Peningkatan Kebugaran Pemain Jadi Fokus Persib di Sesi Latihan Awal

Kompas.com - 12/05/2022, 22:30 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Persib Bandung bersiap menjalani latihan perdana jelang menghadapi musim baru Liga 1 2022-2023 pada Senin (16/05/2022).

Pelatih Persib Robert Rene Alberts berencana untuk mengembalikan kebugaran pemain di pekan pertama latihan.

Alberts mengatakan bahwa para pemain tim berjulukan Maung Bandung itu akan fokus melakukan latihan aerobik dan simulasi pertandingan dengan intensitas ringan.

"Tentu saja di pekan pertama kami akan bekerja dengan fokus kepada aerobik tapi dalam intensitas yang rendah, tapi juga banyak memberikan waktu bermain," kata Alberts.

Baca juga: Harapan Pelatih Persib untuk Tiga Pemainnya di SEA Games 2022 Vietnam

"Mereka akan senang bermain sepak bola makanya itu akan jadi hal utama latihan," sambung dia.

Menurut Alberts latihan perdana nanti bukanlah program persiapan di pramusim yang sebenarnya. 

Karena itu, para pemain Persib Bandung belum diberikan porsi latihan yang intensif.

"Kami tidak akan berlatih secara intensif karena itu akan dilakukan di saat pramusim sebenarnya," tegas Alberts.

Alberts beralasan bahwa para pemain Persib tidak diberikan program latihan yang intensif, sebab belum adanya kepastian jadwal dimulainya Liga 1 2022-2023.

Menurutnya dengan intensitas latihan rendah di tengah ketidakpastian jadwal kompetisi akan mengurangi risiko cedera para pemain.

"Sayangnya, hingga saat ini kami belum mendapat kepastian kapan liga akan dimulai. Jadi kami akan memulai persiapan untuk musim depan masih dengan level rendah dan menu latihan berkenaan pencegahan pemain dari risiko cedera," jelas Alberts.

Alberts berharap, jadwal liga bisa mempertimbangkan jumlah libur nasional dan masa pramusim yang sedang dilakukan oleh setiap tim, terlebih Liga 1 akan dimulai bersamaan dengan kompetisi di Eropa

"Hal lainnya yang sangat penting untuk diketahui adalah kami akan menjalani musim bersamaan dengan kompetisi di Eropa, saya menyampaikan ini dengan cara yang lebih positif," tutur Alberts.

"Bahwa kompetisi bisa direncanakan dengan mempertimbangkan hal-hal seperti jumlah libur nasional dan masa untuk pramusim termasuk jumlah pertandingan yang bisa dijalani di dalamnya, dengan tujuan untuk membenahi sejumlah kekurangan di dalam permainan tim," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.