wakil kapten tim ini. Ini adalah sebuah kesalahan komunikasi," tutur Galtier.

Galtier mengaku juga sudah meluruskan permasalahan ini dengan Kimpembe.

"Saya melihat tweet dari Kim. Saya lebih suka berbicara tatap muka, sebab saya benar-benar berhubungan dengan manusia."

"Kim menjelaskan dengan cara seperti ini, generasi masa kini juga melakukannya."

"Saya melakukan perbincangan, bukan penegasan, dengan Kim, untuk menyampaikan kepadanya apa yang saya jelaskan kepada kalian. Dia adalah satu dari wakil kapten yang penting dari tim kami, tak perlu diragukan," ucap Galtier memberikan klarifikasi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pelatih Australia Puji Pemain Garuda Muda yang Tampil di Piala Asia Senior

Pelatih Australia Puji Pemain Garuda Muda yang Tampil di Piala Asia Senior

Timnas Indonesia
Hasil Persija Vs Persis 1-0, Macan Kemayoran Mengaum di GBK

Hasil Persija Vs Persis 1-0, Macan Kemayoran Mengaum di GBK

Liga Indonesia
Justin Hubner Datang ke Qatar, Bala Bantuan untuk Timnas U23 Indonesia

Justin Hubner Datang ke Qatar, Bala Bantuan untuk Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Timnas U23 Australia: Ambisi ke Olimpiade, Ganjalan Seperti Garuda Muda

Timnas U23 Australia: Ambisi ke Olimpiade, Ganjalan Seperti Garuda Muda

Internasional
PSSI Pastikan Justin Hubner Akan Bergabung dengan Timnas U23 Indonesia

PSSI Pastikan Justin Hubner Akan Bergabung dengan Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Visi Misi dan Profil Kandidat Pemimpin PWI Jaya 2024-2029 Kesit Budi Handoyo dan Theo Muhamad Yusuf

Visi Misi dan Profil Kandidat Pemimpin PWI Jaya 2024-2029 Kesit Budi Handoyo dan Theo Muhamad Yusuf

Liga Indonesia
Bayern Vs Arsenal, Ambisi Arteta Ciptakan Sejarah di Allianz Arena

Bayern Vs Arsenal, Ambisi Arteta Ciptakan Sejarah di Allianz Arena

Liga Champions
Persib Bandung Vs Persebaya, Laga Dihadiri Penonton, Syarat Dapat Tiket

Persib Bandung Vs Persebaya, Laga Dihadiri Penonton, Syarat Dapat Tiket

Liga Indonesia
Man City Vs Real Madrid, Kata Ancelotti soal Potensi Bahaya Haaland

Man City Vs Real Madrid, Kata Ancelotti soal Potensi Bahaya Haaland

Liga Champions
Hasil Borneo FC Vs Madura United, Pesut Etam Takluk 0-4 di Kandang

Hasil Borneo FC Vs Madura United, Pesut Etam Takluk 0-4 di Kandang

Liga Indonesia
Sikap Persik Usai Kalah Telak 0-7 dan Dituduh Match Fixing

Sikap Persik Usai Kalah Telak 0-7 dan Dituduh Match Fixing

Liga Indonesia
Penjelasan PBSI soal Skuad Indonesia untuk Thomas dan Uber 2024

Penjelasan PBSI soal Skuad Indonesia untuk Thomas dan Uber 2024

Badminton
Luapan Kebanggaan Mbappe Usai Singkirkan Barcelona dari Liga Champions

Luapan Kebanggaan Mbappe Usai Singkirkan Barcelona dari Liga Champions

Liga Champions
Kalah Mengejutkan, Bali United Evaluasi

Kalah Mengejutkan, Bali United Evaluasi

Liga Indonesia
Borneo FC Vs Madura United, Duel Papan Atas dan Energi Positif Usai Libur

Borneo FC Vs Madura United, Duel Papan Atas dan Energi Positif Usai Libur

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com