Kompas.com - 17/10/2022, 19:00 WIB

KOMPAS.com - Bukan hal yang mengejutkan jika El Clasico selalu dibumbui hal-hal berbau kontroversi.

Terbaru, Presiden Barcelona Joan Laporta juga terlibat dalam kontroversi tersebut, yang membuatnya bakal mendapat denda.

Ini terjadi setelah Barcelona kalah 1-3 dari Real Madrid di Santiago Bernabeu dalam pekan kesembilan LaLiga Spanyol, Minggu (16/10/2022). 

Baca juga: Barcelona Kalah di El Clasico, Laporta Kejar Wasit sampai ke Ruang Ganti

Sang presiden dikabarkan mengejar wasit untuk menanyakan keputusan pengadil lapangan hijau tersebut. Laporta menilai keputusan wasit Sanchez Mrtinez merugikan Barcelona.

"Begitu pertandingan berakhir dan tim wasit kembali ke ruang ganti, presiden Barca Laporta datang berulang kali meminta penjelasan tentang keputusan tertentu yang dibuat dalam pertandingan," bunyi laporan tim wasit, dikutip dari ESPN, Senin (17/10/2022).

"Laporta diminta untuk meninggalkan ruang ganti tanpa insiden lebih lanjut terjadi," sambung pernyataan tersebut.

Masih dari ESPN, Laporta kesal karena wasit memberi penalti untuk Los Blancos pada menit-menit terakhir setelah meninjau Video Assistat Referee (VAR).

Sebaliknya, sang pengadil tidak mempertimbangkan penalti untuk Barcelona ketika Robert Lewandowski dilanggar Dani Carvajal.

Baca juga: Kekecewaan Lewandowski Usai Barcelona Ditaklukkan Real Madrid dalam El Clasico

Mundo Deportivo mengatakan bahwa Laporta akan didenda atas insiden tersebut. Dia bakal menerima hukuman terendah senilai 602 euro (sekitar Rp 9,075 juta), yang mungkin sangat ringan bagi sang presiden.

Namun, nilai uang denda itu mungkin naik menjadi 3.006 euro (sekitar Rp 45,227 juta), tergantung bagaimana komisi disiplin melihat insiden tersebut.

Laporta juga bisa dihukum tak boleh datang ke stadion untuk 4 hingga 10 pertandingan.

Hal yang mirip pernah terjadi pada awal musim ini yang melibatkan presiden Sevilla, Jose Castro. Dia pun melakukan hal tersebut di El Sadar dalam pertandingan pertama timnya. 

Akibat perbuatannya, Jose Castro menerima hukuman minimum.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prediksi Skor dan Line Up Korea Selatan Vs Portugal di Piala Dunia 2022

Prediksi Skor dan Line Up Korea Selatan Vs Portugal di Piala Dunia 2022

Internasional
2 Pemain Timnas Salurkan Bantuan Persib untuk Korban Gempa Bumi Cianjur

2 Pemain Timnas Salurkan Bantuan Persib untuk Korban Gempa Bumi Cianjur

Liga Indonesia
Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2022: Argentina Bilang Gila, Australia Bukan Robot

Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2022: Argentina Bilang Gila, Australia Bukan Robot

Internasional
Kampiun Kejurnas PBSI 2022 Tak Otomatis Masuk Pelatnas

Kampiun Kejurnas PBSI 2022 Tak Otomatis Masuk Pelatnas

Badminton
Serbia Vs Swiss, Elang Siap Menyerang!

Serbia Vs Swiss, Elang Siap Menyerang!

Internasional
Kejurnas PBSI 2022: Ajang Pencarian Bibit Muda Tanpa Atlet Pelatnas

Kejurnas PBSI 2022: Ajang Pencarian Bibit Muda Tanpa Atlet Pelatnas

Badminton
Kamerun Vs Brasil, Dani Alves Siap Cetak Rekor dalam Usia 39 Tahun

Kamerun Vs Brasil, Dani Alves Siap Cetak Rekor dalam Usia 39 Tahun

Internasional
Shin Tae-yong dalam Sorotan Usai Jerman Tersingkir di Piala Dunia 2022

Shin Tae-yong dalam Sorotan Usai Jerman Tersingkir di Piala Dunia 2022

Internasional
Fakta Piala Dunia 2022: Maroko dan 14 Pemain Kelahiran Luar Negeri

Fakta Piala Dunia 2022: Maroko dan 14 Pemain Kelahiran Luar Negeri

Internasional
Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia: Korea Selatan Vs Portugal, Kamerun Vs Brasil

Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia: Korea Selatan Vs Portugal, Kamerun Vs Brasil

Internasional
Jelang 16 Besar Piala Dunia 2022, Bek Australia Tak Takut Messi: Dia Hanya Manusia Biasa

Jelang 16 Besar Piala Dunia 2022, Bek Australia Tak Takut Messi: Dia Hanya Manusia Biasa

Internasional
Ghana Vs Uruguay, Tak Ada Maaf dari Luis Suarez Sang 'Kiper' Dadakan

Ghana Vs Uruguay, Tak Ada Maaf dari Luis Suarez Sang "Kiper" Dadakan

Internasional
Rekor Siaran Piala Dunia 2022 di Berbagai Benua

Rekor Siaran Piala Dunia 2022 di Berbagai Benua

Internasional
Piala Dunia 2022: Ucapan Perpisahan Thomas Mueller untuk Pendukung Timnas Jerman

Piala Dunia 2022: Ucapan Perpisahan Thomas Mueller untuk Pendukung Timnas Jerman

Internasional
Piala Dunia 2022: Hansi Flick Pastikan Jerman Tak Lolos ke Babak 16 Besar Bukan karena VAR

Piala Dunia 2022: Hansi Flick Pastikan Jerman Tak Lolos ke Babak 16 Besar Bukan karena VAR

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.