Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Piala Dunia 2022: Permintaan Maaf Pulisic Usai Amerika Serikat Disingkirkan Belanda pada Babak 16 Besar

Kompas.com - 04/12/2022, 14:00 WIB
Muhamad Syahrial

Editor

Sumber GOAL

KOMPAS.com - Christian Pulisic mengungkapkan kekecewaannya dan meminta maaf kepada semua pendukung Timnas Amerika Serikat usai timnya itu gagal lolos ke babak perempat final Piala Dunia 2022.

The Yanks, julukan timnas Amerika Serikat, kalah dengan skor 1-3 dari Belanda pada fase 16 besar Piala Dunia 2022.

Mereka tertinggal terlebih dahulu oleh gol Memphis Depay pada menit 10, dan sepakkan terukur yang dilesakkan Daley Blind pada menit 46.

Haji Wright sempat menjaga asa Amerika Serikat melalui golnya pada menit 76, namun Denzel Dumfries memupus mimpi Pulisic Cs dengan mencetak gol pada menit 81.

Baca juga: Belanda Vs Amerika Serikat, Dumfries Gemilang Ikuti Jejak Cruyff

Permintaan maaf Pulisic

Usai dibekap cedera saat Amerika Serikat vs Iran di fase grup Piala Dunia 2022, Pulisic kembali bermain sejak menit pertama kala the Yanks berhadapan dengan pasukan Louis van Gaal, Sabtu (3/12/2022).

Akan tetapi, kehadirannya tak mampu mencegah Amerika Serikat gugur dari turnamen sepak bola pria terbesar di dunia tersebut.

"Kami minta maaf. Kami sangat menginginkannya (melaju ke babak berikutnya)," kata Pulisic, dikutip dari Goal, Minggu (4/12/2022).

"Saya harap kami memberi Anda semacam kegembiraan dan menunjukkan sedikit tentang seperti apa tim ini, dan terima kasih semuanya," lanjutnya.

Baca juga: Hasil Belanda Vs Amerika Serikat 3-1, De Oranje ke Perempat Final Piala Dunia

Dia mengatakan, kekalahan dari Belanda sangat menyakitkan, tapi hal itu tetap tidak mengurangi kebanggaannya atas pencapaian Amerika Serikat di Piala Dunia 2022.

"Sangat menyakitkan. Kami pikir kami bisa maju dan melakukan lebih banyak kali ini tetapi kami telah melakukan banyak hal," ujar Pulisic.

"Itu adalah pengalaman yang luar biasa, yang akan selalu saya ingat. Itu menyakitkan sekarang tetapi berikan beberapa hari dan kita bisa melihat ke belakang dengan bangga," imbuhnya.

Masa depan cerah

Amerika Serikat memiliki rekor buruk dalam babak 16 besar. The Yanks telah gugur sebanyak empat kali dari lima pertandingan mereka di fase gugur pertama Piala Dunia.

Baca juga: Belanda Vs Amerika Serikat, Gol Cantik Haji Wright Dibalas Keganasan Dumfries

Meski begitu, pasukan Gregg Berhalter perlu optimis menatap masa depan. Pasalnya, mereka memiliki sederet talenta muda berbakat, seperti Weston McKennie, Gio Reyna, dan Sergino Dest.

Ditambah lagi, Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Meksiko dan Kanada.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com