Kompas.com - 27/05/2022, 15:20 WIB

Pada saat ditanya terkait insiden tersebut, Evan mengaku bahwa dirinya merasa sangat emosi hingga ingin membalas perbuatan lawan.

Akan tetapi, dia rela menahan emosi tersebut demi terhindar dari hukuman kartu kuning.

Jika mendapat kartu kuning, Evan tidak akan bisa tampil pada laga berikutnya, yakni melawan Thailand.

Baca juga: Ranking Timnas Futsal Indonesia: Nomor 39 Dunia, 7 di Asia

Padahal, laga melawan Thailand menjadi krusial bagi Indonesia untuk mengamankan medali SEA Games 2021.

"Saya enggak bisa digituin, tapi waktu itu saya ingat besoknya kami lawan Thailand. Kalau saya kena kartu kuning, positif saya ga bakal main," kata Evan kepada KOMPAS.com saat diwawancarai dalam acara peluncuran jersey special edition Specs, Selasa (24/5/2022).

"Langsung, emosinya langsung enggak ada, bisa dikontrol," ujar Evan.

Evan juga mengatakan bahwa dirinya kini lebih bisa menahan emosi setelah terkena kartu merah pada final Piala AFF Futsal kontra Thailand, awal April lalu.

Baca juga: Final Indonesia Vs Thailand, Evan Soumilena Kena Kartu Merah

Kala itu, Evan diusir keluar lapangan seusai mendapat dua kartu kuning. Dia pun sempat mendorong wasit dan melancarkan protes keras.

Tak berhenti di situ, Evan juga memperkeruh keadaan saat berjalan keluar lapangan.

Insiden pada final Piala AFF itu seolah menjadi momentum pendewasaan bagi Evan Soumilena.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.