Kompas.com - 18/03/2022, 22:30 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Klub Premier League Chelsea masih menjadi bahan pembicaraan banyak kalangan pemangku kepentingan sepak bola.

Klub berjulukan The Blues itu ditinggalkan pemiliknya, Roman Abramovich, yang tersandung kebijakan pemerintah Inggris.

Roman Abramovich disebut-sebut dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Putin dengan kebijakannya menyerang Ukraina membuat banyak negara kehilangan simpati.

Inggris salah satu negara yang memilih berseberangan dengan kebijakan Putin.

Alhasil, Inggris juga yang membersihkan segala kedekatan, baik orang maupun institusi, dengan Vladimir Putin.

Baca juga: 4 dari 8 Penawar Chelsea Berasal dari Inggris

Roman Abranovich pun, ikut terkena dampak itu.

Faktanya, Roman Abramovich melepas Chelsea pada Februari 2022.

Pemain Chelsea di atas bus merayakan gelar juara Liga Champions dan Piala FA saat parade di jalan dekat stadion Stamford Bridge, Minggu (20/5/2012).AP PHOTO/SANG TAN Pemain Chelsea di atas bus merayakan gelar juara Liga Champions dan Piala FA saat parade di jalan dekat stadion Stamford Bridge, Minggu (20/5/2012).

Putuslah hubungan antara Roman Abramovich selama 19 tahun dengan Chelsea.

Saat ini, banderol harga jual Chelsea sudah susut hingga sekitar Rp 28,8 triliun.

Sebelumnya, pada Februari 2022, harga jual Chelsea masih ada di kisaran Rp 57 triliun.

Sementara itu, Grup Raine, sebuah grup bank investasi yang berbasis di New York akan bertindak sebagai pengawas dalam proses jual-beli ini.

Striker Chelsea Timo Werner berselebrasi dengan Kai Havertz setelah mencetak gol ketiga mereka dalam pertandingan sepak bola grup H Liga Champions UEFA antara Zenit St. Petersburg vs Chelsea.AFP/OLGA MALTSEVA Striker Chelsea Timo Werner berselebrasi dengan Kai Havertz setelah mencetak gol ketiga mereka dalam pertandingan sepak bola grup H Liga Champions UEFA antara Zenit St. Petersburg vs Chelsea.

Nama

Profil Hansjorg Wyss, miliarder Swiss yang disebut-sebut akan menjadi bos baru Chelsea setelah Roman AbramovicWikimedia Commons Profil Hansjorg Wyss, miliarder Swiss yang disebut-sebut akan menjadi bos baru Chelsea setelah Roman Abramovic

Selanjutnya, Jumat (18/3/2022) adalah tenggat akhir untuk penawaran pembelian Chelsea.

Tercatat, ada nama-nama yang masuk dalam daftar penawar untuk Chelsea.

Nama-nama itu beragam asal-usulnya mulai dari wakil rakyat, pemilik klub olahraga hingga juragan peralatan kesehatan, termasuk fans Chelsea sendiri.

Pertama adalah keluarga Ricketts dari AS menjadi salah satu nama penawar Chelsea.

Keluarga Ricketts adalah pemilik klub bisbol anggota Liga AS, Chicago Cubs.

Keluarga ini menyiapkan manajer penjamin dananya, Ken Griffin.

Salah satu anggota keluarga ini adalah Joe Ricketts yang menjadi pemimpin di platform penjualan barang-barang elektronik, TD Ameritrade.

Perusahaan berbasis digital ini adalah tulang punggung pengisi pundi-pundi keluarga Ricketts.

Anak Joe Ricketts adalah Tom Ricketts.

Tom adalah bos utama di Chicago Cubs.

Kemudian, nomor dua, ada konsorsium Anther pimpinan Todd Boehly asal Negeri Uwak Sam (US) yang juga menjadi penawar.

Todd Boehly adalah bagian dari kepemilikan klub liga bisbol AS, Los Angeles Dodgers.

Selanjutnya, ketiga, ada taipan asal Swiss, Hansjorg Wyss.

Wyss adalah pendiri sekaligus pemimpin Synthes Holding AG, perusahaan yang bergerak di bidang peralatan kesehatan.

Ada juga, keempat, nama Jonathan Goldstein.

Goldstein adalah bos properti yang berbasis di London, Cain International.

Urutan berikutnya, kelima, adalah Danny Finkelstein yang saat ini menjadi wakil rakyat Inggris dari Partai Konservatif.

Penyerang Chelsea Romelu Lukaku berduel dengan bek Chesterfield Luke Croll pada putaran ketiga Piala FA 2021-2022 di Stadion Stamford Bridge, London, Minggu (9/1/2022) dini hari WIB.AFP/GLYN KIRK Penyerang Chelsea Romelu Lukaku berduel dengan bek Chesterfield Luke Croll pada putaran ketiga Piala FA 2021-2022 di Stadion Stamford Bridge, London, Minggu (9/1/2022) dini hari WIB.

"Saya senang menjadi bagian dari penawar Chelsea bersama orang-orang yang mengetahui caranya memanfaatkan uang," tutur Danny Finkelstein.

Ada juga, keenam, nama Michael Broughton, mantan bos Liverpool dan perusahaan penerbangan Inggris, British Airways.

Broughton dalam konsorsium penawaran Chelsea, menggandeng Sebastian Coe, legenda atletik Inggris.

Saat ini, Sebastian Coe, yang lahir di Rumah Sakit (RS) , Queen Charlotte's and Chelsea London, Inggris, adalah Presiden Atletik Dunia (WA).

Sebastian Coe, kelahiran 29 September 1956 ini juga menjadi anggota dari Komite Olimpiade Internasional (IOC).

"Saya juga fans Chelsea," tutur Sebastian Coe, peraih medali emas lari 1.500 putra pada pada Olimpiade Sarajevo 1984.

Pada urutan berikutnya, ketujuh, adalah juragan properti asal Inggris Nick Candy.

Masih ada juga penawar dari perusahaan investasi Aethel Partners, kedelapan, yang dipimpin oleh usahawan Portugal, Ricardo Silva.

"Saya akan segera menyetor 50 juta poundsterling (sekitar Rp 942 miliar) dana talangan untuk menuntaskan masalah keuangan Chelsea saat ini," ujar Ricardo Silva, beberapa waktu silam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.