Toto TIS Suparto
Editor Buku Lepas, Ghostwritter

Editor Buku

Tatkala Shin Tae-yong Ngopi, Pemain Kehilangan "Hwaiting"...

Kompas.com - 08/06/2022, 07:10 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

RABU, 8 Juni 2022, pukul 23.15 WIB, timnas Indonesia akan menghadapi Kuwait dalam Kualifikasi Piala Asia 2023 yang bakal dilangsungkan di Jaber Al-Ahmad International Stadium, Kuwait City, Kuwait.

Inilah ujian sesungguhnya bagi Shin Tae-yong, pelatih timnas. Setelah dia meminta maaf karena gagal mempersembahkan medali emas di SEA Games 2021 bagi Merah Putih dan anak asuhnya bermain di luar ekspektasi saat uji coba dengan Bangladesh, kini akankah Shin Tae-yong (STY) kembali meminta maaf kepada khalayak sepak bola Tanah Air lantaran gagal di kualifikasi?

Apakah Anda menonton tayangan langsung uji coba dengan Bangladesh? Di tayangan itu, penonton disuguhi iklan kopi yang diperankan STY. Lihat, betapa semangat STY menjadi model iklan. Setelah meminum kopi (dalam adegan iklan), STY terlihat sangat bersemangat. Sisi lain, tatkala STY asyik dan semangat ngopi, disayangkan tak tergambarkan semangat serupa pada para pemain. Kata komentator, kurang greget. Kata mantan pelatih, pemain lebih banyak jalan-jalan. Kata teman asal Malang, "mbelgedhes".

Ternyata, eks asisten Shin Tae-yong yang sekarang melatih Vietnam U23, antara pemain Vietnam dan Indonesia (yang pernah dilatihnya) ada perbedaan paling mencolok: semangat. Gong Oh-kyun, asisten itu, berkata begini: "Pemain Indonesia tidak dalam semangat yang cukup baik, cukup ditentukan seperti yang saya inginkan sehingga sangat sulit untuk bekerja," katanya dalam wawancara dengan media Vietnam. "Berbeda ketika saya pergi ke Vietnam. Saya melihat pemain Vietnam sangat bertekad, pekerja keras, dan menunjukkan sikap yang sangat progresif seperti pemain Korea. Itu membuat saya sangat tertarik," katanya sebagaimana dikutip dari Bolasport.

Hwaiting, Fighter...

Semangat, bagi Gong Oh-kyun, kerap diucapkan "hwaiting" atau "paiting". Sering kata ini didengar pada drama Korea. Ketika orang Korea memberikan semangat ke orang lain, mereka menggunakan kata hwaiting ini sambil mengepalkan tangannya. Kata hwaiting hampir sama seperti kata "fighting" dalam bahasa Inggris. Arti fighting di kamus bahasa Inggris memiliki beberapa terjemahan. Di antara arti fighting tersebut yakni perkelahian. Ada juga arti fighting sebagai perjuangan. Selain itu, jika diambil dari kata fight, arti fighting adalah bertempur, berperang, berjuang, ataupun berkelahi. Jika muncul istilah fighter, arti kata tersebut adalah orang yang berjuang atau suka berkelahi.

Laga matchday keempat Grup B Piala AFF 2020, Indonesia vs Vietnam, di Stadion Bishan, Singapura, Rabu (15/12/2021) malam WIB.AFP/SUHAIMI ABDULLAH Laga matchday keempat Grup B Piala AFF 2020, Indonesia vs Vietnam, di Stadion Bishan, Singapura, Rabu (15/12/2021) malam WIB.

Pemain sepak bola Vietnam, menurut Goh, sudah sampai level fighter. Begitu pun Korea Selatan, Jepang, bahkanThailand. Gaya fighter Thailand bisa kita lihat saat bertemu Indonesia pada semifinal SEA Games tempo hari. Thailand penuh gairah. Ada spirit, energi, gairah, dan antusiasme. Di Korea ada hwaiting, di Jepang ada gambaru. Ini secara populer diterjemahkan sebagai berjuang mati-matian sampai titik darah penghabisan, bekerja hingga batas kemampuan terakhir, atau melakukan sesuatu dengan segala daya dan upaya, bahkan yang terpahit sekalipun, untuk mencapai yang terbaik.

Gambaru juga gambaran "jangan manja, jangan cengeng." Teriakan "gambare", misalkan, bisa dijumpai selama pelajaran olahraga di sekolah, anak-anak akan sering terdengar berteriak "gambare" atau "gambatte" untuk mendorong teman-teman mereka dalam pertandingan. Sekali lagi, teriakan ini mau mengajak untuk bekerja keras dengan sabar, bertekun dan berfokus pada sasaran, penuh semangat dan antusiasme.

Pada Piala Dunia 1998 yang digelar di Perancis, pendukung tim Jepang bersorak dengan meneriakkan slogan "Gambare Nippon!" Selama kejuaraan, slogan itu terus digunakan pada acara televisi dan iklan setiap hari. Gambaru adalah inti etos Jepang yang membuat mereka berhasil bangkit dari berbagai kesulitan.

Inilah yang perlu ditularkan STY kepada para pemain, "hwaiting". Ada satu dua pemain punya gairah. Lihatlah Ronaldo Kwateh yang muda itu. Meliuk-liuk penuh antusias. Namun, secara tim bahwa semangat, gairah, maupun antusias pemain idealnya dinaikkan lagi. Seperti STY di iklan kopi tersebut. Mudah-mudahan ini terjadi di Kuwait. Bila pemain menunjukkan gairah, penonton pun "ikhlas" menerima kekalahan. Kalah menang merupakan konsekuensi pertandingan. Namun, kalau kalah, eh main tanpa gairah, sungguh menyakitkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Tercipta, Ada 3 Wakil Asia di Fase Gugur Piala Dunia 2022

Sejarah Tercipta, Ada 3 Wakil Asia di Fase Gugur Piala Dunia 2022

Internasional
Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2022: Hari Ini Belanda Vs Amerika Serikat

Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2022: Hari Ini Belanda Vs Amerika Serikat

Internasional
Perjuangan Penghuni Ruko Stadion Usai 2 Bulan Tragedi Kanjuruhan, Bayangan Relokasi

Perjuangan Penghuni Ruko Stadion Usai 2 Bulan Tragedi Kanjuruhan, Bayangan Relokasi

Liga Indonesia
Ironi 3 Tim Kejutan di Piala Dunia 2022: Libas Para Juara, lalu Ucapkan Sampai Jumpa

Ironi 3 Tim Kejutan di Piala Dunia 2022: Libas Para Juara, lalu Ucapkan Sampai Jumpa

Internasional
Persiapan Empat Tim Jatim Jelang Liga 1 2022-2023 Bergulir Lagi

Persiapan Empat Tim Jatim Jelang Liga 1 2022-2023 Bergulir Lagi

Liga Indonesia
Drama Kamerun Vs Brasil: Saat Aboubakar Cetak Gol lalu Dapat Kartu Merah...

Drama Kamerun Vs Brasil: Saat Aboubakar Cetak Gol lalu Dapat Kartu Merah...

Internasional
16 Besar Piala Dunia 2022, Tak Ada Tim yang Lolos dengan Nilai Sempurna

16 Besar Piala Dunia 2022, Tak Ada Tim yang Lolos dengan Nilai Sempurna

Internasional
Bagan 16 Besar Piala Dunia 2022: Argentina dan Portugal Berseberangan

Bagan 16 Besar Piala Dunia 2022: Argentina dan Portugal Berseberangan

Internasional
Piala Dunia 2022: Kamerun Ukir Sejarah, Tersingkir dengan Kepala Tegak

Piala Dunia 2022: Kamerun Ukir Sejarah, Tersingkir dengan Kepala Tegak

Internasional
Polri Beri Lampu Hijau, Liga 1 Dilanjutkan 5 Desember 2022

Polri Beri Lampu Hijau, Liga 1 Dilanjutkan 5 Desember 2022

Liga Indonesia
Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2022: Brasil Vs Korea Selatan, Portugal Vs Swiss

Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2022: Brasil Vs Korea Selatan, Portugal Vs Swiss

Internasional
Ahn Jung-hwan, Penyerang Korea Selatan yang Sukses Kubur Mimpi Italia pada Piala Dunia 2002

Ahn Jung-hwan, Penyerang Korea Selatan yang Sukses Kubur Mimpi Italia pada Piala Dunia 2002

Internasional
Klasemen Grup G Piala Dunia 2022: Brasil Ternoda, Langkah ke 16 Besar Tak Sempurna

Klasemen Grup G Piala Dunia 2022: Brasil Ternoda, Langkah ke 16 Besar Tak Sempurna

Internasional
Tangis Luis Suarez dan Akhir Tragis Uruguay di Piala Dunia 2022

Tangis Luis Suarez dan Akhir Tragis Uruguay di Piala Dunia 2022

Internasional
Daftar Tim Lolos 16 Besar Piala Dunia 2022 Komplet, Swiss Terakhir

Daftar Tim Lolos 16 Besar Piala Dunia 2022 Komplet, Swiss Terakhir

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.