Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Liverpool Vs Tottenham, Klopp Bicara Jodoh The Reds dengan Real Madrid

Kompas.com - 07/05/2022, 11:42 WIB
Ahmad Zilky,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Juru racik Liverpool, Juergen Klopp, berbicara soal kans anak asuhnya saat melawan Real Madrid di final Liga Champions 2021-2022.

Juergen Klopp mengatakan demikian menjelang pertandingan Liverpool vs Tottenham dalam jadwal Liga Inggris di Stadion Anfield pada Minggu (8/5/2022) dini hari WIB.

Pertandingan kontra Tottenham tentunya penting bagi Liverpool untuk membuat mereka tetap berada di dalam jalur persaingan gelar juara Liga Inggris 2021-2022.

Baca juga: Jadwal Liga Inggris: Big Match Liverpool Vs Tottenham

Namun, persaingan untuk mendapatkan gelar juara Liga Champions juga tidak kalah pentingnya bagi Liverpool.

Liverpool berhasil melaju ke final Liga Champions seusai menumbangkan Villarreal dengan agregat skor 5-2.

Kemenangan itu mengantarkan Liverpool untuk bertanding melawan Real Madrid dalam partai puncak Liga Champions pada 28 Mei nanti di Stade de France, Perancis.

Baca juga: Liverpool Vs Tottenham: Spurs 11 Tahun Tak Pernah Menang di Anfield

Adapun Real Madrid lolos ke final Liga Champions secara dramatis seusai mengalahkan Manchester City melalui agregat skor 6-5.

Tentunya, pertandingan melawan Real Madrid dapat menjadi kesempatan Liverpool untuk membalas kekalahan mereka di final Liga Champions 2017-2018.

Saat itu, Liverpool harus bertekuk lutut dari Real Madrid dengan skor 1-3 di Stadion NSC Olimpiyskiy di Kyiv, Ukraina.

Baca juga: Final Liga Champions: Saat Ancelotti Mendadak Jadi Fan Garis Keras Liverpool…

Pertandingan itu diwarnai cedera Mohamed Salah seusai dilanggar Sergio Ramos serta blunder fatal Loris Karius.

Insiden itu masih begitu menyakitkan bagi Liverpool. Kini, mereka mempunyai kesempatan terbuka untuk membalas kekalahan itu.

Kendati kans itu terbuka, Juergen Klopp tidak tergesa-gesa. Dia justru tampak merendah dan mengatakan bahwa sejatinya Real Madrid yang pantas dijadikan favorit untuk memenangi pertandingan.

Baca juga: Bantah Kabar Mbappe Perbarui Kontrak di PSG, Sang Ibu Beri Sinyal Real Madrid Jadi Pelabuhan Baru

“Ketika kami kalah di final (Liga Champions 2017-2018), solusi saya adalah bermain di final tahun depan melawan Real Madrid, tetapi kami malah bermain melawan Tottenham di Madrid (Stadion Wanda Metropolitano). Kami sepertinya berjodoh dengan mereka,” ujar Klopp dilansir dari ESPN.

“Mereka saat ini adalah favorit dengan semua pengalaman yang mereka miliki. Kami mungkin lebih berpengalaman daripada sebelumnya, tetapi itu tidak bisa dibandingkan,” kata dia.

Lebih lanjut, Juergen Klopp menjelaskan perasaannya ketika gagal memetik kemenangan melawan Real Madrid di final Liga Champions 2017-2018.

“Kami tidak senang malam itu (final Liga Champions 2018), tapi saya senang bisa ada di sana dan coba untuk memenanginya,” kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

6 Tahun Kolaborasi EVOS dan Pop Mie, Tingkatkan Talenta Esport Indonesia

6 Tahun Kolaborasi EVOS dan Pop Mie, Tingkatkan Talenta Esport Indonesia

Sports
Persebaya Vs Bali United, Teco Minta Bali Kerja Keras

Persebaya Vs Bali United, Teco Minta Bali Kerja Keras

Liga Indonesia
Arsenal Vs Chelsea, Arteta Salut dengan Pochettino

Arsenal Vs Chelsea, Arteta Salut dengan Pochettino

Liga Inggris
Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Liga Indonesia
Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Liga Italia
Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Liga Indonesia
Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Liga Inggris
Respons Pemain Persib Usai Ikuti 'Kelas' VAR Liga 1

Respons Pemain Persib Usai Ikuti "Kelas" VAR Liga 1

Liga Indonesia
Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Liga Indonesia
Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Liga Italia
Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Timnas Indonesia
Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Timnas Indonesia
Inter Juara Serie A, 'Demonismo', dan Karya Master Transfer Marotta

Inter Juara Serie A, "Demonismo", dan Karya Master Transfer Marotta

Liga Italia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com