Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ronaldo Hanyalah Masa Lalu bagi Erik ten Hag

Kompas.com - 01/01/2023, 08:20 WIB
Farahdilla Puspa,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pelatih Manchester United, Erik ten Hag, menolak berkomentar tentang kepindahan Cristiano Ronaldo ke klub Arab Saudi, Al Nassr

Erik ten Hag mendapat pertanyaan soal klub baru Cristiano Ronaldo usai kemenangan Manchester United atas Wolves pada Sabtu (31/12/2022) malam WIB. 

Namun, Ten Hag menolak membahas masa lalu termasuk tentang Cristiano Ronaldo. 

"Saya tidak berbicara tentang masa lalu, mari kita membahas tentang masa depan," ucap Erik ten Hag, sebagaimana dilansir dari Mirror. 

Baca juga: Demam Cristiano Ronaldo di Arab Saudi, Fans Buru Jersey Al Nassr CR7

Pelatih asal Belanda itu memilih untuk berbicara soal kemenangan Man United atas Wolves berkat gol semata wayang Marcus Rashford. 

Keberhasilan mengalahkan Wolves membuat Man United menembus posisi empat besar klasemen Liga Inggris untuk pertama kalinya musim ini. 

Meski demikian, Ten Hag mengingatkan bahwa perjuangan Man United masih panjang dan memerlukan kemenangan-kemenangan lain guna menjadi juara. 

"Kami membuat langkah yang bagus hari ini (kemarin). Pertama kali kami berada di empat besar, tetapi itu tidak berarti apa-apa karena jalan masih panjang," ucapnya. 

Baca juga: Gaji Ronaldo di Al Nassr, dari Per Tahun hingga Per Hari Rp 9,6 Miliar

"Kami harus hidup dari pertandingan ke pertandingan, mendapatkan posisi untuk memenangi sesuatu," tutur Erik ten Hag. 

Perihal Cristiano Ronaldo, pemain berujuluk CR7 itu telah resmi bergabung dengan Al Nassr pada Sabtu (31/12/2022) pagi WIB. 

"Saya senang dengan pengalaman baru di liga dan negara yang berbeda, visi yang dimiliki Al Nassr sangat menginspirasi," kata Ronaldo. 

"Saya sangat bersemangat untuk bergabung dengan rekan tim saya, membantu tim untuk meraih lebih banyak kesuksesan," ucapnya. 

Megabintang asal Portugal itu dikabarkan mendapat kontrak berdurasi 2,5 sampai Juni 2025 dengan nilai 200 juta euro atau sekitar Rp 3,3 triliun.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Saat Legenda Timnas Indonesia 'Angkat Topi' untuk Ernando Ari...

Saat Legenda Timnas Indonesia "Angkat Topi" untuk Ernando Ari...

Timnas Indonesia
Klopp Pulang Tanpa Keajaiban, Liverpool Terbentur Hati 'Sang Dewi'

Klopp Pulang Tanpa Keajaiban, Liverpool Terbentur Hati "Sang Dewi"

Liga Lain
Piala Asia U23 2024, Syarat Timnas U23 Indonesia Lolos ke Perempat Final

Piala Asia U23 2024, Syarat Timnas U23 Indonesia Lolos ke Perempat Final

Timnas Indonesia
Rapuhnya Pertahanan Arema FC...

Rapuhnya Pertahanan Arema FC...

Liga Indonesia
Persib Vs Persebaya, Bek Maung Waspada meski Bajul Ijo Tanpa Top Skor

Persib Vs Persebaya, Bek Maung Waspada meski Bajul Ijo Tanpa Top Skor

Liga Indonesia
Pesan STY yang Picu Hasil Bersejarah Timnas Indonesia di Piala Asia U23

Pesan STY yang Picu Hasil Bersejarah Timnas Indonesia di Piala Asia U23

Timnas Indonesia
Xabi Alonso Ucap 'Roma, Roma, Roma', De Rossi Cium Aroma Balas Dendam

Xabi Alonso Ucap "Roma, Roma, Roma", De Rossi Cium Aroma Balas Dendam

Liga Lain
Timnas Indonesia Bekuk Australia, Asa ke Olimpiade 2024 Terjaga

Timnas Indonesia Bekuk Australia, Asa ke Olimpiade 2024 Terjaga

Timnas Indonesia
Milan Dilibas 10 Pemain Roma, Langsung 'Disidang' Ultras di Olimpico

Milan Dilibas 10 Pemain Roma, Langsung "Disidang" Ultras di Olimpico

Liga Lain
Persib Vs Persebaya, Saat Bojan Hodak Rasakan Tekanan Berbeda...

Persib Vs Persebaya, Saat Bojan Hodak Rasakan Tekanan Berbeda...

Liga Indonesia
5 Fakta Menarik Indonesia Bekuk Australia, Mental dan Ernando Pembeda

5 Fakta Menarik Indonesia Bekuk Australia, Mental dan Ernando Pembeda

Timnas Indonesia
Cara Bertahan Timnas U23 Indonesia yang Perpanjang Kebuntuan Australia

Cara Bertahan Timnas U23 Indonesia yang Perpanjang Kebuntuan Australia

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Australia: Komang Teguh Ubah Ketegangan Jadi Kelegaan

Indonesia Vs Australia: Komang Teguh Ubah Ketegangan Jadi Kelegaan

Timnas Indonesia
STY Sorot Aksi Ernando Ari, Indonesia Sukses Bikin Australia Frustrasi

STY Sorot Aksi Ernando Ari, Indonesia Sukses Bikin Australia Frustrasi

Timnas Indonesia
Alasan Emi Martinez Tidak Diusir Setelah Kena Kartu Kuning 2 Kali

Alasan Emi Martinez Tidak Diusir Setelah Kena Kartu Kuning 2 Kali

Liga Lain
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com