Kompas.com - 02/07/2022, 06:20 WIB

Penetrasi di dua sektor sayap yang diisi Febri Hariyadi dan Frets Butuan dinilai kurang menonjol malam itu. 

“Perjalanan kami di Piala Presiden terhenti malam ini,” buka Robert dalam konferensi pers seusai pertandingan. 

Baca juga: FT Persib Vs PSS 1-1, Laga Berlanjut ke Babak Adu Penalti

“Babak pertama permainan tidak terlalu menarik dari kedua tim dan kami tidak membuat peluang. Kami tidak bisa melakukan penetrasi dari flank dan tidak membuat situasi yang berbahaya di kotak penalti,” papar Robert. 

Ia juga mengatakan Maung Bandung kecolongan lewat proses yang sederhana. Semestinya, gol sundulan Boaz tidak terjadi.

Robert langsung meresponsnya dengan beberapa pergantian pemain yang membuahkan hasil.

“Di babak kedua mereka bisa mencetak gol melalui proses yang sederhana dan gol itu seharusnya tidak terjadi,” ulas Robert. 

“Ketika mereka unggul kami mencoba untuk balik menekan hingga membuat skor menjadi 1-1, lalu sempat unggul jumlah pemain pada lima menit terakhir tapi gagal memanfaatkan itu,” sambungnya. 

Baca juga: Persib Vs PSS Sleman: Maung Bandung Tak Pernah Gagal di 8 Besar Piala Presiden

Adu tendangan penalti adalah situasi yang tidak diharapkan Robert. Hal itu sudah ia bicarakan dalam konferensi pers jelang pertandingan.

Benar saja, apa yang tidak diinginkan Robert terjadi. Keberhasilan penjaga gawang PSS M Ridwan menggagalkan penalti Erwin memberikan tekanan kepada pemain lainnya.

Robert mengatakan, seharusnya para pemain Persib bisa memaksimalkan waktu 90 menit dengan lebih baik. Namun, kekalahan yang buat mereka tersingkir di Piala Presiden harus diterima.

“Dalam adu penalti semuanya bisa terjadi, kiper melakukan penyelamatan dan itu memberi tekanan untuk pemain kami,” tandasnya.

"Kami seharusnya bisa melakukan tugas lebih baik di 90 menit dan menyelesaikan laga di waktu normal. Kini saatnya untuk bersiap untuk liga."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.