Kompas.com - 10/08/2022, 15:00 WIB

GIANYAR, KOMPAS.com - PSM Makassar layak berbangga dengan pencapain historis yang baru saja mereka buat di ajang AFC Cup 2022.

Tim berjuluk Juku Eja itu jadi tim Indonesia pertama yang lolos ke babak final zona ASEAN sejak format tersebut diterapkan pada 2017 lalu.

Kesuksesan tersebut diperoleh setelah PSM menundukkan perwakilan Malaysia, Kedah Darul Aman FC dengan skor 2-1 pada partai semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Selasa (9/8/2022) malam.

PSM unggul dua gol lebih dulu lewat Yakob Sayuri di menit ke-31, lalu disusul gol yang dicetak Yuran Fernandes di menit ke-62.

Baca juga: 3 Kali Berlaga di Liga 1, Persita Sudah Raih 2 Penghargaan

Kedah baru bisa memberikan gol balasan di menit ke-86 lewat sumbangan Fayadh Zulkifli.

Walaupun menang, pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares sempat terheran-heran dengan cara bermain tim menjelang akhir pertandingan. Pemain tim berjuluk Juku Eja terkesan mengulur-ulur waktu.

"Perlu diketahui, saya bertanya kepada para pemain, 'sepak bola apa itu yang mereka tunjukkan?' Saya tidak mengatakan kepada pemain untuk berlama-lama tidur di lapangan demi menghabiskan waktu," ucap pelatih asal Portugal.

Situasinya ketika itu PSM memang sedang unggul skor, tetapi tidak unggul jumlah pemain. Yuran Fernandes diusir keluar pada menit ke-62 etelah mendapat kartu kuning kedua.

Keunggulan jumlah pemain itu sempat sekali dimanfaatkan Kedah mencetak gol di menit ke-86. Kemudian PSM semakin mengulur waktu saat memasuki tambahan waktu babak kedua untuk menjaga keunggulan.

Di ujung waktu tambahan, PSM harus kehilangan seorang pemainnya lagi. Kali ini giliran Agung Mannan yang mendapat kartu kartu merah langsung dari wasit pada menit ke-90+8.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komnas HAM Soal Pelanggaran HAM di Tragedi Kanjuruhan: Masyarakat Pasti Sepakat

Komnas HAM Soal Pelanggaran HAM di Tragedi Kanjuruhan: Masyarakat Pasti Sepakat

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan, PSSI Ungkap Tujuan FIFA-AFC Datang ke Indonesia

Tragedi Kanjuruhan, PSSI Ungkap Tujuan FIFA-AFC Datang ke Indonesia

Liga Indonesia
Istilah Heading dalam Sepak Bola dan Tujuannya

Istilah Heading dalam Sepak Bola dan Tujuannya

Sports
PSG Ditahan Imbang Benfica, Galtier: Kami Ciptakan Banyak Peluang ...

PSG Ditahan Imbang Benfica, Galtier: Kami Ciptakan Banyak Peluang ...

Liga Champions
Madrid Vs Shakhtar, Los Blancos Mestinya Bisa Cetak Banyak Gol

Madrid Vs Shakhtar, Los Blancos Mestinya Bisa Cetak Banyak Gol

Liga Champions
Jadwal Liga Europa: Omonia Vs Man United, 4 Pemain Setan Merah Absen

Jadwal Liga Europa: Omonia Vs Man United, 4 Pemain Setan Merah Absen

Liga Lain
BERITA FOTO - Duka Arema Duka Persebaya, Duka Malang Duka Surabaya

BERITA FOTO - Duka Arema Duka Persebaya, Duka Malang Duka Surabaya

Liga Indonesia
Gerakan Shoot Tambahan Saat Bola Muntah

Gerakan Shoot Tambahan Saat Bola Muntah

Sports
45 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Fenomenal Paolo Rossi yang Diawali Skandal

45 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Fenomenal Paolo Rossi yang Diawali Skandal

Internasional
Chelsea Vs Milan: Rossoneri Ompong, Cuma Bikin Satu Tembakan ke Gawang

Chelsea Vs Milan: Rossoneri Ompong, Cuma Bikin Satu Tembakan ke Gawang

Liga Champions
Rekor-rekor Erling Haaland di Liga Champions, Ungguli Messi dan Ronaldo

Rekor-rekor Erling Haaland di Liga Champions, Ungguli Messi dan Ronaldo

Liga Champions
Tragedi Kanjuruhan: Klub dan Polisi-TNI Ditindak, Bagaimana dengan PSSI?

Tragedi Kanjuruhan: Klub dan Polisi-TNI Ditindak, Bagaimana dengan PSSI?

Liga Indonesia
Kualifikasi Piala Asia U17: Kualitas Rumput Pakansari Dikritik, AFC Diminta Turun Tangan

Kualifikasi Piala Asia U17: Kualitas Rumput Pakansari Dikritik, AFC Diminta Turun Tangan

Liga Indonesia
Aremania Tak Serang Pemain, Komnas HAM Pertanyakan Penggunaan Gas Air Mata

Aremania Tak Serang Pemain, Komnas HAM Pertanyakan Penggunaan Gas Air Mata

Sports
PSSI Bicara soal Sanksi FIFA Usai Tragedi Kanjuruhan

PSSI Bicara soal Sanksi FIFA Usai Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.