Kompas.com - 12/10/2022, 10:00 WIB

KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membentuk tim baru untuk membantu FIFA

Presiden Jokowi sebelumnya menerima surat dari FIFA per tanggal 5 Oktober 2022 yang ditanda tangani langsung oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino. 

Berdasarkan surat tersebut, Presiden Jokowi lalu mengumumkan pada 7 Oktober 2022 bahwa FIFA tidak menjatuhkan sanksi ke Indonesia menyusul Tragedi Kanjuruhan

Adapun tragedi Kanjuruhan terjadi setelah pertandingan Arema vs Persebaya pada 1 Oktober 2022 dan menewaskan lebih dari 100 orang. 

Baca juga: Jokowi Akan Bertemu Presiden FIFA pada 18 Oktober 2022

Presiden Jokowi juga menyebutkan bahwa pemerintah RI akan bekerja sama dengan FIFA untuk membentuk tim transformasi sepak bola. 

Dalam keterangannya, Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa perwakilan FIFA akan berkantor di Indonesia. 

Untuk menindaklanjuti surat FIFA yang juga berisi 5 poin transformasi sepak bola Indonesia, Menpora Zainudin Amali mengatakan bahwa pemerintah akan membentuk tim baru. 

Tim ini akan berbeda dengan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan yang saat ini sedang bekerja. 

Baca juga: Perwakilan FIFA Periksa Situasi Saat Tragedi Kanjuruhan Terjadi

"Nanti Bapak Presiden akan mencari lagi, membentuk tim untuk itu (membantu FIFA)," kata Zainudin Amali, dilansir dari Antara. 

"Berbeda dengan yang sekarang sedang bekerja karena untuk merespons apa yang sudah disampaikan oleh FIFA," ucap Zainudin Amali melanjutkan. 

Menpora juga mengingatkan bahwa dalam surat balasan kepada Presiden Jokowi yang diserahkan melalui Menteri BUMN Erick Thohir, FIFA menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), pemerintah Indonesia, dan PSSI dalam lima poin transformasi sepak bola. 

Berikut adalah lima poin penting fokus kerja pemerintah RI bersama FIFA dan organisasi terkait seperti AFC: 

  1. Membangun standar keamanan stadion di seluruh stadion yang ada di Indonesia.
  2. Memformulasikan standar protokol dan prosedur pengamanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian berdasarkan standar keamanan internasional.
  3. Melakukan sosialisasi dan diskusi dengan klub-klub bola di Indonesia, termasuk perwakilan suporter untuk mendapatkan saran dan masukan serta komitmen bersama.
  4. Mengatur jadwal pertandingan yang memperhitungkan potensi-potensi risiko yang ada.
  5. menghadikan pendampingan dari para ahli di bidangnya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Piala Dunia 2022, Jurnalis Amerika Serikat Grant Wahl Meninggal Dunia

Piala Dunia 2022, Jurnalis Amerika Serikat Grant Wahl Meninggal Dunia

Internasional
Head to Head Inggris Vs Perancis, The Three Lions di Atas Awan

Head to Head Inggris Vs Perancis, The Three Lions di Atas Awan

Sports
Maroko Vs Portugal: Singa Atlas Siap Jadi Tim Afrika Pertama yang Lolos ke Semifinal Piala Dunia?

Maroko Vs Portugal: Singa Atlas Siap Jadi Tim Afrika Pertama yang Lolos ke Semifinal Piala Dunia?

Internasional
Piala Dunia 2022: Alasan Messi Emosi dan Usir Wout Weghorst

Piala Dunia 2022: Alasan Messi Emosi dan Usir Wout Weghorst

Internasional
Kroasia Vs Brasil, Alasan Neymar Tak Ambil Penalti

Kroasia Vs Brasil, Alasan Neymar Tak Ambil Penalti

Sports
Piala Dunia 2022: Mengapa Neymar Tak Jadi Penendang dalam Adu Penalti Kroasia Vs Brasil?

Piala Dunia 2022: Mengapa Neymar Tak Jadi Penendang dalam Adu Penalti Kroasia Vs Brasil?

Internasional
Kroasia ke Semifinal Piala Dunia 2022, Samai Rekor Jerman Menang Adu Penalti 100 Persen

Kroasia ke Semifinal Piala Dunia 2022, Samai Rekor Jerman Menang Adu Penalti 100 Persen

Internasional
Link Live Streaming BWF World Tour Finals 2022, Mulai Pukul 11.00 WIB

Link Live Streaming BWF World Tour Finals 2022, Mulai Pukul 11.00 WIB

Badminton
Prediksi Skor dan Line Up Maroko Vs Portugal di 8 Besar Piala Dunia 2022

Prediksi Skor dan Line Up Maroko Vs Portugal di 8 Besar Piala Dunia 2022

Internasional
Kylian Mbappe Abaikan 'Kebisingan' Jelang Inggris Vs Perancis

Kylian Mbappe Abaikan "Kebisingan" Jelang Inggris Vs Perancis

Internasional
Jadwal Liga 1 Hari Ini: Persib Vs Persebaya, Persija Vs Persik

Jadwal Liga 1 Hari Ini: Persib Vs Persebaya, Persija Vs Persik

Liga Indonesia
Prediksi Skor dan Line Up Inggris Vs Perancis di 8 Besar Piala Dunia 2022

Prediksi Skor dan Line Up Inggris Vs Perancis di 8 Besar Piala Dunia 2022

Internasional
Persija Vs Persik, Dua Macan Bertolak Belakang

Persija Vs Persik, Dua Macan Bertolak Belakang

Liga Indonesia
Persib Vs Persebaya: Bahaya Bukan Cuma David da Silva

Persib Vs Persebaya: Bahaya Bukan Cuma David da Silva

Liga Indonesia
Messi Usai Bungkam Belanda: Selebrasi Disorot, Ribut dengan Van Gaal

Messi Usai Bungkam Belanda: Selebrasi Disorot, Ribut dengan Van Gaal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.