Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penjelasan Hilangnya Koreografi pada Indonesia Vs Vietnam, dari Paspampres-Suporter

Kompas.com - 07/01/2023, 05:27 WIB
Ahmad Zilky,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pihak suporter La Grande Indonesia (LGI) dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) buka suara soal pencopotan koreografi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Sebelumnya, sempat beredar kabar yang menyebutkan bahwa kelompok suporter, La Grande Indonesia, tidak boleh melakukan koreografi saat skuad timnas Indonesia bertanding melawan Vietnam.

Adapun pertandingan timnas Indonesia vs Vietnam dalam leg pertama semifinal Piala AFF 2022 bergulir di Stadion GBK pada Jumat (6/1/2023).

Menurut Presiden La Grande Indonesia, Unggul Indra, pihaknya sejatinya sudah bersurat dengan Security Officer PSSI soal konsep koreo.

Baca juga: Indonesia Vs Vietnam: Pantang Menyerah, Masih Ada Leg Kedua, Garuda!

“Kronologinya jadi kami sudah bersurat ke Security Officer PSSI terkait konsep koreo, peralatan yang dibawa masuk segala macam perlengkapan yang kami mau bawa di laga semifinal pertama Indonesia sama Vietnam,” kata Unggul Indra dalam keterangan yang diterima Kompas.com.

Namun, Unggul Indra mengungkapkan bahwa bahan koreo yang sudah dipersiapkan sudah tidak ada.

“Kemudian dapat kabar paginya ternyata bahan-bahan koreo kami dirapikan sama petugas dari Paspampres,” ucap dia.

“Langsung dari teman-teman La Grande Indonesia kaget dong, konsep yang udah kami buat, rencanakan, kok tiba-tiba dirapikan tanpa ada konfirmasi sebelumnya,” tuturnya.

Walaupun demikian, Unggul Indra mengakui bahwa sudah melakukan klarifikasi dengan Paspampres. Menurutnya, ada miskomunikasi.

Baca juga: Indonesia Vs Vietnam: Pantang Menyerah, Masih Ada Leg Kedua, Garuda!

“Tadi sudah bertemu dengan bapak-bapak dari Paspampres, dari Direktur intel Polda Metro Jaya, klarifikasi bahwa ternyata ada miskomunikasi,” ucapnya.

“Kami dari LGI sebelumnya sudah bersurat ke PSSI, ternyata dari bawah tidak ada info ke Sekjen PSSI, tidak ada info ke petinggi-petinggi PSSI sehingga saat Paspampres konfirmasi, alat-alat koreo kita dirapikan,” katanya.

Penjelasan Paspampres

Di lain sisi, Komandan Paspamres (Danpaspampres), Wahyu Hidayat Sudjatmiko, sudah buka suara mengenai alasan pencopotan koreografi itu.

“Yang jadi permasalahan mereka itu malam-malam masuk stadion pasang spanduk tanpa izin pengelola,” ucap Wahyu Hidayat.

“Pada saat kami sterilisasi tadi pagi baru kami temukan itu sudah terpasang, dibandulin batu dan segala macam, kami khawatir itu jadi bahaya, kami amankan,” tuturnya menjelaskan.

Baca juga: Indonesia Vs Vietnam, Bangga dan Sesal Shin Tae-yong untuk Garuda

Halaman:
Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com