Kompas.com - 01/06/2022, 20:20 WIB

KOMPAS.com - Bek West Ham United, Kurt Zouma, dilarang memelihara kucing selama lima tahun. Larangan tersebut merupakan salah satu bentuk hukuman yang ia terima setelah menyiksa kucing peliharaannya.

Selain dilarang memelihara kucing selama lima tahun, Kurt Zouma juga diperintahkan melakukan 180 jam pelayanan masyarakat.

Sky Sports menulis, Kurt Zouma menerima hukuman itu setelah mengakui tindakannya yang tidak terpuji, yakni menendang dan menampar kuncing peliharaannya.

Tindakan Kurt Zouma saat menendang dan menampar kucing peliharaannya terekam dalam video yang diunggah oleh sang adik, Yoan Zouma, melalui media sosial Snapchat pada Februari lalu.

Baca juga: Videonya Siksa Kucing Viral dan Dapat Kecaman, Bek West Ham Minta Maaf

Dalam video tersebut, Kurt Zouma tampak menendang kucing Bengal di dapurnya sebelum melemparkan sepasang sepatu dan menampar kepalanya.

Kurt Zouma juga mengeluarkan kata-kata kasar saat melakukan tindakan itu.

Yoan Zouma sebagai perekam kemudian mengirim video tersebut kepada seorang wanita yang akan dia ajak kencan.

Namun, Yoan Zouma justru mendapat respons keras dari seorang wanita yang akan dia ajak kencan tersebut.

"Saya tidak berpikir memukul kucing seperti itu tidak apa-apa. Jangan repot-repot datang hari ini," kata sang wanita yang langsung membatalkan kencan bersama Yoan Zouma, dikutip dari AFP.

Baca juga: Usai Dikecam karena Menyiksa Kucing, Kurt Zouma Kena Denda Miliaran Rupiah dan Ditinggal Sponsor

Video yang memuat tindakan Kurt Zouma pun beredar di dunia maya dan memicu kemarahan secara luas.

Tindakan Kurt Zouma juga langsung mendorong West Ham United untuk memberikan denda besar kepada sang pemain.

Berdasarkan laporan AFP, West Ham United ketika itu memberikan denda sebesar 250.000 poundsterling atau setara Rp 4,5 miliar.

Tak berhenti di situ, selain didenda pihak klub, Kurt Zouma juga harus rela kehilangan kesepatakan dengan sponsor.

Kasus penyiksaan terhadap kucing yang dilakukan oleh Kurt Zouma kemudian naik ke pengadilan.

Baca juga: Adidas dan Sekondannya Berpaling dari Si Penendang Kucing Kurt Zouma

Di pengadilan, Kurt Zouma mengakui kesalahannya. Sebelum itu, dia laporkan datang ke pengadilan bersama pengawal kekar untuk menghadapi para awak media yang sudah menunggu dan seorang demonstran berpakaian kucing.

Dalam proses persidangan, seorang hakim di Pengadilan Thames Magistrates, London Timur, yakni Susan Holdham, menganggap Kurt Zouma telah melakukan tindakan tercela dan memalukan.

"Anda harus sadar bahwa orang lain memandang Anda dan banyak anak muda bercita-cita menjadi seperti Anda," kata Susan Holdham.

Kurt Zouma pun disebut mengaku bersalah atas tuduhan di bawah Undang-undang Kesejahteraan Hewan karena menyebabkan penderitaan yang tidak perlu kepada hewan.

Baca juga: Spanduk Cats Lives Mater Melintas di Langit Anfield, Sindiran untuk Zouma

Setelah mengakui kesalahannya, barulah Kurt Zouma dilarang memelihara kucing selama lima tahun dan harus menyelesaikan 180 jam pelayanan masyarakat.

Selain itu, dia juga dilaporkan harus membayar biaya pengadilan sebesar 9.000 poundsterling atau setara Rp 1,6 miliar.

Sementara, sang adik Yoan Zouma yang juga merupakan seorang pemain sepak bola, dijatuhi hukuman 140 jam pelayanan masyarakat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.