Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Cinta Ratu Elizabeth II kepada Sepak Bola...

Kompas.com - 09/09/2022, 06:20 WIB
M. Hafidz Imaduddin,
Ferril Dennys

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Dunia sepak bola ikut berduka setalah Ratu Elizabeth II berpulang pada Jumat (9/9/2022) dini hari WIB.

Ratu Elizabeth II meninggal dunia pada usia 96 tahun di kediaman pribadinya, Istana Balmoral, Skotlandia.

Sosok yang berkuasa di Inggris Raya sejak tahun 1952 itu meninggal dunia setelah kondisi kesehatannya memburuk dalam beberapa waktu terakhir.

Selama hidupnya, Ratu Elizabeth II beberapa kali menghadiri acara yang berkaitan dengan sepak bola.

Salah satu momen ikonik yang menyatukan Ratu Elizabeth II dengan sepak bola terjadi pada Piala Dunia 1966 yang dihelat di Inggris.

Baca juga: Ratu Elizabeth II Meninggal, Jadwal Premier League Bisa Ditunda

Ratu Elizabeth II ketika itu menjadi sosok yang menyerahkan trofi Piala Dunia 1966 kepada kapten timnas Inggris, Bobby Moore.

Timnas Inggris kala itu berhak mengangkat trofi Piala Dunia 1966 setelah mengalahkan Jerman Barat dengan skor 4-2 di Stadion Wembley, London.

Dikutip dari Sky Sports, Ratu Elizabeth II memang dikenal sering menyaksikan pertandingan sepak bola secara langsung di stadion.

Pertandingan sepak bola pertama Ratu Elizabeth II adalah final Piala FA 1953 yang mempertemukan Blackpool vs Bolton di Stadion Wembley.

Namun, Ratu Elizabeth II ketika itu masih berstatus Putri di Istana Buckingham.

Baca juga: Hasil Zurich Vs Arsenal 1-2: Duka Kepergian Ratu Elizabeth II di Tengah Kemenangan The Gunners

Ratu Elizabeth II juga pernah diberitakan memiliki tim sepak bola favorit meski belum pernah mengutarakannya secara langsung.

Dua tim yang kerap disebut menjadi klub favorit Ratu Elizabeth II adalah West Ham United dan juga Arsenal.

Selain sering menyaksikan pertandingan di stadion, Ratu Elizabeth II juga kerap mengundang aktor lapangan hijau ke istananya.

Berikut adalah 5 cinta Ratu Elizabeth II kepada sepak bola:

1. Memberi Penghargaan atau Gelar untuk Pemain

Salah satu bentuk perhatian Ratu Elizabeth II dan Kerajaan Inggis kepada sepak bola adalah memberi gelar atau penghargaan untuk pemain maupun pelatih.

Dikutip dari Goal, Sir Stanley Matthews adalah pemain pertama yang menerima gelar ksatria atau knighthood dari Ratu Elizabeth II.

Beberapa tokoh besar sepak bola lainnya yang juga menerima gelar ksatria dari Ratu Elizabeth II adalah Alf Ramsey, Bobby Robson, hingga mantan pelatih Man United, Alex Ferguson.

Baca juga: Siapa Pemain Bola Favorit Ratu Elizabeth II?

Ratu Elizabeth II juga sering memberi gelar kehormatan Members of the Order of the British Empire (MBE) untuk pesepak bola yang dianggap berjasa di luar lapangan.

Sebagai contoh, Marcus Rashford mendapatkan gelar MBE dari Ratu Elizabeth II atas jasanya memastikan 1,3 juta anak di Inggris menerima voucher makan gratis di tengah pandemi virus corona.

James Milner, Gareth Bale, Jordan Henderson, hingga Raheem Sterling, adalah contoh pesepak bola aktif lainnya yang sudah menerima gelar kehormatan MBE.

2. Mengundang Skuad Arsenal ke Istana Buckingham

Ratu Elizabeth II pernah mengundang skuad Arsenal ke Istana Buckingham pada 2007.

Dikutip dari Goal, undangan itu adalah cara Ratu Elizabeth II "menebus kesalahan" karena tidak bisa menghadiri seremoni pembukaan markas baru Arsenal, Stadion Emirates.

Ratu Elizabeth II ketika itu tidak hanya mengundang melainkan juga mengajak skuad Arsenal berkeliling Istana Buckingham sampai menyuguhkan hidangan teh sesuai tradisi Inggris.

Salah satu legenda Arsenal yang ikut dalam tur Istana Buckiham itu adalah Thierry Henry.

Mantan kapten Arsenal itu mengaku sangat terhormat karena mendapatkan undangan langsung dari Ratu Elizabeth II.

Baca juga: Dukung Pasukan Southgate, Ratu Elizabeth II Kenang Memori 1966

"Acara itu berjalan dengan baik. Saya tidak punya kata-kata untuk menggambarkan pengalaman yang telah diberikan Ratu kepada kami," kata Henry.

Hingga saat ini, Arsenal menjadi satu-satunya tim sepak bola yang pernah masuk dan berkeliling Istana Buckingham.

3. Dukungan untuk Timnas Inggris Putra dan Putri

Ratu Elizabeth II meninggal dalam usia 96 tahun pada Kamis (8/9/2022). Di foto ini, Ratu Elizabeth II melambai ke massa saat perayaan Platinum Jubilee Pageant di Istana Buckingham, London, Minggu (5/6/2022). AP PHOTO/FRANK AUGSTEIN Ratu Elizabeth II meninggal dalam usia 96 tahun pada Kamis (8/9/2022). Di foto ini, Ratu Elizabeth II melambai ke massa saat perayaan Platinum Jubilee Pageant di Istana Buckingham, London, Minggu (5/6/2022).

Selama hidupnya, Ratu Elizabeth II terkenal selalu memberi dukungan kepada timnas Inggris putra maupun putri.

Salah satu bukti dari kalimat di atas adalah surat Ratu Elizabeth II untuk timnas Inggris asuhan Gareth Southgate menjelang final Piala Eropa atau Euro 2020.

Melalui akun Instagram The Royal Family, Ratu Elizabeth II menyatakan dukungan penuh agar The Three Lions juara di kandang sendiri.

Namun, timnas Inggris ketika itu harus kecewa karena gagal menjadi juara Euro 2020 setelah kalah adu penalti dari timnas Italia.

Baca juga: Eks Pemain Arsenal Pernah Tawarkan Diri Jadi Penjaga Anjing Ratu Elizabeth

Beberapa waktu yang lalu, Ratu Elizabeth II juga ikut merayakan keberhasilan timnas Inggris putri meraih gelar juara Piala Eropa 2022.

Beriku adalah isi surat Ratu Elizabeth II untuk merayakan dan memberi ucapan selamat kepada timnas Inggris putri:

"Selamat saya yang terhangat, dan keluarga saya, untuk Anda semua karena memenangkan Kejuaraan Sepak Bola Wanita Eropa,"

"Ini adalah pencapaian yang signifikan bagi seluruh tim, termasuk staf pendukung Anda. Kejuaraan dan penampilan Anda di dalamnya patut mendapat pujian,"

"Namun, kesuksesan Anda jauh melampaui trofi yang pantas Anda dapatkan. Anda semua telah memberikan contoh yang akan menjadi inspirasi bagi anak perempuan dan perempuan hari ini, dan untuk generasi mendatang.

"Ini adalah harapan saya bahwa Anda akan bangga dengan dampak yang Anda miliki pada olahraga Anda seperti hasil Anda hari ini."

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Hasil Jepang Vs Korea Selatan 0-1, Timnas U23 Indonesia Akan Hadapi Korsel

Hasil Jepang Vs Korea Selatan 0-1, Timnas U23 Indonesia Akan Hadapi Korsel

Internasional
PBVSI Usahakan Final Proliga 2024 di Indonesia Arena

PBVSI Usahakan Final Proliga 2024 di Indonesia Arena

Sports
Proliga 2024 Siap Bergulir, Diramaikan Pemain dan Pelatih Asing

Proliga 2024 Siap Bergulir, Diramaikan Pemain dan Pelatih Asing

Sports
Nathan Tjoe-A-On Kembali ke Heerenveen, Warganet Ramaikan Kolom Komentar Klub

Nathan Tjoe-A-On Kembali ke Heerenveen, Warganet Ramaikan Kolom Komentar Klub

Timnas Indonesia
Kata Marc Klok Setelah Timnas Indonesia Tembus Perempat Final Piala Asia U23

Kata Marc Klok Setelah Timnas Indonesia Tembus Perempat Final Piala Asia U23

Timnas Indonesia
Link Live Streaming AC Milan vs Inter, Kickoff 01.45 WIB

Link Live Streaming AC Milan vs Inter, Kickoff 01.45 WIB

Liga Italia
Proliga 2024 Jadi Ajang Uji Coba Timnas Voli Indonesia Menuju AVC Challenge Cup

Proliga 2024 Jadi Ajang Uji Coba Timnas Voli Indonesia Menuju AVC Challenge Cup

Sports
Perjalanan Persib Jaga Mimpi Juara Usai Pernah Terpuruk di Zona Merah

Perjalanan Persib Jaga Mimpi Juara Usai Pernah Terpuruk di Zona Merah

Liga Indonesia
Sean Gelael Mengilap di Imola, Menang Duel Lawan Valentino Rossi

Sean Gelael Mengilap di Imola, Menang Duel Lawan Valentino Rossi

Sports
Arema Tinggalkan Zona Degradasi, Singo Edan Diminta Tak Euforia

Arema Tinggalkan Zona Degradasi, Singo Edan Diminta Tak Euforia

Liga Indonesia
Siasat Persib agar Pemain Andalan Fit Jalani Championship Series Liga 1

Siasat Persib agar Pemain Andalan Fit Jalani Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Hasil Liga 1 Persis Vs Persikabo: Sengatan 2 Menit, Sambernyawa Menang

Hasil Liga 1 Persis Vs Persikabo: Sengatan 2 Menit, Sambernyawa Menang

Liga Indonesia
Persik Dituding 'Match Fixing', Pelatih Tegaskan Tak Pernah Main untuk Kalah

Persik Dituding "Match Fixing", Pelatih Tegaskan Tak Pernah Main untuk Kalah

Liga Indonesia
Rizky Ridho Pemimpin Pertahanan Timnas U23 Indonesia, 3 Laga Tanpa Diganti

Rizky Ridho Pemimpin Pertahanan Timnas U23 Indonesia, 3 Laga Tanpa Diganti

Timnas Indonesia
Timnas U23 Indonesia, Label Lama “Brasil Asia”, dan Asa Jadi “Raksasa”

Timnas U23 Indonesia, Label Lama “Brasil Asia”, dan Asa Jadi “Raksasa”

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com