Kompas.com - 10/10/2022, 08:40 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Tim Pencari Fakta Koalisi Masyarakat Sipil telah melakukan penelusuran selama tujuh hari berturut-turut terkait tragedi Stadion Kanjuruhan. Ada 12 temuan dalam investigasi awal.

Sebanyak 12 temuan Tim Pencari Fakta Koalisi Masyarakat Sipil tersebut disampaikan ke publik, pada Minggu (9/10/2022).

Tim investigasi yang terbentuk dari gabungan LBH Pos Malang, LBH Surabaya, YLBHI, Lokataru, IM 57+ Institute dan Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menduga ada kekerasan yang terjadi secara sistematis, yang tidak hanya melibatkan pelaku lapangan.

Menurut Tim Pencari Fakta Koalisi Masyarakat Sipil, ada aktor lain, dengan posisi lebih tinggi yang seharusnya ikut bertanggung jawab, dan perlu diproses hukum lebih lanjut.

Baca juga: Investigasi TGIPF: Kanjuruhan Tak Layak, Anak Tangga, hingga Efek Gas Air Mata

Adapun dugaan tersebut disimpulkan dari fakta-fakta di lapangan yang ditemukan. Berikut ini merupakan 12 temuan awal Tim Pencari Fakta Koalisi Masyarakat Sipil seputar tragedi Kanjuruhan.

Pertama, pada saat pertengahan babak kedua, terdapat mobilisasi sejumlah pasukan yang membawa gas air mata, padahal diketahui tidak ada ancaman atau potensi gangguan keamanan saat itu.

Kedua, ada sejumlah suporter yang masuk ke dalam lapangan ketika pertandingan selesai. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, hal tersebut terjadi karena supoter ingin memberikan dorongan motivasi dan dukungan moral kepada pemain.

Namun, hal tersebut justru direspons secara berlebihan oleh aparat keamanan yang berakibat terjadinya tindak kekerasan. Suporter lain akhirnya turun ke lapangan untuk menolong suporter yang mengalami tindak kekerasan dari aparat.

Baca juga: Termasuk Dirut PT LIB, 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Bakal Diperiksa Besok

Ketiga, tidak ada upaya dari aparat untuk menggunakan kekuatan lain yang memiliki dampak pencegahan, berupa perintah lisan atau suara peringatan, hingga kendali tangan kosong lunak, sebelum tindakan penembakan gas air mata.

Padahal, berdasarkan Perkap Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan, Polisi harus melalui tahap-tahap tertentu sebelum mengambil tahap penembakan gas air mata.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Piala Dunia 2022: Mengapa Neymar Tak Jadi Penendang dalam Adu Penalti Kroasia Vs Brasil?

Piala Dunia 2022: Mengapa Neymar Tak Jadi Penendang dalam Adu Penalti Kroasia Vs Brasil?

Internasional
Kroasia ke Semifinal Piala Dunia 2022, Samai Rekor Jerman Menang Adu Penalti 100 Persen

Kroasia ke Semifinal Piala Dunia 2022, Samai Rekor Jerman Menang Adu Penalti 100 Persen

Internasional
Link Live Streaming BWF World Tour Finals 2022, Mulai Pukul 11.00 WIB

Link Live Streaming BWF World Tour Finals 2022, Mulai Pukul 11.00 WIB

Badminton
Prediksi Skor dan Line Up Maroko Vs Portugal di 8 Besar Piala Dunia 2022

Prediksi Skor dan Line Up Maroko Vs Portugal di 8 Besar Piala Dunia 2022

Internasional
Kylian Mbappe Abaikan 'Kebisingan' Jelang Inggris Vs Perancis

Kylian Mbappe Abaikan "Kebisingan" Jelang Inggris Vs Perancis

Internasional
Jadwal Liga 1 Hari Ini: Persib Vs Persebaya, Persija Vs Persik

Jadwal Liga 1 Hari Ini: Persib Vs Persebaya, Persija Vs Persik

Liga Indonesia
Prediksi Skor dan Line Up Inggris Vs Perancis di 8 Besar Piala Dunia 2022

Prediksi Skor dan Line Up Inggris Vs Perancis di 8 Besar Piala Dunia 2022

Internasional
Persija Vs Persik, Dua Macan Bertolak Belakang

Persija Vs Persik, Dua Macan Bertolak Belakang

Liga Indonesia
Persib Vs Persebaya: Bahaya Bukan Cuma David da Silva

Persib Vs Persebaya: Bahaya Bukan Cuma David da Silva

Liga Indonesia
Messi Usai Bungkam Belanda: Selebrasi Disorot, Ribut dengan Van Gaal

Messi Usai Bungkam Belanda: Selebrasi Disorot, Ribut dengan Van Gaal

Internasional
Jadwal 8 Besar Piala Dunia 2022: Maroko Vs Portugal, Inggris Vs Perancis

Jadwal 8 Besar Piala Dunia 2022: Maroko Vs Portugal, Inggris Vs Perancis

Internasional
Demam Messi Satukan Bumi: Dari Buenos Aires sampai Bangladesh

Demam Messi Satukan Bumi: Dari Buenos Aires sampai Bangladesh

Internasional
Rapor 10 Pemain J League di Piala Dunia 2022: Siapa Paling Lama Bermain?

Rapor 10 Pemain J League di Piala Dunia 2022: Siapa Paling Lama Bermain?

Internasional
Hasil Piala Dunia 2022: Messi Sejajar Batistuta, Lewati Maradona

Hasil Piala Dunia 2022: Messi Sejajar Batistuta, Lewati Maradona

Internasional
Jadwal BWF World Tour Finals 2022: Jojo Vs Ginting, Indonesia Amankan Tiket Final

Jadwal BWF World Tour Finals 2022: Jojo Vs Ginting, Indonesia Amankan Tiket Final

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.