Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polandia Vs Argentina: Scaloni Merasa Albiceleste Berada di Jalan yang Benar

Kompas.com - 30/11/2022, 18:20 WIB
Rafiandra Putra Andika,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni, merasa lega melihat penampilan anak asuhnya ketika menaklukkan Meksiko. Ini jadi modal menghadapi Polandia.

Argentina akan menjalani laga terakhir penyisihan Grup C Piala Dunia 2022 melawan Polandia di Stadion 974, Doha, Qatar pada Kamis (1/12/2022) mulai pukul 02:00 WIB.

La Albiceleste, julukan Argentina, menatap laga krusial ini dengan modal yang bagus. Mereka bisa bangkit dari keterpurukan.

Argentina mengawali laga Grup C dengan hasil negatif. Di luar dugaan, Lionel Messi dkk kalah 1-2 dari Arab Saudi.

Namun pada laga kedua, peraih dua gelar juara Piala Dunia ini mampu bangkit. Argentina menang 2-0 atas Meksiko sekaligus menghidupkan peluang lolos ke 16 besar.

Sang kapten, Lionel Messi, menjadi penyelamat Argentina. Ia mencetak gol pembuka dan ditutup gol Enzo Fernandez pada menit-menit akhir pertandingan.

Baca juga: Piala Dunia 2022, Potensi Argentina Jumpa Perancis di 16 Besar

Berkat kemenangan tersebut, Argentina kini menghuni peringkat kedua klasemen Grup C.

Selanjutnya, mereka bertemu sang pemuncak klasemen, Polandia, dalam laga krusial. Pemenang duel dipastikan lolos ke 16 besar Piala Dunia 2022.

Penampilan Argentina saat melawan Meksiko membuat sang pelatih, Lionel Scaloni, merasa lega. Ia menatap pertandingan melawan Polandia dengan optimistis.

"Tentu saja setelah kemenangan atas Meksiko, kami secara emosional merasa lebih baik. Kami berada di jalan yang tepat sekarang," kata Scaloni dikutip dari The Belfast Telegraph.

"Apakah kami telah menemukan kembali identitas kami setelah gol (Messi)? Tergantung bagaimana Anda melihatnya, karena kami masih harus bertahan untuk menjaga skornya, apapun yang terjadi," tambah Scaloni.

Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2022, Hari Penghakiman Messi dkk

Scaloni merasa lega dengan performa timnya karena telah menemukan kembali identitas permainan. Mereka selalu berusaha keras dalam setiap pertandingan.

"Kami punya beberapa kesempatan setelah gol pertama untuk mendapat hasil lebih bagus, kami bisa melakukannya di akhir pertandingan, itulah yang terpenting," tambah Scaloni.

"Itulah identitas kami - kami berusaha untuk setiap permainan dan menjadi lebih kuat. Itu yang saya minta kepada para pemain sebelum pertandingan."

"Sangat melegakan untuk kami, itulah yang kami lihat di lapangan. Betul, babak pertama tidak terlalu baik, tapi kami melihat para pemain berusaha," ucap pelatih berusia 44 tahun itu.

Baca juga: Polandia Vs Argentina: Adu Tajam Lewandowski Versus Messi

Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

368 Siswi Ikut Turnamen Sepak Bola Putri di Jakarta

368 Siswi Ikut Turnamen Sepak Bola Putri di Jakarta

Liga Indonesia
Latihan Timnas Malaysia Dijaga Ketat Polisi Imbas Kasus Penyerangan ke Pemain

Latihan Timnas Malaysia Dijaga Ketat Polisi Imbas Kasus Penyerangan ke Pemain

Internasional
Penyerang Timnas Malaysia yang Disiram Air Keras Disembunyikan di Tempat Rahasia

Penyerang Timnas Malaysia yang Disiram Air Keras Disembunyikan di Tempat Rahasia

Liga Indonesia
Man United Terancam Dilarang Main di Liga Europa Musim Depan

Man United Terancam Dilarang Main di Liga Europa Musim Depan

Liga Inggris
Saat Rashford Berhenti Main Media Sosial demi Kesehatan Mental

Saat Rashford Berhenti Main Media Sosial demi Kesehatan Mental

Liga Inggris
Final Liga Champions Bikin Ancelotti Stres, Don Carlo Perlu Salmon dan Pasta

Final Liga Champions Bikin Ancelotti Stres, Don Carlo Perlu Salmon dan Pasta

Liga Champions
Jadwal Singapore Open 2024: Ahsan/Hendra Vs Fikri/Bagas, Gregoria Siap Beraksi

Jadwal Singapore Open 2024: Ahsan/Hendra Vs Fikri/Bagas, Gregoria Siap Beraksi

Badminton
Tiket Timnas Indonesia Vs Tanzania: Dua Kategori, Harga Rp 250.000

Tiket Timnas Indonesia Vs Tanzania: Dua Kategori, Harga Rp 250.000

Timnas Indonesia
Al Nassr Vs Al Ittihad, Ronaldo Cetak Sejarah, Faris Najd Berjaya

Al Nassr Vs Al Ittihad, Ronaldo Cetak Sejarah, Faris Najd Berjaya

Liga Lain
De Rossi Minta AS Roma Contoh Atalanta

De Rossi Minta AS Roma Contoh Atalanta

Liga Italia
Masa Depan Ten Hag di MU Tak Pasti, Sir Jim Ratcliffe Kepincut De Zerbi

Masa Depan Ten Hag di MU Tak Pasti, Sir Jim Ratcliffe Kepincut De Zerbi

Liga Inggris
Skuad Milan Vs Roma di Australia: Dipimpin Bonera, Giroud Masih Ada

Skuad Milan Vs Roma di Australia: Dipimpin Bonera, Giroud Masih Ada

Liga Italia
Borobudur Marathon 2024 Usung Tema 'Run On, Mark It!', Target 10.000 Pelari

Borobudur Marathon 2024 Usung Tema "Run On, Mark It!", Target 10.000 Pelari

Olahraga
Singapore Open 2024: Ginting Percaya Diri Pertahankan Gelar, Jaga Mental

Singapore Open 2024: Ginting Percaya Diri Pertahankan Gelar, Jaga Mental

Badminton
Tai Tzu Ying Mundur, Gregoria Hadapi Wakil AS di Singapore Open 2024

Tai Tzu Ying Mundur, Gregoria Hadapi Wakil AS di Singapore Open 2024

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com