Kompas.com - 12/06/2022, 22:20 WIB

KOMPAS.com - Keluhan soal kualitas wasit sudah muncul meski Piala Presiden 2022 baru saja dimulai. Bahkan, muncul wacara VAR (Video Assistant Referee) segera diterapkan.

Keluhan tersebut disampaikan oleh pelatih PSM Makassar, Bernando Tavares, saat timnya menjalani laga melawan tuan rumah Grup D, Arema FC, di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (11/6/2022).

Pada laga tersebut PSM Makassar menjadi pemenang melalui gol semata wayang Wiljan Pluim pada menit pertama.

Baca juga: Hasil Piala Presiden Persikabo Vs Persik 0-1: Macan Putih Ikuti Jejak PSM Makassar

Namun ia tidak puas dengan kualitas pengadil lapangan. Ia merasa ada beberapa keputusan kontroversial yang dibuat wasit sehingga merugikan timnya.

“Kami memiliki kesempatan lain. Tapi wasit menganulir gol tersebut karena dianggap penyerang kami offside,” ujar pelatih asal Portugal.

“Padahal, pemain kami berlari dari pertahanan belakang lawan sebetulnya tidak. Saya tekankan lagi, itu tidak offside karena pemain kami melakukan lari dari garis pertahanan Arema,” imbuhnya.

Bernardo Tavares menyadari wasit memang tidak luput dari kesalahan. Namun ia merasa hal tersebut tidak bisa menjadi pembenaran karena keputusan wasit sangat menentukan nasib sebuah klub.

Jadi sekalipun pada laga kali ini timnya berhasil menang, ia tetap gusar karena melihat keputusan kontroversial.

Baca juga: Cetak Gol Cepat ke Gawang Arema FC, PSM Main Nyaman dan Menguasai Laga

“Kalau kami kalah atau draw, kalian akan bilang terlalu banyak alasan. Tidak, kami menang pun, kami lihat banyak kesalahan yang terjadi, yang dilakukan oleh wasit,” ujarnya dengan tegas.

Bernando Tavares pun berharap hal ini bisa mendapatkan perhatian. Bahkan ia menyarankan jika perlu Liga Indonesia menggunakan teknologi VAR untuk menyempurnakan kinerja wasit.

“Kalau Indonesia punya VAR, akan terlihat jelas hal-hal yang perlu kita tingkatkan,” pungkas pelatih berusia 42 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.