Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/11/2022, 16:40 WIB
Suci Rahayu,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Aremania kembali turun ke jalan menggelar aksi damai ke-4 untuk menuntut keadilan para korban Tragedi Stadion Kanjuruhan 1 Oktober 2022 lalu.

Aksi ini menjadi yang terbesar dari tiga aksi damai sebelumnya, karena bertepatan dengan 40 hari memperingati tragedi yang menelan korban 135 orang meninggal dan korban luka mencapai lebih dari 500 orang.

Arif Setiawan selaku koordinator aksi mengungkapkan, setidaknya 15.000 Aremania hadir dalam aksi damai ini.

Baca juga: Arema FC dan Aremania Doa Bersama Peringati 40 Hari Tragedi Kanjuruhan

Beberapa kelompok suporter daerah lain nampak hadir di tengah kerumunan massa. Selain itu ada sejumlah mobil ambulance yang ikut berpartisipasi mendukung Aremania.

"Perkiraan massa kurang lebih sampai 15.000 orang, atau bahkan bisa lebih," ujar Arif Setiawan.

"Tim ambulance kemarin saat kejadian perannya sangat besar dan ini bentuk dukungan teman-teman ambulance terhadap Aremania," imbuhnya.

Aksi damai dimulai pukul 12.00 WIB. Mereka melakukan longmarch dari Stadion Gajayana menuju Balai Kota Malang.

Baca juga: Saran 3 Konsultan Eropa untuk Pemulihan Arema FC

Sepanjang longmarch, Aremania melakukan teaterikal yang menceritakan kejadian seusai pertandingan pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Sejumlah suporter Arema FC, Aremania membawa poster korban meninggal Tragedi Kanjuruhan saat melakukan aksi menuntut keadilan yang dilaksanakan di Kota Malang, Kamis (10/11/2022) siang.KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Sejumlah suporter Arema FC, Aremania membawa poster korban meninggal Tragedi Kanjuruhan saat melakukan aksi menuntut keadilan yang dilaksanakan di Kota Malang, Kamis (10/11/2022) siang.

Selain itu, mereka juga membawa properti aksi damai mulai dari poster tuntutan, foto para korban hingga membawa 137 keranda.

"Keranda simbol teman-teman yang meninggal, kami sesuaikan jumlah korban yang meninggal, ada 137. 135 korban meninggal waktu tragedi dan ada 2 yang meninggal waktu berangkat dan pulang ke stadion," ujar Arif Setiawan.

"Selain itu juga ada foto-foto korban. Foto yang kami bawa berjumlah 137 korban, cuma karena ada keluarga korban yang tidak berkenan maka kami ganti nama saja," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Link Live Streaming Jerman vs Perancis di Final Piala Dunia U17 2023 Pukul 19.00 WIB

Link Live Streaming Jerman vs Perancis di Final Piala Dunia U17 2023 Pukul 19.00 WIB

Internasional
Presiden FIFA Hadir untuk Laga Final Piala Dunia U-17, Erick Thohir Ucapkan Terima Kasih

Presiden FIFA Hadir untuk Laga Final Piala Dunia U-17, Erick Thohir Ucapkan Terima Kasih

Internasional
Final Piala Dunia U17 2023, Pesan Mario Gotze untuk Timnas U17 Jerman

Final Piala Dunia U17 2023, Pesan Mario Gotze untuk Timnas U17 Jerman

Internasional
Legenda FIFA Soal Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia: Fantastis, Suporternya Luar Biasa!

Legenda FIFA Soal Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia: Fantastis, Suporternya Luar Biasa!

Internasional
Piala Dunia U17 2023: Bukti Indonesia Bisa, Bekal Jadi Tuan Rumah Ajang Lebih Besar

Piala Dunia U17 2023: Bukti Indonesia Bisa, Bekal Jadi Tuan Rumah Ajang Lebih Besar

Sports
Keyakinan dan Keraguan Pelatih Persib terhadap Radja Nainggolan

Keyakinan dan Keraguan Pelatih Persib terhadap Radja Nainggolan

Liga Indonesia
Peran Keluarga Pemain Jelang Final Piala Dunia U17 2023, Saran dan Dukungan dari Rumah

Peran Keluarga Pemain Jelang Final Piala Dunia U17 2023, Saran dan Dukungan dari Rumah

Sports
Jadwal Siaran Langsung Final Piala Dunia U17 2023, Jerman Vs Perancis Malam Ini

Jadwal Siaran Langsung Final Piala Dunia U17 2023, Jerman Vs Perancis Malam Ini

Sports
Ulasan Legenda FIFA Terhadap Performa Timnas Indonesia di Piala Dunia U17

Ulasan Legenda FIFA Terhadap Performa Timnas Indonesia di Piala Dunia U17

Timnas Indonesia
Pesta Mali Usai Raih Peringkat 3 Piala Dunia U17 2023: Selebrasi 'Siuu'  dan Salto di Manahan

Pesta Mali Usai Raih Peringkat 3 Piala Dunia U17 2023: Selebrasi "Siuu"  dan Salto di Manahan

Sports
Mali Peringkat 3 Piala Dunia U17 2023: Sepak Bola Bahagia, Benamkan Argentina di Manahan

Mali Peringkat 3 Piala Dunia U17 2023: Sepak Bola Bahagia, Benamkan Argentina di Manahan

Sports
Final Piala Dunia U17 2023: Pelatih Perancis Puji Indonesia, Terpesona Solo dan Jakarta

Final Piala Dunia U17 2023: Pelatih Perancis Puji Indonesia, Terpesona Solo dan Jakarta

Internasional
Newcastle Vs Man United: Ten Hag Percaya Onana, Dibela Pakai Statistik

Newcastle Vs Man United: Ten Hag Percaya Onana, Dibela Pakai Statistik

Liga Inggris
Link Live Streaming Jerman Vs Perancis, Final Piala Dunia U17 2023 Malam Ini

Link Live Streaming Jerman Vs Perancis, Final Piala Dunia U17 2023 Malam Ini

Internasional
Prediksi Skor dan Susunan Pemain Newcastle Vs Man United di Liga Inggris

Prediksi Skor dan Susunan Pemain Newcastle Vs Man United di Liga Inggris

Liga Inggris
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com