Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Skema Tiga Bek Bukan Andalan Luis Milla di Persib

Kompas.com - 06/09/2022, 17:00 WIB
Adil Nursalam,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pelatih baru Persib Bandung, Luis Milla, langsung memberikan magisnya dalam debut saat pertandingan melawan RANS Nusantara FC pada pekan kedelapan Liga 1 2022-2023.

Perubahan yang terjadi, Milla mengubah skema empat bek menjadi formasi tiga bek.

Sebelum menerapkan skema tersebut, Milla memastikan terlebih dahulu pemainnya bisa nyaman menjalankan sistem bermain yang ia inginkan.

Berkat gameplan tiga bek tersebut, Persib tampak menjadi obyek kewaspadaan seluruh kontestan Liga 1, termasuk Arema FC.

Klub yang namanya disebutkan terakhir ini akan menjamu Persib pada pekan kesembilan Liga 1 2022-23, Minggu (11/9/2022).

Baca juga: Persib Vs RANS Nusantara FC, Ketika RD Dikagetkan Luis Milla...

“Sebagai pelatih, saya harus mempunyai sistem untuk para pemain dan pemain juga harus merasa nyaman dengan sistem yang diterapkan,” kata Milla.

Pelatih berkebangsaan Spanyol itu menjelaskan formasi tiga bek sebenarnya bukan menjadi skema tetap Milla bersama Persib musim ini.

Eks pelatih Timnas Indonesia itu punya variasi taktik, namun ia memastikan gaya bermain tim dengan permainan satu dua sentuhan tak akan berubah.

“Masing-masing pertandingan itu berbeda, setiap lawan juga berbeda, tapi gaya bermain kami akan tetap sama,” papar Milla.

Baca juga: Alasan Pelatih Persib Luis Milla Pasang Tiga Bek, Jungkalkan RANS

Pada pertandingan selanjutnya, memungkinkan Milla akan menerapkan skema empat bek, lima bek, atau tetap tiga bek.

Kondisi itu tergantung lawan yang akan dihadapi Persib. Milla masih menyimpan banyak ide gameplan untuk diterapkan.

“Tetapi dimungkinkan ada perubahan formasi, mungkin saja kami bermain dengan empat atau lima pemain di garis pertahanan,” sebutnya.

“Bermain dengan tiga gelandang di tengah atau dengan dua gelandang, di depan juga mungkin saja kami bermain dengan dua atau tiga penyerang,” beber Milla.

Ia akan menganalisis setiap pertandingan seperti apa tipe permainan lawan sebelum menentukan gameplan.

Semua dilakukan agar Persib bisa lebih baik dan punya permainan yang lebih menghibur.

“Semua berdasarkan lawan yang dihadapi dan tergantung momennya,” tandas Milla.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pratama Arhan Debut di Suwon FC, Mentas 3 Menit, Kena Kartu Merah

Pratama Arhan Debut di Suwon FC, Mentas 3 Menit, Kena Kartu Merah

Internasional
Southampton Promosi ke Premier League, Libas Leeds di Final Play-off

Southampton Promosi ke Premier League, Libas Leeds di Final Play-off

Liga Inggris
Bonucci Ucap Selamat Tinggal kepada Sepak Bola

Bonucci Ucap Selamat Tinggal kepada Sepak Bola

Liga Italia
Mbappe Tak Tergantikan di PSG, Enrique Butuh 6 Rekrutan Baru

Mbappe Tak Tergantikan di PSG, Enrique Butuh 6 Rekrutan Baru

Liga Lain
Jadwal Leg 2 Final Liga 1 Madura United Vs Persib: Modal Apik Maung

Jadwal Leg 2 Final Liga 1 Madura United Vs Persib: Modal Apik Maung

Liga Indonesia
Top Skor Liga 1, David da Silva Mantap di Puncak Usai Bobol Madura United

Top Skor Liga 1, David da Silva Mantap di Puncak Usai Bobol Madura United

Liga Indonesia
Hasil Persib Vs Madura United 3-0: Da Silva 'Sakti', Maung Pesta

Hasil Persib Vs Madura United 3-0: Da Silva "Sakti", Maung Pesta

Liga Indonesia
Klasemen MotoGP 2024 Usai GP Catalunya 2024: Bagnaia Tempel Jorge Martin

Klasemen MotoGP 2024 Usai GP Catalunya 2024: Bagnaia Tempel Jorge Martin

Motogp
Malaysia Masters 2024: Rinov/Pitha Lawan 'Om' Sendiri, Modal Olimpiade

Malaysia Masters 2024: Rinov/Pitha Lawan "Om" Sendiri, Modal Olimpiade

Badminton
HT Persib Vs Madura United: Dua Tim Buntu di Babak Pertama, Skor 0-0

HT Persib Vs Madura United: Dua Tim Buntu di Babak Pertama, Skor 0-0

Liga Indonesia
Hasil MotoGP Catalunya 2024: Bagnaia No 1 Usai Salip Martin, Marquez Podium

Hasil MotoGP Catalunya 2024: Bagnaia No 1 Usai Salip Martin, Marquez Podium

Motogp
Klub Maarten Paes FC Dallas Sambut Bendera Indonesia dengan Cinta

Klub Maarten Paes FC Dallas Sambut Bendera Indonesia dengan Cinta

Liga Lain
Alasan Kompany Cocok Jadi Pelatih Bayern Muenchen

Alasan Kompany Cocok Jadi Pelatih Bayern Muenchen

Bundesliga
Inter Miami Menang Tanpa Messi, Reaksi Keras Fans, Martino Minta Maaf

Inter Miami Menang Tanpa Messi, Reaksi Keras Fans, Martino Minta Maaf

Liga Lain
MilkLife Soccer League 2024, Komitmen untuk Sepak Bola Putri Indonesia

MilkLife Soccer League 2024, Komitmen untuk Sepak Bola Putri Indonesia

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com