Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Untar untuk Indonesia
Akademisi

Platform akademisi Universitas Tarumanagara guna menyebarluaskan atau diseminasi hasil riset terkini kepada khalayak luas untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Membangun Jenama Bangsa melalui Ajang Piala Dunia

Kompas.com - 22/11/2022, 10:20 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Oleh: Frangky Selamat*

PERHELATAN Piala Dunia selalu menghadirkan kisah-kisah menarik di balik perjuangan seluruh tim untuk menjadi kesebelasan terbaik di planet bumi.

Drama-drama yang terjadi seputar turnamen yang digelar satu bulan lamanya itu selalu menjadi pusat perhatian.

Diharapkan tidak kurang dari 5 miliar penduduk dunia akan menyaksikan ajang olahraga paling populer sejagat ini. Sejumlah pakar dari berbagai disiplin ilmu pun memberikan kajian seputar Piala Dunia.

Di bidang pemasaran kajian mengenai brand (jenama) dikaitkan dengan Piala Dunia. Pesta bola empat tahunan ini dianggap sebagai sarana yang efektif untuk membangun jenama produk bahkan bangsa (nation branding).

Konsep jenama bangsa pertama kali diperkenalkan oleh Simon Anholt pada 1996. Persaingan antarnegara untuk memperoleh pasar ekspor, modal, tenaga kerja terampil dan pariwisata, mendorong suatu negara memiliki identitas diri melalui jenama (Rojas-Mendez, 2013).

Jenama bangsa berkontribusi untuk menciptakan identitas dan reputasi negara dengan menggunakan orang, simbol, warna, dan slogan untuk menciptakan kepribadian yang berbeda (Barr, 2012).

Identitas adalah apa yang ingin dilihat oleh suatu bangsa, sedangkan reputasi adalah apa yang dibangun oleh publik asing dalam benak mereka tentang bangsa tersebut. Reputasi menyangkut kualitas sehingga dapat diidentifikasi dengan kualitas tertentu.

Pemerintah dan perusahaan multinasional berusaha mengembangkan dan menerapkan strategi jenama bangsa untuk memperoleh keunggulan kompetitif (Sun dan Paswan, 2011).

Pemerintah menggunakan teknik jenama untuk mendiferensiasi bangsanya di panggung dunia agar mencapai daya saing global (Lee, 2011; Merkelsen & Rasmussen, 2016) dan membangun keunggulan kompetitif melawan negara pesaing dengan keyakinan bahwa jenama bangsa dapat berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan (Fetscherin, 2010; Frog dan Sorsa, 2020).

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Lengkap Indonesia Masters 2023: Jojo-Chico ke Semifinal, Fajar/Rian Gugur

Hasil Lengkap Indonesia Masters 2023: Jojo-Chico ke Semifinal, Fajar/Rian Gugur

Badminton
Leo/Daniel Lolos Semifinal Indonesia Masters 2023: Suporter Istora Jadi Penyemangat

Leo/Daniel Lolos Semifinal Indonesia Masters 2023: Suporter Istora Jadi Penyemangat

Sports
Hasil Indonesia Masters 2023: Sensasi Jafar/Aisyah Terhenti di Tangan Wakil China

Hasil Indonesia Masters 2023: Sensasi Jafar/Aisyah Terhenti di Tangan Wakil China

Badminton
Saat Kylian Mbappe Ketahuan Tonton Real Madrid via HP...

Saat Kylian Mbappe Ketahuan Tonton Real Madrid via HP...

Liga Lain
BERITA FOTO: Gregoria Tersingkir di Perempat Final Indonesia Masters 2023

BERITA FOTO: Gregoria Tersingkir di Perempat Final Indonesia Masters 2023

Badminton
Rencana Luis Milla Setelah Persib Datangkan Rezaldi Hehanusa

Rencana Luis Milla Setelah Persib Datangkan Rezaldi Hehanusa

Liga Indonesia
BERITA FOTO: Langkah Apriayani/Fadia Terhenti di Perempat Final Indonesia Masters 2023

BERITA FOTO: Langkah Apriayani/Fadia Terhenti di Perempat Final Indonesia Masters 2023

Badminton
Man City Vs Arsenal, Nyali Citizens Lawan Tim Terbaik Inggris Saat Ini

Man City Vs Arsenal, Nyali Citizens Lawan Tim Terbaik Inggris Saat Ini

Liga Inggris
Hasil Indonesia Masters 2023: Chico Susul Jonatan Christie ke Semifinal!

Hasil Indonesia Masters 2023: Chico Susul Jonatan Christie ke Semifinal!

Badminton
Legenda Juventus Edgar Davids ke Indonesia: Pamer 'Skill', Bicara Bahasa Indonesia

Legenda Juventus Edgar Davids ke Indonesia: Pamer "Skill", Bicara Bahasa Indonesia

Liga Italia
Saat Apriyani Tahan Air Mata Usai Gugur di Indonesia Masters 2023...

Saat Apriyani Tahan Air Mata Usai Gugur di Indonesia Masters 2023...

Badminton
Hasil Indonesia Masters 2023: Drama Istora Berakhir 25-23, Fajar/Rian Tumbang, Ganda Putra Sisakan Leo/Daniel

Hasil Indonesia Masters 2023: Drama Istora Berakhir 25-23, Fajar/Rian Tumbang, Ganda Putra Sisakan Leo/Daniel

Sports
Daftar 30 Pemain Timnas U20 Indonesia untuk Persiapan Piala Asia

Daftar 30 Pemain Timnas U20 Indonesia untuk Persiapan Piala Asia

Liga Indonesia
Legenda Juventus Edgar Davids Singgung Keramahan Orang Indonesia

Legenda Juventus Edgar Davids Singgung Keramahan Orang Indonesia

Liga Italia
Penyebab Rachmat Irianto Menghilang Kala Persib Kalahkan Borneo FC

Penyebab Rachmat Irianto Menghilang Kala Persib Kalahkan Borneo FC

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+