Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kesempatan Terakhir Gareth Southgate di Piala Dunia 2022

Kompas.com - 26/09/2022, 10:00 WIB
Rafiandra Putra Andika,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

Sumber BBC

KOMPAS.com - Gareth Southgate menilai hari-harinya bersama Timnas Inggris semakin tidak aman, meskipun ia memiliki kontrak hingga 2024. Piala Dunia 2022 dianggap menjadi kesempatan terakhir baginya untuk membuktikan diri.

Kekalahan 0-1 Inggris dari Italia pada Jumat (23/9/2022) memastikan skuad Southgate tersebut turun kasta ke Liga B UEFA Nations League 2022-2023.

Timnas Inggris menduduki peringkat terakhir di Grup A3 dengan hanya memiliki dua poin. The Three Lions juga belum mendapatkan kemenangan dari lima laga Nations League terakhir.

Ini adalah pertama kalinya sejak 2014 Inggris menjalani lima pertandingan tanpa satu kemenangan sekalipun.

Baca juga: Italia Vs Inggris: Gol Tak Kunjung Datang, Southgate Kesulitan Beri Penjelasan

"Saya tidak bodoh," ujar Southgate di BBC. "Saya tahu pada akhirnya saya akan dinilai berdasarkan apa yang nanti terjadi di Piala Dunia."

Walaupun Southgate memiliki kontrak bersama timnas Inggris hingga tahun 2024, ia menilai ikatan kerja tersebut bukan jaminan dan dirinya bisa disingkirkan kapanpun.

"Kontrak itu irelevan karena manajer bisa memiliki kontrak selama tiga, empat, atau lima tahun dan jika hasilnya tak kunjung bagus maka Anda harus menerima itu saatnya berpisah," tambah manajer berusia 52 tahun tersebut.

"Saya tidak cukup sombong untuk berpkir bahwa sebuah kontrak bisa melindungi saya dari hasil apapun," kata Southgate.

Baca juga: Kata Southgate Usai Inggris Terdegradasi ke Liga B UEFA Nations League

Inggris telah kebobolan lima gol dari dua pertandingan terakhir dengan kekalahan 0-4 melawan Hongaria menjadi salah satu yang terburuk sepanjang sejarah Three Lions.

Dari lini serang pun, Inggris tidaklah produktif. Mereka belum mencetak satu gol pun dari situasi open play dalam lima pertandingan terakhir.

Gol yang terakhir mereka cetak adalah lewat situasi penalti, yang diselesaikan oleh kapten Harry Kane saat melawan Jerman.

Ini membuat Southgate menjadi kambing hitam di mata para fans. Terdengar cemoohan kepada Southgate saat mereka kalah dari Hongaria, dan pada pertandingan melawan Italia di Milan kemarin.

Baca juga: UEFA Nations League, Level Timnas Inggris Anjlok Setara San Marino

"Tentu saja kami paham bahwa mood berubah seiring hasil yang datang," ujar Southgate.

"Sejarah adalah sejarah. Anda akan dinilai berdasarkan pertandingan dan turnamen selanjutnya."

Setidaknya, Southgate tetap optimistis dan menambahkan kalau ini adalah tantangan yang siap ia jalankan.

"Bagi saya, ini adalah tantangan menarik untuk memimpin tim melewati momen-momen seperti ini," kata manajer The Three Lions tersebut.

Baca juga: Klasemen UEFA Nations League: Inggris Terdegradasi, Rekor Jerman Runtuh

Inggris akan melanjutkan perjalanannya di UEFA Nations League saat melawan Jerman pada Selasa (27/9/2022) dini hari di Wembley Stadium.

Ini sekaligus menjadi pertandingan terakhir timnas Inggris sebelum beranjak ke Qatar dan bertanding di Piala Dunia 2022.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sisi Kebanggaan Shin Tae-yong terhadap Timnas Indonesia

Sisi Kebanggaan Shin Tae-yong terhadap Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
Pesan Arteta Usai Arsenal Gagal Juara Liga Inggris 2023-2024

Pesan Arteta Usai Arsenal Gagal Juara Liga Inggris 2023-2024

Liga Inggris
Hodak Tanggapi Borneo FC Gugur dari Format Championship Series Liga 1

Hodak Tanggapi Borneo FC Gugur dari Format Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Persib Bandung Vs Madura United: Maung Analisis Kekuatan Lawan

Persib Bandung Vs Madura United: Maung Analisis Kekuatan Lawan

Liga Indonesia
Gelandang Man City Ungkap Faktor Arsenal Gagal Juara Liga Inggris

Gelandang Man City Ungkap Faktor Arsenal Gagal Juara Liga Inggris

Liga Inggris
Jadwal dan Hasil Undian Malaysia Masters 2024: Indonesia Kirim 13 Wakil

Jadwal dan Hasil Undian Malaysia Masters 2024: Indonesia Kirim 13 Wakil

Badminton
Daftar Top Skor Liga Spanyol: Sorloth Quattrick, Tinggalkan Bellingham

Daftar Top Skor Liga Spanyol: Sorloth Quattrick, Tinggalkan Bellingham

Liga Spanyol
Daftar Juara Liga Inggris dalam 10 Musim Terakhir: Man City Terbanyak

Daftar Juara Liga Inggris dalam 10 Musim Terakhir: Man City Terbanyak

Liga Inggris
Klopp Berpisah dengan Liverpool, Pimpin Nyanyian untuk Arne Slot

Klopp Berpisah dengan Liverpool, Pimpin Nyanyian untuk Arne Slot

Liga Inggris
Madura United Target Empat Besar Liga 1, Kini Mendamba Juara

Madura United Target Empat Besar Liga 1, Kini Mendamba Juara

Liga Indonesia
Arsenal Sudah Coba Semua, Catat Rekor Bersejarah, Tetap Gagal Juara

Arsenal Sudah Coba Semua, Catat Rekor Bersejarah, Tetap Gagal Juara

Liga Inggris
Jurus Madura United Tembus Final Championship Series Liga 1

Jurus Madura United Tembus Final Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Man City Juara Liga Inggris, Guardiola Isyaratkan Perpisahan

Man City Juara Liga Inggris, Guardiola Isyaratkan Perpisahan

Liga Inggris
PSSI Tunjuk Eks Bupati Tangerang sebagai Manajer Timnas U17 dan U20 Indonesia

PSSI Tunjuk Eks Bupati Tangerang sebagai Manajer Timnas U17 dan U20 Indonesia

Timnas Indonesia
Man City Juara, Saat Kata-kata Klopp Picu Air Mata Guardiola...

Man City Juara, Saat Kata-kata Klopp Picu Air Mata Guardiola...

Liga Inggris
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com