Kompas.com - 28/05/2022, 05:00 WIB

Saya pikir momen kuncinya adalah pertemuan tahun lalu, pada 6 Juli di Milanello, ketika kami bertemu dan menetapkan apa tujuan kami, yakni membidik tinggi, bahwa kami tak akan senang jika melakukannya lagi. Sebab, itu adalah hasil yang sudah pernah kami capai. Itu adalah momen penting sebab saya melihat dalam diri pemain kesadaran luar biasa, sikap positif, dan kepercayaan diri. Ya, tentu ada momen lain dan cedera Simon Kjaer adalah persoalan gawat. Sebab, kami kehilangan pemain yang sangat penting, bukan hanya dari aspek teknik, kualitasnya di atas lapangan, tapi di luar itu karena kepribadiannya, karakter kuat, yang merupakan pemimpin sejati. Seperti biasa, saya menimbang itu di area teknik, apakah kami akan berhasil merekrut pemain dengan level seperti itu, yang mana tidak ada, atau kami fokus kepada perkembangan pemain kami. Kami memilih itu (fokus kepada pemain muda) dan sekali lagi saya mesti bilang, kami tepat. Sebab, (Pierre) Kalulu kemudian membuktikan diri sebagai pemain fantastis dan jelas adalah kejutan terbaik di kompetisi. 

3. Kekalahan 0-5 dari Atalanta (di Liga Italia 2019-2020) mengubah AC Milan  

Saya benar-benar percaya bahwa semua yang merupakan bagian dari Milan telah bekerja dalam hamorni yang sempurna, dengan keyakinan besar, menghormati peran, dan kualitas pemain saya. Kualitas pemain saya benar-benar luar biasa. Perkembangan mereka sangat pesat - bagi mereka itu cukup normal karena mereka berbakat dan masih sangat muda - tetapi berpikir dua tahun lalu untuk bisa mencapai level seperti saat ini tentu saja sulit. Tetapi di atas semua itu, saya percaya bahwa kemampuan mereka untuk yakin pada apa yang mereka lakukan, membuat diri mereka ada setiap hari untuk tim merupakan mentalitas penting yang dibangun dari hari ke hari dan karenanya itu bahkan terasa lebih indah. 

4. Tentang nyanyian "Pioli is on Fire" 

Saya pikir itu adalah pengakuan yang adil dalam hidup yang saya jalani ini. Jelas bahwa untuk memenangkan kejuaraan yang begitu penting, sesulit Liga Italia, perlu banyak hal yang disatukan untuk bisa menjadi sempurna. Saya telah menemukan lingkungan yang tepat, saya pikir saya telah tiba di waktu yang tepat, mungkin juga pada saat terbaik dari perkembangan profesional saya dan terutama dengan pemain level tinggi. Jadi saya percaya bahwa saya telah menabur banyak karena saya memiliki pengalaman yang sangat positif dan bahkan negatif.  Saya terus memperbarui diri dan memiliki semangat. Saya terus percaya dengan apa yang saya lakukan dan sekarang saya membawa pulang hasil bagus dan sangat puas. Tapi saya ulangi, pujian harus dibagi rata di antara semua pihak, klub, staf, manajer, dan di atas semua itu adalah pemain dan penggemar yang telah memberi kami energi yang benar-benar luar biasa tahun ini.

5. Keyakinan untuk memenangi scudetto

Saya ulangi, kami selalu percaya itu. Menurut saya ada dua pertandingan yang menjadi titik balik kami, comeback di derbi, itu pasti, jika tidak, bisa menjadi sulit untuk mendapatkan kembali puncak klasemen, dan kemenangan di menit akhir di Roma melawan Lazio setelah kalah dalam laga derbi di Coppa Italia pada pekan serupa. Saya pikir ini adalah momen yang memberi kami kepercayaan diri dan kesadaran yang lebih banyak. Selain itu, fakta bahwa kami telah memenangi enam pertandingan terakhir di mana semua orang tahu kami memiliki jadwal yang jauh lebih sulit daripada tim lain, menunjukkan kekuatan mental dan teknik para pemain saya. 

6. Soal pendekatan sepak bola progresif ala AC Milan dan ide aturan waktu efektif

Idenya adalah mengatur waktu yang efektif: jika bola keluar, jika ada cedera, jika ada buang-buang waktu. Sejujurnya saya tidak menerima ketika Anda mengatakan "tetapi kami memberi waktu tambahan 8 menit ". Namun, jika Anda tidak melakukan intervensi selama pertandingan ketika tim lawan "mengulur waktu", itu berarti menghilangkan ritme permainan dan intensitas pertandingan. Kemudian, dalam masa injury time Anda bermain semakin sedikit karena pada akhirnya jika Anda bermain 8 menit, Anda memainkan 2/3 dari waktu. Oleh karena itu, bagi saya hal tersebut akan menjadi aturan yang bisa membawa manfaat, terutama di Italia. 

Baca juga: EKSKLUSIF Stefano Pioli: AC Milan dan Tanggal Sakral 6 Juli 2021

7. Ritual malam pertama dengan trofi juara Serie A dan Gelang Pioli

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.