Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Akibat Tragedi Kanjuhan, Arema FC Jalin Komunikasi Intens dengan Konsultan Sepak Bola Asal Italia

Kompas.com - 03/11/2022, 14:20 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Tragedi Kanjuruhan telah menarik perhatian dunia ke Indonesia, khususnya ke Arema FC. Sejumlah konsultan sepak bola dunia mendorong Arema FC untuk segera bangkit dari keterpurukan itu.

Namun dari semua konsultan sepak bola dunia yang datang menghubungi, Arema FC kini sedang menjalin komunikasi secara intens dengan seorang konsultan asal Italia, Andrea Poggio.

"Sebenarnya ada banyak konsultan sepak bola internasional yang memberikan referensi terkait pengembangan Arema FC ke depannya, seperti apa yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi seperti ini," ungkap Manajer International Affair Arema FC, Fuad Ardiansyah.

Baca juga: Sepak Terjang Juragan 99 Bersama Arema FC, Layu Sebelum Berkembang

"Dari beberapa konsultan itu, yang saat ini komunikasi intens dengan kita adalah konsultan asal Italia, Andrea Poggio yang merencanakan akan menggelar pertemuan dengan Arema FC,” imbuhnya.

Fuad Ardiansyah tidak menyebutkan kapan pertemuan akan berlangsung. Namun, manajemen tim berjuluk Singo Edan senang dengan tawaran tersebut.

Dalam komunikasi awal yang dilakukan antara kedua belah pihak, ia menjelaskan bahwa Andrea Poggio punya beberapa opsi strategis yang harus dilakukan Arema FC.

"Andrea Poggio ini memiliki referensi berkaitan dengan langkah kedepan apa yang harus dilakukan, tentu saja dengan pertimbangan sesuai dengan iklim yang terjadi di Arema FC beserta dengan kultur sepak bolanya,” katanya.

Dorongan untuk bangkit ini sejalan dengan yang diungkapkan oleh Komisaris PT. Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia ( PT AABBI ) Tatang Dwi Arifianto sebagai pengelola Klub Arema FC.

"Tim Pemulihan Arema FC ini semacam task force yang bertugas untuk melakukan evaluasi total terhadap tata kelola klub Arema FC. Selain tetap pada prioritas program tanggap darurat melalui Posko Crisis Center, juga turut memberikan bantuan dan konsultasi hukum serta taruma healing," papar Tatang Dwi Ari.

"Tentu pasca tragedi Kanjuruhan, banyak hal yang perlu dievaluasi dan dibenahi. Karena itu, agar evaluasi berjalan obyektif dan profesional dibutuhkan Tim Pemulihan Arema FC agar pemulihan berlangsung tepat sasaran dan komprehensif,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+