Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Piala Presiden 2022: Dibuka Skor Seri Persis Vs PSS dan Rekor Seto Nurdiyantoro

Kompas.com - 12/06/2022, 04:00 WIB
Fristin Intan Sulistyowati,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi


SOLO, KOMPAS.com - PSS Sleman mendapatkan hasil positif dalam laga perdana Piala Presiden 2022, dengan menahan imbang 0-0 Persis Solo di Stadion Manahan, Sabtu (11/6/2022).

Hasil akhir laga pembuka Piala Presiden 2022 Persis vs PSS juga menghadirkan makna tersendiri buat Seto Nurdiyantoro.

Sang pelatih PSS Sleman kini tidak terkalahkan di Stadion Manahan, melawan Persis Solo, dalam tiga laga terakhir.

Sebelum ini, ketika Seto masih menjadi Pelatih PSIM Yogyakarta, ia mampu mencatat kemenangan 1-0 dan hasil imbang 0-0 atas Persis Solo di Manahan.

Usai laga Persis vs PSS, Seto Nurdiyantoro mengomentari pencapaian unik itu, sembari tak menutup kemungkinan dirinya akan bisa berkarier di Solo suatu hari nanti.

"Saya tidak berpikir ke sana, tetapi ini kebetulan saja. Apakah nanti saya bernasib di sini dua atau tiga tahun lagi juga belum tahu. Tetapi, jelas saya di PSS Sleman," tutur Seto Nurdiyantoro usai laga Persis vs PSS.

Baca juga: Piala Presiden 2022: Momen Kaesang Pamer Kaus PSS Usai Persis Main Seri

Pelatih tim beralias Super Elang Jawa tersebut berujar catatan tak terkalahkan dalam tiga laga beruntun dirinya saat melawan Persis Solo bisa terjadi karena dia selalu ingin memberikan yang terbaik.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro (tengah) saat jumpa pers di Stadion Manahan, Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/6/2022)Fristin Intan/Kompas.com Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro (tengah) saat jumpa pers di Stadion Manahan, Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/6/2022)

Selain itu, Seto juga mengomentari soal sesumbarnya jelang laga versus Persis. Ia sempat menyebut PSS akan merepotkan Persis.

"Bukan kami yang merepotkan, tapi kami yang kerepotan," ujar Seto Nurdiyantoro.

"Kami harus belajar, tentang konsistensi. Babak pertama kita bisa mengimbangi, tapi kedua sedikit ada penurunan. Kita evaluasi," katanya.

Baca juga: Persis Vs PSS: Kenapa Fabiano yang Jadi Eksekutor Penalti?

"Masih ada pembelajaran, memang kiper (M. Ridwan) tampil baik. Masih ada kiper lain, Jandia (Eka Putra). Artinya, mereka bakal berkompetisi. Kami yang belajar, kami yang kerepotan melawan Persis Solo," ucap Seto melanjutkan.

Seto juga mengakui adanya penurunan permainan, entah secara fisik atau karena dampak pergantian pemain. Seto pun mengakui timnya belum sepenuhnya siap saat menghadapi Persis Solo, karena persiapan mepet. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Persib Bandung Vs Madura United, Rivera Utamakan Kepentingan Tim

Persib Bandung Vs Madura United, Rivera Utamakan Kepentingan Tim

Liga Indonesia
Thiago Motta Pergi dari Bologna, Kans Jadi Pelatih Anyar Juventus

Thiago Motta Pergi dari Bologna, Kans Jadi Pelatih Anyar Juventus

Liga Italia
Hasil Malaysia Masters: 4 Wakil Indonesia ke 8 Besar, Pastikan 1 Tiket Semifinal

Hasil Malaysia Masters: 4 Wakil Indonesia ke 8 Besar, Pastikan 1 Tiket Semifinal

Badminton
Ricky Soebagdja Ungkap Fokus PBSI Jelang Olimpiade 2024

Ricky Soebagdja Ungkap Fokus PBSI Jelang Olimpiade 2024

Badminton
Lewandowski Tak Takut Mbappe Perkuat Madrid, Ingatkan Barcelona

Lewandowski Tak Takut Mbappe Perkuat Madrid, Ingatkan Barcelona

Liga Spanyol
Julen Lopetegui Resmi Gantikan Moyes Jadi Pelatih West Ham United

Julen Lopetegui Resmi Gantikan Moyes Jadi Pelatih West Ham United

Liga Inggris
Alasan Darwin Nunez Hindari Baca Komentar Negatif di Medsos

Alasan Darwin Nunez Hindari Baca Komentar Negatif di Medsos

Liga Inggris
Xabi Alonso Usai Gagal Bawa Leverkusen Juara Liga Europa: Menyakitkan…

Xabi Alonso Usai Gagal Bawa Leverkusen Juara Liga Europa: Menyakitkan…

Liga Indonesia
Cerita Apriyani Nyaris Saling Pukul dengan Fadia, Singgung Kepedulian

Cerita Apriyani Nyaris Saling Pukul dengan Fadia, Singgung Kepedulian

Badminton
Asean Cup 2024: Pandit Vietnam Nilai Sulit Jika Bertemu Timnas Indonesia

Asean Cup 2024: Pandit Vietnam Nilai Sulit Jika Bertemu Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
Atalanta Juara Liga Europa, Gelar Pertama Gasperini, Ukir Sejarah di Usia 66 Tahun!

Atalanta Juara Liga Europa, Gelar Pertama Gasperini, Ukir Sejarah di Usia 66 Tahun!

Liga Lain
Jelang Final Championship Series Liga 1, Persib Disanksi Komdis

Jelang Final Championship Series Liga 1, Persib Disanksi Komdis

Liga Indonesia
Hansi Flick Jalin Komunikasi dengan Deco, Sinyal Calon Pengganti Xavi di Barcelona

Hansi Flick Jalin Komunikasi dengan Deco, Sinyal Calon Pengganti Xavi di Barcelona

Liga Spanyol
AC Milan Rilis Jersey Kandang Baru untuk Musim Depan

AC Milan Rilis Jersey Kandang Baru untuk Musim Depan

Liga Italia
Baru Gabung, Kesan Mendoza Langsung Bawa Persib ke Final Championship Series Liga 1

Baru Gabung, Kesan Mendoza Langsung Bawa Persib ke Final Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com