Kompas.com - 10/08/2022, 15:35 WIB

KOMPAS.com - Pelatih asal Belanda Robert Rene Alberts mundur dari kursi kepelatihan Persib Bandung.

Pengunduran diri Robert Rene Alberts diumumkan oleh manajemen Persib Bandung di tengah aksi damai bobotoh yang berunjuk rasa melakukan long march dari Saparua menuju Kantor Persib di Jalan Sulanjana, Bandung, Rabu (10/8/2022).

Isi tuntutan bobotoh yang menginginkan Robert Rene Alberts out pun terealisasi. Tuntutan tersebut cukup berdasar mengingat riwayat penampilan Persib Bandung yang gagal meraih kemenangan dalam tiga laga awal di pentas Liga 1 2022-2023

Seiring dengan itu, Persib mengeluarkan pernyataan resmi. Tanpa kemenangan di tiga laga awal menjadi evaluasi besar yang harus dilakukan manajemen. 

Baca juga: Persib Kebobolan 9 Gol dalam 3 Pertandingan, Karier 20 Tahun Ternodai

“Persib dan Robert sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama pada kompetisi Liga 1 musim ini. Hal tersebut tak lepas dari hasil evaluasi yang dilakukan kepada tim dari tiga pertandingan awal Liga 1 2022-2023,” tulis pihak klub. 

Keputusan mundur itu juga diambil Robert demi kebaikan bersama. Baik untuk pemain, bobotoh, dan juga manajemen tim di tengah desakan yang cukup masif di kalangan para pendukung. 

“Keputusan mundur dari pelatih kepala merupakan sikap yang diambil Robert. Itu diambilnya demi kebaikan bersama, khususnya Persib,” lanjut pihak klub.

“Tentunya bukan hal mudah menghadapi situasi sulit, terlebih ini adalah awal musim dan secara mendadak harus menunjuk pengganti sang pelatih,” demikian pernyataan Persib.

Baca juga: Robert Alberts Mundur dari Persib

Menghadapi pertandingan lanjutan pada pekan keempat Liga 1 2022-2023 melawan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Persib akan dipimpin sementara oleh caretaker Budiman. 

“Untuk sementara (pertandingan vs PSIS) akan dipimpin Budiman, bukan Yaya karena pak Yaya adalah pelatih fisik,” kata Komisaris Persib Umuh Muchtar. 

Umuh mengatakan tidak gampang mencari pengganti pelatih usai Robert dan Persib berpisah. Pihaknya akan mencari pelatih yang tentunya harus lebih baik daripada Robert. 

“Tidak segampang itu ya mencari pengganti. Kita masih perlu berembuk dengan Pak Glenn Sugita (Komisaris Utama). Yang pasti Pak Glenn tidak hitung-hitung untung-rugi, mencari pelatih harus lebih bagus dari Rene," tutur Umuh Muchtar menjelaskan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSG Ditahan Imbang Benfica, Galtier: Kami Ciptakan Banyak Peluang ...

PSG Ditahan Imbang Benfica, Galtier: Kami Ciptakan Banyak Peluang ...

Liga Champions
Madrid Vs Shakhtar, Los Blancos Mestinya Bisa Cetak Banyak Gol

Madrid Vs Shakhtar, Los Blancos Mestinya Bisa Cetak Banyak Gol

Liga Champions
Jadwal Liga Europa: Omonia Vs Man United, 4 Pemain Setan Merah Absen

Jadwal Liga Europa: Omonia Vs Man United, 4 Pemain Setan Merah Absen

Liga Lain
BERITA FOTO - Duka Arema Duka Persebaya, Duka Malang Duka Surabaya

BERITA FOTO - Duka Arema Duka Persebaya, Duka Malang Duka Surabaya

Liga Indonesia
Gerakan Shoot Tambahan Saat Bola Muntah

Gerakan Shoot Tambahan Saat Bola Muntah

Sports
45 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Fenomenal Paolo Rossi yang Diawali Skandal

45 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Fenomenal Paolo Rossi yang Diawali Skandal

Internasional
Chelsea Vs Milan: Rossoneri Ompong, Cuma Bikin Satu Tembakan ke Gawang

Chelsea Vs Milan: Rossoneri Ompong, Cuma Bikin Satu Tembakan ke Gawang

Liga Champions
Rekor-rekor Erling Haaland di Liga Champions, Ungguli Messi dan Ronaldo

Rekor-rekor Erling Haaland di Liga Champions, Ungguli Messi dan Ronaldo

Liga Champions
Tragedi Kanjuruhan: Klub dan Polisi-TNI Ditindak, Bagaimana dengan PSSI?

Tragedi Kanjuruhan: Klub dan Polisi-TNI Ditindak, Bagaimana dengan PSSI?

Liga Indonesia
Kualifikasi Piala Asia U17: Kualitas Rumput Pakansari Dikritik, AFC Diminta Turun Tangan

Kualifikasi Piala Asia U17: Kualitas Rumput Pakansari Dikritik, AFC Diminta Turun Tangan

Liga Indonesia
Aremania Tak Serang Pemain, Komnas HAM Pertanyakan Penggunaan Gas Air Mata

Aremania Tak Serang Pemain, Komnas HAM Pertanyakan Penggunaan Gas Air Mata

Sports
PSSI Bicara soal Sanksi FIFA Usai Tragedi Kanjuruhan

PSSI Bicara soal Sanksi FIFA Usai Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Juventus Vs Maccabi Haifa, Bianconeri Tanpa Selebrasi meski Raih 3 Poin

Juventus Vs Maccabi Haifa, Bianconeri Tanpa Selebrasi meski Raih 3 Poin

Liga Champions
Bima Sakti Beberkan Kunci Kemenangan Timnas U17 atas UEA

Bima Sakti Beberkan Kunci Kemenangan Timnas U17 atas UEA

Liga Indonesia
Man City Vs Copenhagen, Banjir Puja-puji bagi Haaland

Man City Vs Copenhagen, Banjir Puja-puji bagi Haaland

Liga Champions
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.