Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Garuda Select Season 5 Menuju Italia, Bawa 2 Talenta Asing Incaran Klub Eropa

Kompas.com - 04/01/2023, 18:40 WIB
Jason Timothy Yudha ,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Program Garuda Select Season 5 akan berangkat ke Italia untuk berlatih tanding melawan beberapa akademi klub Eropa. Dua pemain asing berusia 14 tahun yang menjadi incaran banyak akademi terbaik di Eropa, turut serta.

Garuda Select adalah program pembinaan pesepak bola muda Indonesia hasil kerja sama Mola TV dengan PSSI.

Program tersebut akhirnya kembali berjalan penuh setelah dua tahun tidak mampu diselenggarakan dengan maksimal karena terhambat pandemi Covid-19. 

Saat ini, tim Garuda Select Season 5 yang sudah berada di Inggris, berangkat ke Italia untuk berlatih di markas tim Como 1907.

Nantinya, mereka akan berlatih selama satu bulan sebelum kembali melanjutkan program di Loughborough University, Inggris.

Selama di Italia, tim Garuda Select dijadwalkan untuk berlatih tanding melawan beberapa tim akademi Italia, di antaranya AC Milan (8/1/2023) dan Inter Milan (19/1/2023).

Baca juga: Program Garuda Select Milik Mola Jadi Sorotan Media Inggris

Pada program Garuda Select Season 5 kali ini terdapat dua pemain asing berusia 14 tahun, yang disertakan dengan tujuan sebagai standar perbandingan bagi para bakat Indonesia yang rata-rata berusia 17 tahun.

Dua pemain asing tersebut, yakni Jose Gabriel Mendy (Senegal) dan Younes Ibrahim (Australia). Mereka merupakan bakat muda temuan Direktur Garuda Select, Dennis Wise

Kedua pemain asing itu sengaja dibawa sebagai contoh bagi para talenta Indonesia yang bermimpi untuk bisa bermain di Eropa.

Dennis Wise mengungkapkan bahwa banyaknya pemain Indonesia tidak mengerti kondisi persaingan yang harus dihadapi dalam merealisasikan impian bermain di Eropa.

"Banyak pemain Indonesia bermimpi untuk bisa bermain di liga Eropa, tetapi mereka tidak mengerti persaingan yang harus dihadapi dalam merealisasikan impiannya” ujar Dennis Wise dikutip dari pers rilis dari Mola. 

Baca juga: Top Skor Garuda Select Musim Lalu Kembali untuk Season 4

“Kehadiran Jose dan Younes diharapkan bisa menjadi tolok ukur bagi para pemain Indonesia," katanya menambahkan. 

"Mereka bisa melihat sendiri seberapa jauh harus mengejar kekurangan yang dimiliki, karena kedua pemain berusia 14 tahun ini mampu bermain dengan standar dan kematangan permainan yang lebih tinggi dari pada pemain Indonesia yang sudah dua atau tiga tahun lebih tua dan memiliki pengalaman bermain di tim nasional Indonesia."

Dennis Wise juga mengatakan bahwa dua talenta asing tersebut menjadi incaran banyak akademi terbaik di Eropa.

"Younes dan Jose saat ini menjadi incaran hampir semua akademi terbaik Eropa. Mereka menjadi contoh sempurna atas apa yang harus dikejar para pemain Indonesia jika ingin sukses berkarier di Eropa,” kata Dennis melengkapi. 

Selain Younes dan Jose, ada lima pemain lain dari Italia dan Senegal yang disertakan dalam program Garuda Select untuk membantu pendidikan para pemain Indonesia.

Baca juga: Hadapi Tim Muda Man City, Skuad Garuda Select Termotivasi

Kepala pelatih Garuda Select, Des Walker, juga menjelaskan bahwa sejak program Season 1-3, ia mengakui para pemain Indonesia memang unggul secara teknik dan bakat alam.

Namun, yang menjadi kekurangan adalah talenta Indonesia masih sangat tertinggal dalam hal pemahaman taktik sepak bola. 

“Dilihat sejak program Season 1-3, para pemain Indonesia memang unggul secara teknik dan bakat alam. Namun, rata-rata mereka sangat tertinggal dalam hal pemahaman taktik sepak bola," kata Des Walker.

"Jika ingin bersaing sebagai pemain profesional, mereka perlu memahami berbagai macam pola permainan dan cara menerapkannya,” ujarnya.

Des Walker juga mengungkapkan mengenai peran dari para pemain asing tersebut.

"Kehadiran para talenta asing ini untuk menjembatani penyampaian materi dari pelatih dan bagaimana pemain harus menerapkannya di lapangan," tuturnya.

Baca juga: Dapat Pelatih Bawel, Pemain Garuda Select Ini Justru Bersyukur

"Para talenta asing bisa langsung memberikan contoh dan mengingatkan pemain lain, sehingga membantu pemain Indonesia lebih cepat mengerti materi dari kami," ujar Des Walker.

Ia juga menjelaskan bahwa profesionalisme para pemain Italia yang selalu serius di lapangan menjadi hal penting yang harus dicontoh oleh talenta Indonesia.

Hal lain yang perlu dicontoh talenta belia Garuda Select adalah kesiapan fisik para pemain Afrika yang rata-rata memiliki kekuatan lebih tinggi dari pemain Indonesia.

"Selain itu, ada beberapa hal penting yang perlu dicontoh oleh pemain-pemain Indonesia, yaitu profesionalisme para pemain Italia yang selalu serius di lapangan dan juga kesiapan fisik para pemain Afrika yang rata-rata memiliki power lebih tinggi dari pemain Indonesia," kata Des Walker.

Baca juga: Di Tengah Lockdown Inggris, Rafli Asrul Tertantang Pemain Asing Garuda Select III

"Jika bermimpi untuk bermain di Eropa, inilah standar yang harus mereka imbangi," ujar Des Walker menegaskan.

Perwakilan Mola, Mirwan Suwarso, juga mengungkapkan tujuan dari program Garuda Select.

“Tujuan Program Garuda Select adalah untuk menjadi akselerator pengembangan bakat muda terbaik Indonesia. Jika ada bakat yang menonjol, kami harapkan perkembangannya bisa menjadi lebih pesat lewat program ini," kata Mirwan Suwarso

"Dalam empat musim sebelumnya, ada empat pemain yang mendapat kesempatan bermain di Eropa, dan lebih dari 35 pemain menjadi pemain profesional di liga Indonesia. Komitmen kami adalah akan menggelar program ini selama 10 musim," tuturnya.

Ia berharap setidaknya ada satu pemain Indonesia yang mampu bersinar di Eropa dan membukan jalan bagi pemain lainnya untuk menembus liga Eropa.

Baca juga: Akibat Inggris Lockdown, Tim Garuda Select Batal Jajal Mansfield U18

"Diharapkan akan ada setidaknya satu pemain Indonesia, yang akan mampu bersinar di Eropa dan membukakan jalan bagi pemain lainnya untuk menembus liga Eropa. Jadi, secara tidak langsung menyediakan materi yang semakin baik bagi tim nasional kita. Seperti Maroko, di mana hampir semua pemain mereka berkompetisi di liga-liga Eropa," kata Mirwan.

Dari musim-musim sebelumnya, tercatat ada empat pemain yang berhasil mendapat trial dan kontrak di klub sepak bola Eropa, seperti Bagus Kahfi di FC Utrech (2019-2021) dan Asteras Tripoli (2022-sekarang), David Maulana dan Brylian Aldama di HNK Rijeka (2020-2021), serta Muhammad Rafli Asrul yang menjalani trial selama sebulan di klub asal Yunani, Atromitos FC. 

Program Garuda Select Season 5 membawa 16 pemain Indonesia, termasuk empat pemain dari timnas U16 Indonesia. 

Setelah mengikuti latih tanding di Italia, tim Garuda Select Season 5 dijadwalkan untuk kembali ke Inggris dan setelah itu program akan berlanjut di Jerman.

Sampai saat ini, tim Garuda Select sudah menjalankan dua pertandingan persahabatan yang berakhir dengan dua kemenangan, yaitu melawan Fleetwood Town Academy dan Wallsall FC yang masing-masing berakhir dengan skor 2-1.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Siaran Langsung dan Link Live Streaming Indonesia Vs Yordania Pukul 22.30 WIB

Siaran Langsung dan Link Live Streaming Indonesia Vs Yordania Pukul 22.30 WIB

Timnas Indonesia
Borneo FC Vs Arema FC, Tekad Tutup Regular Series dengan Happy Ending

Borneo FC Vs Arema FC, Tekad Tutup Regular Series dengan Happy Ending

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Yordania, Hindari Antiklimaks, Garuda Muda!

Timnas U23 Indonesia Vs Yordania, Hindari Antiklimaks, Garuda Muda!

Timnas Indonesia
Hasil Inter Miami Vs Nashville, Messi 2 Gol, Selamat dari Gol Bunuh Diri

Hasil Inter Miami Vs Nashville, Messi 2 Gol, Selamat dari Gol Bunuh Diri

Liga Lain
Borneo FC Vs Arema FC, Singo Edan Siap Habis-habisan demi Hindari Degradasi

Borneo FC Vs Arema FC, Singo Edan Siap Habis-habisan demi Hindari Degradasi

Liga Indonesia
Coventry Vs Man United, Ten Hag Fokus Badai Cedera, Bukan Opini Publik

Coventry Vs Man United, Ten Hag Fokus Badai Cedera, Bukan Opini Publik

Liga Inggris
Wolves Vs Arsenal, Kemenangan yang Menyenangkan di Mata Arteta

Wolves Vs Arsenal, Kemenangan yang Menyenangkan di Mata Arteta

Liga Inggris
Harapan Besar di Balik Aksi Megawati Hangestri dan Red Sparks

Harapan Besar di Balik Aksi Megawati Hangestri dan Red Sparks

Sports
Timnas U23 Indonesia Vs Yordania, Garuda Muda Punya Kualitas, Tetap Waspada

Timnas U23 Indonesia Vs Yordania, Garuda Muda Punya Kualitas, Tetap Waspada

Timnas Indonesia
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Yordania di Piala Asia U23

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Yordania di Piala Asia U23

Timnas Indonesia
Keseruan Red Sparks Vs Indonesia All Star, Tukar Pemain-Pelatih dan Peran Hakim Garis

Keseruan Red Sparks Vs Indonesia All Star, Tukar Pemain-Pelatih dan Peran Hakim Garis

Sports
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Teratas, Lewati Man City-Liverpool

Klasemen Liga Inggris: Arsenal Teratas, Lewati Man City-Liverpool

Liga Inggris
Man City Singkirkan Chelsea, Guardiola Kecam Jadwal, Singgung Man United

Man City Singkirkan Chelsea, Guardiola Kecam Jadwal, Singgung Man United

Liga Inggris
Hany Senang Lawan Red Sparks, Kaget Megawati Main di Indonesia All Star

Hany Senang Lawan Red Sparks, Kaget Megawati Main di Indonesia All Star

Sports
Hasil Wolves Vs Arsenal, Gol Pengujung Babak Bawa Gunners ke Puncak

Hasil Wolves Vs Arsenal, Gol Pengujung Babak Bawa Gunners ke Puncak

Liga Inggris
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com