Kompas.com - 08/08/2022, 08:00 WIB

BEKASI, KOMPAS.com - Persebaya kalah 0-1 dari Bhayangkara FC pada pekan ketiga Liga 1 2022-2023. Hasil itu disebut Aji Santoso terjadi karena ketiadaan striker utama dan personel Persebaya lupa instruksinya.

Partai Bhayangkara FC vs Persebaya digelar di Stadion Wibawa Mukti Bekasi, Minggu (7/8/2022) malam.

Gelandang Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto, jadi "aktor antagonis" bagi Persebaya.

Golnya pada menit ke-60 lewat situasi bola mati membuat Persebaya kembali pulang dengan tangan hampa.

Pelatih Persebaya, Aji Santoso, sangat menyayangkan hasil buruk tersebut. Sebab tim beralias Bajul Ijo tampil sangat dominan dengan penguasaan bola sebesar 62 persen.

Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga 1: Persebaya Dua Kali Kalah, Persib Zona Merah

Namun, dominasi tersebut tak diikuti dengan kemampuan mengkreasi peluang konkret dan penyelesaian akhir prima.

Tim berjuluk Bajul Ijo tercatat hanya mampu melepaskan sembilan tembakan dan satu saja yang tepat sasaran.

Beda halnya dengan Bhayangkara FC yang sukses melepas 20 tembakan dan enam di antaranya mengarah ke target.

Aji Santoso menyebut kekurangan pemain berkualitas menjadi faktor mendasar penyebab Persebaya kesulitan dalam menyerang.

Baca juga: Hasil Liga 1 Bhayangkara FC Vs Persebaya 1-0: Bajul Ijo Telan Kekalahan Kedua

 

Pada pertandingan kontra Bhayangkara FC, Persebaya memainkan Januar Eka sebagai ujung tombak, selagi Silvio Junior menepi karena cedera.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Quartararo Usai MotoGP Jepang: Lebih Baik Dapat 8 Poin daripada...

Quartararo Usai MotoGP Jepang: Lebih Baik Dapat 8 Poin daripada...

Sports
MotoGP Jepang: Pujian untuk Marquez, Tetap di Depan meski Pakai Motor Sulit

MotoGP Jepang: Pujian untuk Marquez, Tetap di Depan meski Pakai Motor Sulit

Motogp
Penampilan Baru Bek Persib Victor Igbonefo dengan Topengnya 

Penampilan Baru Bek Persib Victor Igbonefo dengan Topengnya 

Liga Indonesia
Final Indonesia International Series, Ikhsan Rumbay Banting Raket Usai Juara

Final Indonesia International Series, Ikhsan Rumbay Banting Raket Usai Juara

Badminton
Dimas Drajad, Penyerang Paket Komplet di Mata Djadjang Nurdjaman

Dimas Drajad, Penyerang Paket Komplet di Mata Djadjang Nurdjaman

Liga Indonesia
Final Indonesia International Series: Kejutan Tunggal Putri, Stephanie Widjaja Kalah

Final Indonesia International Series: Kejutan Tunggal Putri, Stephanie Widjaja Kalah

Badminton
Kata Quartararo soal Crash Bagnaia di MotoGP Jepang: Saya Tak Melihat Pecco, tetapi...

Kata Quartararo soal Crash Bagnaia di MotoGP Jepang: Saya Tak Melihat Pecco, tetapi...

Sports
Kilas Balik Piala Dunia 1954: Gelar Perdana Jerman, Keajaiban di Bern

Kilas Balik Piala Dunia 1954: Gelar Perdana Jerman, Keajaiban di Bern

Sports
Danau Toba Rally 2022: Ricardo Naik Podium, Sean Tampil Hebat

Danau Toba Rally 2022: Ricardo Naik Podium, Sean Tampil Hebat

Sports
Klasemen MotoGP 2022: Papan Atas Memanas, Setiap Balapan adalah Final!

Klasemen MotoGP 2022: Papan Atas Memanas, Setiap Balapan adalah Final!

Motogp
Eko/Ade Juara Indonesia International Series 2022, Ambisi Besar Eks Pelatnas

Eko/Ade Juara Indonesia International Series 2022, Ambisi Besar Eks Pelatnas

Sports
Final Indonesia International Series 2022: Unggulan 6 Berjaya di Sektor Ganda Putra

Final Indonesia International Series 2022: Unggulan 6 Berjaya di Sektor Ganda Putra

Badminton
Jack Miller Usai Menangi MotoGP Jepang 2022: Saya Menangis seperti Bayi

Jack Miller Usai Menangi MotoGP Jepang 2022: Saya Menangis seperti Bayi

Sports
Final Indonesia International Series 2022: Minggu Ceria untuk Dejan/Gloria

Final Indonesia International Series 2022: Minggu Ceria untuk Dejan/Gloria

Badminton
56 Hari Jelang Piala Dunia 2022, Lahirnya 'Tarian' Johan Cruyff

56 Hari Jelang Piala Dunia 2022, Lahirnya "Tarian" Johan Cruyff

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.